Sorothari – 07 Oktober 2026 | Tim nasional Malta berhasil meraih kemenangan penting saat menjamu Andorra dalam lanjutan UEFA Nations League. Bertanding di Stadion Nasional Ta’ Qali, Minggu (4/10/2026) malam, Malta menang tipis 1-0 berkat gol tunggal gelandang kapten mereka, Teddy Teuma.
Pertandingan Malta vs Andorra berlangsung ketat sejak menit awal. Malta langsung mengambil inisiatif serangan dan menciptakan peluang melalui Ilyas Chouaref yang mengirimkan umpan kepada Joseph Mbong di dua menit pertama. Namun, pertahanan rapi Andorra mampu meredam setiap ancaman. Babak pertama pun berakhir tanpa gol, dengan skor kacamata 0-0.
Baca juga:Memasuki babak kedua, Malta meningkatkan intensitas serangan. Upaya mereka akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-49. Berawal dari assist Ilyas Chouaref, Teddy Teuma melepaskan tembakan kaki kanan dari tengah kotak penalti yang meluncur deras ke tengah gawang kiper Andorra, Iker Álvarez. Gol tersebut menjadi satu-satunya dalam pertandingan ini.
Andorra tidak tinggal diam. Mereka berusaha keras menyamakan kedudukan dan dua kali nyaris mencetak gol setelah tembakan mereka mengenai tiang gawang. Namun, solidnya lini belakang Malta yang dipimpin oleh kiper Henry Bonello berhasil menggagalkan seluruh peluang tim tamu. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 1-0 bertahan untuk kemenangan tuan rumah.
Kemenangan ini melanjutkan tren positif Malta yang kini tidak terkalahkan dalam lima pertandingan resmi terakhir. Dalam lima laga sebelumnya, mereka mencatat empat kemenangan dan satu hasil imbang. Hasil ini juga mempertegas dominasi Malta atas Andorra dalam sejarah pertemuan kedua negara, di mana Malta belum pernah menelan kekalahan dari Andorra.
Baca juga:Dengan tambahan tiga poin, Malta semakin kokoh di puncak klasemen Grup 1 Liga D UEFA Nations League. Mereka mengoleksi tujuh poin dari tiga pertandingan, unggul lima angka dari Gibraltar yang berada di posisi kedua dengan dua poin dari dua laga. Sementara itu, Andorra tertahan di dasar klasemen dengan satu poin dari tiga pertandingan.
Posisi ini menempatkan Malta dalam posisi yang sangat kuat untuk meraih promosi ke Liga C. Jika mampu mempertahankan performa, bukan tidak mungkin Malta akan bermain di level yang lebih tinggi pada edisi berikutnya.
Suasana gembira juga mewarnai ruang ganti Malta setelah pertandingan. Momen unik terjadi ketika para politisi dari kubu yang berseberangan—Pemimpin Oposisi Alex Borg, Menteri Olahraga Byron Camilleri, dan anggota parlemen PN Graham Bencini—bersatu merayakan kemenangan bersama para pemain. Untuk satu malam, warna nasional lebih utama daripada warna partai.
Baca juga:Di sisi lain, kekalahan ini memperpanjang tren buruk Andorra yang belum mampu bangkit dari tekanan kompetitif. Kegagalan memanfaatka peluang di lini depan membuat skuad asuhan pelatih harus pulang dengan tangan hampa dari lawatan mereka ke Ta’ Qali.












