Berita  

Mutasi Besar-besaran Polri: 19 Kapolda Berganti, Irjen Dekananto Resmi Pimpin Polda Jatim

Mutasi Besar-besaran Polri: 19 Kapolda Berganti, Irjen Dekananto Resmi Pimpin Polda Jatim
Mutasi Besar-besaran Polri: 19 Kapolda Berganti, Irjen Dekananto Resmi Pimpin Polda Jatim

Sorothari – 06 Oktober 2026 | Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto memulai masa kepemimpinannya dengan melakukan mutasi dan rotasi besar-besaran terhadap jajaran perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah (Pamen) Polri. Kebijakan ini tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 yang diterbitkan pada 2 Oktober 2026, sehari setelah dirinya resmi dilantik sebagai Kapolri. Sebanyak 88 personel Polri mendapatkan penugasan baru, termasuk pergantian 19 kepala kepolisian daerah (Kapolda) di berbagai wilayah Indonesia.

Mutasi Polri Kapolda ini menjadi salah satu yang terbesar dalam beberapa tahun terakhir. Dari total 88 personel yang dimutasi, sebanyak 70 orang di antaranya mendapatkan promosi atau menduduki jabatan baru. Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir menyatakan bahwa rotasi ini merupakan bagian dari dinamika organisasi untuk menjaga kesinambungan tugas sekaligus memberikan ruang pengembangan karier bagi personel.

Baca juga:
Kapolda Jateng, Riau, dan Jatim Perkuat Kedekatan dengan Masyarakat Lewat Beragam Kegiatan

Salah satu perubahan yang menonjol adalah penunjukan Irjen Pol Dekananto Eko Purwono sebagai Kapolda Jawa Timur. Jenderal bintang dua asal Bojonegoro itu sebelumnya menjabat sebagai Wakapolda Metro Jaya sejak Agustus 2025. Dalam rekam jejaknya, ia pernah menjabat sebagai Dirintelkam Polda Jawa Timur (2022–2024), Dirintelkam Polda Metro Jaya (2024–2025), dan Direktur Politik Baintelkam Polri (2025). Irjen Dekananto resmi menggantikan Irjen Pol Nanang Avianto yang kini mendapat penugasan baru sebagai Widyaiswara Kepolisian Utama Sespim Lemdiklat Polri.

Selain Polda Jatim, mutasi juga terjadi di sejumlah Polda strategis lainnya. Irjen Pol Prof. Dr. Dadang Hartanto ditunjuk sebagai Kapolda Metro Jaya, menggantikan Komjen Asep Edi Suheri yang kini menjabat sebagai Irwasum Polri. Namun, Dadang Hartanto belum sempat mengikuti pelantikan karena masih menjalankan ibadah umrah di Arab Saudi. Pelantikan susulan akan dilakukan oleh Kapolri.

Di Polda Jawa Barat, jabatan Kapolda kini diemban Irjen Pol Hengki, sementara Polda Jawa Tengah dipimpin Brigjen Pol Roy Hardi Siahaan. Polda Banten dipercayakan kepada Brigjen Pol Hendra Kurniawan, dan Polda Bali dipimpin Brigjen Pol Dr. Pasma Royce. Pergantian juga terjadi di Polda Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Sumatera Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Gorontalo, Maluku, dan Daerah Istimewa Yogyakarta.

Baca juga:
Pergantian Pimpinan di Sejumlah Polda, Irjen Pol Suhendri Resmi Jabat Kapolda Kepri

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri, Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko, menjelaskan bahwa perombakan ini merupakan langkah cepat Kapolri Suyudi dalam merespons tuntutan masyarakat. “Karena Bapak Kapolri berkomitmen kepada seluruh masyarakat dalam menghadapi dinamika dan tuntutan masyarakat dengan tagline beliau adalah ‘Polri Bersama Masyarakat’. Tentu percepatan-percepatan dalam dinamika ini sangat dibutuhkan dalam beradaptasi untuk dinamika organisasi,” ujar Trunoyudo.

Mutasi Polri Kapolda juga diikuti dengan pergeseran sejumlah pejabat utama di lingkungan Markas Besar Polri. Komjen Asep Edi Suheri yang sebelumnya menjabat Kapolda Metro Jaya kini diangkat sebagai Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri. Posisi Kabaintelkam Polri diisi oleh Irjen Dedy Kusuma Bakti, sementara Irjen Asep Safrudin dipromosikan menjadi Kabareskrim Polri. Irjen Hery Herjawan dipercaya sebagai Kabaharkam Polri, dan Irjen Rudi Darmoko mendapat tugas sebagai Kalemdiklat Polri. Sementara itu, jabatan Kadiv Propam Polri kini diemban Irjen Mahmud Nazly Harahap.

Selain itu, terdapat juga mutasi di jajaran Kepala Densus 88 AT yang kini dijabat Brigjen Tubagus Ami Prindani, serta Kakortastipidkor Polri yang diisi Irjen Arie Ardian Rishadi. Kombes Didik Hariyanto ditunjuk sebagai Koorspripim Kapolri. Semua pejabat yang terkena mutasi diwajibkan segera melaksanakan tugas baru paling lambat 14 hari sejak keputusan ditetapkan.

Baca juga:
Mobil Listrik Seruduk Motor Antre BBM di Jembrana, Polisi Sebut Penyebabnya Kurang Konsentrasi

Proses pelantikan terhadap 27 pejabat utama dan Kapolda dilakukan pada Sabtu, 3 Oktober 2026, di ruang rapat utama Mabes Polri, Jakarta Selatan. Upacara dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto didampingi Wakapolri dan Irwasum. Meski Dadang Hartanto absen karena umrah, seluruh pejabat lainnya hadir dan mengikuti prosesi pelantikan dengan khidmat.

Langkah cepat Kapolri Suyudi dalam melakukan mutasi Polri Kapolda ini disambut sebagai bentuk penyegaran organisasi. Diharapkan, perombakan ini mampu meningkatkan kinerja dan pelayanan kepolisian kepada masyarakat di seluruh Indonesia, sejalan dengan visi “Polri Bersama Masyarakat” yang diusungnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *