Sorothari – 08 Oktober 2026 | Rayo Vallecano memberikan apresiasi kepada Emil Audero setelah kiper utama mereka di La Liga itu sukses membawa Timnas Indonesia menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026. Kemenangan dramatis melalui adu penalti 4-2 atas Thailand di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Senin (5/10/2026) menjadi momen bersejarah bagi skuad Garuda.
Melalui akun media sosial resmi klub, Rayo Vallecano secara khusus menyoroti kontribusi Emil Audero yang melakukan penyelamatan pada tendangan penalti terakhir Thailand. “JUARA! Selamat, Emil Audero, pemenang FIFA ASEAN Cup bersama Indonesia setelah adu penalti melawan Thailand! Ia berperan krusial dengan melakukan penyelamatan pada tendangan penalti terakhir untuk memastikan gelar juara. Selamat, Emil!” tulis klub asal Madrid tersebut.
Baca juga:Emil Audero, yang lahir di Indonesia, menjadi salah satu pilar penting dalam perjalanan Timnas Indonesia di turnamen edisi perdana FIFA ASEAN Cup. Setelah bermain imbang 2-2 selama 120 menit, laga berlanjut ke babak adu penalti di hadapan ribuan pendukung sendiri. Penyelamatan Emil pada tendangan terakhir Thailand memastikan Indonesia keluar sebagai juara, mengakhiri dahaga gelar selama 35 tahun.
Dukungan dari Rayo Vallecano ini menunjukkan ikatan kuat antara klub dan pemainnya, sekaligus menjadi kebanggaan tersendiri bagi sepak bola Indonesia. Emil Audero merupakan kiper utama Rayo Vallecano di La Liga musim ini, dan performa apiknya bersama tim nasional semakin memperkuat posisinya.
Baca juga:Sementara itu, di kancah domestik Spanyol, Rayo Vallecano juga tengah menjalani musim yang solid. Di bawah asuhan pelatih Beñat San José, tim berjuluk Los Franjirrojos itu menempati peringkat ke-12 klasemen sementara La Liga dengan raihan delapan poin dari tujuh pertandingan. Meski belum bisa bermain di kandang sendiri, Stadion Vallecas, karena alasan teknis, Rayo Vallecano tampil perkasa di kandang sementara, Butarque, dengan mengumpulkan tujuh poin dari sembilan poin maksimal.
Salah satu bintang Rayo Vallecano musim ini adalah Sergio Camello, yang menjadi pichichi nasional sementara La Liga dengan torehan tujuh gol. Pemain lain seperti Unai López, Álvaro García, dan Adrià Pedrosa juga tampil konsisten. Meskipun kehilangan beberapa pemain kunci seperti Óscar Trejo, Nobel Mendy, dan Pep Chavarría, Rayo Vallecano berhasil menemukan pengganti yang mumpuni, termasuk mendatangkan Audero untuk mengisi posisi kiper setelah cedera yang menimpa Batalla.
Baca juga:Performa apik Emil Audero di level klub dan internasional menjadi bukti kualitasnya sebagai kiper andalan. Ucapan selamat dari Rayo Vallecano juga menjadi pengakuan atas dedikasinya dalam membela Timnas Indonesia, sekaligus mempererat hubungan antara klub La Liga tersebut dengan penggemar sepak bola di Indonesia.












