Berita  

Prancis vs Belgia: Demonstrasi Pelajar Meluas, Ratusan Orang Ditangkap

Prancis vs Belgia: Demonstrasi Pelajar Meluas, Ratusan Orang Ditangkap
Prancis vs Belgia: Demonstrasi Pelajar Meluas, Ratusan Orang Ditangkap

Sorothari – 09 Oktober 2026 | Prancis vs Belgia menjadi sorotan dalam beberapa hari terakhir, bukan hanya karena rivalitas di lapangan hijau, tetapi juga karena gelombang demonstrasi pelajar yang meluas dari Prancis ke Belgia. Aksi protes yang awalnya dipicu oleh kenaikan biaya pendidikan dan kondisi sistem pendidikan yang dinilai buruk, kini telah berubah menjadi kerusuhan di sejumlah kota.

Di Kota Liege, Belgia, polisi menahan lebih dari 100 orang setelah demonstrasi menentang kenaikan biaya pendidikan berubah ricuh di beberapa lokasi. Aksi serupa juga tengah berlangsung di negara tetangga, Prancis, yang telah berlangsung selama dua pekan terakhir dan memicu bentrokan dengan aparat keamanan.

Baca juga:
Eskalasi Ketegangan Dagang dan Kebijakan Strategis Global Kanada

Menurut laporan dari kantor berita Belga yang mengutip kepolisian Liege, sebanyak 80 orang ditahan selama aksi berlangsung, sementara 27 lainnya secara resmi ditangkap. Polisi menyebutkan bahwa sejumlah demonstran merusak properti dan membakar sejumlah benda di jalan. Para pelajar dan mahasiswa turun ke jalan untuk memprotes sistem pendidikan berbahasa Prancis di Belgia, dengan menyoroti ruang kelas yang terlalu padat, sulitnya mengakses berbagai sumber daya pendidikan, serta meningkatnya biaya pendidikan.

Para peserta aksi menegaskan bahwa berbagai persoalan dalam sistem pendidikan membuat mereka merasa tidak memiliki pilihan lain selain turun ke jalan. “Ketika kami melihat tidak ada yang berubah tanpa adanya aksi protes, kami memutuskan untuk memulainya,” kata Amelia Di Salve, mahasiswa berusia 19 tahun yang sedang belajar untuk menjadi guru. Ia menambahkan bahwa aksi protes yang berlangsung di Prancis “sedikit banyak juga memengaruhi kami”.

Seorang mahasiswa lain bernama Alfred, juga berusia 19 tahun, mengatakan kepada kantor berita Reuters, “Kami saling mendukung karena kami menghadapi masalah yang hampir sama.” Para demonstran membawa spanduk berisi seruan pemenuhan hak para pelajar dan perbaikan sistem pendidikan.

Kerusuhan di Berbagai Lokasi

Demonstrasi di Liege berlangsung selama dua hari, Selasa dan Rabu, dan berakhir ricuh di sejumlah lokasi. Media lokal melaporkan bahwa pihak berwenang berupaya meredakan ketegangan dan mencegah kerusuhan lebih lanjut. Penangkapan dilakukan termasuk karena perusakan properti dan pembakaran. Belum ada keterangan resmi mengenai jumlah korban luka dalam insiden tersebut.

Baca juga:
Eropa dan Inggris Desak Israel Hentikan Penahanan Warga Palestina Tanpa Dakwaan, Lebih dari 9.000 Orang Masih Dipenjara

Sementara itu, di Prancis, aksi protes pelajar yang telah berlangsung dua pekan juga terus memanas. Ribuan pelajar dan mahasiswa turun ke jalan di berbagai kota, menuntut perbaikan sistem pendidikan dan penurunan biaya. Bentrokan dengan aparat keamanan terjadi di beberapa titik, meskipun belum ada laporan resmi mengenai jumlah korban atau penangkapan.

Hasil Pertandingan Prancis vs Belgia

Di tengah hiruk-pikuk demonstrasi, rivalitas Prancis vs Belgia juga menyita perhatian publik, khususnya di dunia olahraga. Pada matchday keempat Grup A1 UEFA Nations League 2026/2027, Prancis berhasil membalikkan keadaan dan menang telak 4-1 atas Belgia di Stade de France, Selasa (6/10/2026).

Belgia sempat unggul lebih dulu melalui gol Dodi Lukebakio pada menit ke-35 memanfaatkan umpan Romeo Lavia. Namun, setelah turun minum, pelatih Zinedine Zidane melakukan sejumlah pergantian pemain yang mengubah jalannya pertandingan. Masuknya Desire Doue, Rayan Cherki, dan Michael Olise membuat serangan Prancis jauh lebih hidup.

Doue menyamakan kedudukan pada menit ke-77 melalui tembakan dari luar kotak penalti. Dua menit kemudian, Cherki membawa Prancis berbalik unggul setelah menyelesaikan umpan dari Olise. Olise kemudian mencetak gol ketiga Prancis, dan menambah satu gol lagi untuk melengkapi brace-nya, memastikan kemenangan 4-1 untuk Les Bleus.

Baca juga:
Analisis Titik Pusat Gempa Cilacap dan Pemetaan 14 Zona Megathrust di Indonesia

Kemenangan ini menjadi kemenangan kandang pertama Zinedine Zidane sejak menangani timnas Prancis. Hasil tersebut juga memperkokoh posisi Prancis di puncak klasemen Grup A1 dengan 10 poin, diikuti Italia dengan tujuh poin, dan Belgia di posisi ketiga dengan enam poin.

Dampak dan Perkembangan Terbaru

Gelombang demonstrasi pelajar di Prancis dan Belgia menunjukkan adanya ketidakpuasan yang mendalam terhadap sistem pendidikan di kedua negara. Para pelajar dan mahasiswa menuntut perubahan nyata, termasuk akses yang lebih mudah ke sumber daya pendidikan, ruang kelas yang lebih layak, dan biaya pendidikan yang terjangkau.

Pihak berwenang di Belgia terus berupaya meredakan situasi, sementara di Prancis, pemerintah masih belum memberikan pernyataan resmi mengenai tuntutan para demonstran. Hingga saat ini, belum ada tanda-tanda bahwa aksi protes akan segera mereda, dan para pelajar bertekad untuk terus menyuarakan hak-hak mereka.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *