Sorothari – 09 Oktober 2026 | Munich – Performa gemilang Michael Olise bersama Bayern Munich dan Timnas Prancis membuatnya dinilai telah menjadi pemain kelas dunia. Pelatih Bayern Munich, Vincent Kompany, secara terbuka menyebut Olise sudah layak menyandang status tersebut. Di sisi lain, manajemen Bayern dikabarkan tengah menyiapkan kontrak rekor untuk mengamankan masa depan sang winger.
Michael Olise bergabung dengan Bayern Munich dari Crystal Palace pada musim panas 2024 dengan biaya transfer sekitar 53 juta euro. Sejak saat itu, pemain berusia 24 tahun itu menjelma menjadi salah satu pemain paling produktif di Eropa. Tercatat, ia telah mencetak 50 gol dan 58 assist dalam 114 penampilan untuk Die Roten di semua kompetisi.
Baca juga:Pada musim 2025/2026, Olise menunjukkan performa yang disebut “gila” oleh banyak pengamat dengan torehan 22 gol dan 31 assist. Awal musim ini pun ia kembali memukau dengan delapan gol dan empat assist hanya dalam tujuh pertandingan. Ketajamannya tidak hanya terlihat di level klub, tetapi juga bersama Timnas Prancis. Olise mencatatkan tujuh assist di Piala Dunia 2026, serta empat gol dan dua assist dalam empat laga pertama Prancis di UEFA Nations League.
Vincent Kompany menegaskan keyakinannya terhadap kualitas Olise. “Ya, sudah jelas. Tidak diragukan lagi,” ujar pelatih asal Belgia itu saat ditanya apakah Olise sudah menjadi pemain kelas dunia. “Terutama karena ini adalah konfirmasi dari apa yang sudah dia capai. Dia telah mengambil banyak langkah maju dalam beberapa tahun terakhir.” Kompany juga mengingatkan Olise untuk terus memiliki rasa lapar akan prestasi, bahkan ketika pujian datang bertubi-tubi.
Keyakinan terhadap Olise juga datang dari jajaran manajemen Bayern. Anggota dewan pengawas, Karl-Heinz Rummenigge, menyatakan optimismenya bahwa Olise akan bertahan lama di klub. “Saya berharap dan sangat yakin bahwa Harry (Kane) akan segera memperpanjang kontraknya, dan Michael akan menjadi yang berikutnya. Saya berharap dia bertahan lama di Bayern,” kata Rummenigge kepada ran. Ia menambahkan bahwa Olise dan Kane adalah pemain kelas dunia yang tidak tumbuh di pohon.
Baca juga:Untuk mengunci masa depan Olise, Bayern dikabarkan menyiapkan kontrak raksasa. Menurut laporan Sky dan Sport Bild, Bayern berniat menawarkan kontrak baru hingga 2032 dengan gaji tahunan yang lebih tinggi dari Harry Kane dan Jamal Musiala, yang saat ini diperkirakan sekitar 25 juta euro per tahun. Jika terealisasi, Olise akan menjadi pemain dengan bayaran tertinggi dalam sejarah klub. Gajinya saat ini dilaporkan sekitar 14 juta euro per musim.
Namun, negosiasi tidak berjalan mulus. Pihak Olise, yang diwakili agen Glen Tweneboah, dikabarkan belum menunjukkan keinginan untuk memperpanjang kontrak yang masih berlaku hingga 2029. Laporan dari ElNacional.cat bahkan menyebut Olise meminta agennya untuk terbang ke Madrid, yang memicu spekulasi tentang minat Real Madrid. Pemain tersebut dikabarkan ingin opsi klausul pelepasan dimasukkan dalam kontrak barunya, sebuah mekanisme yang ia miliki saat di Crystal Palace dan tidak ada dalam kontraknya saat ini di Bayern.
Meskipun Bayern secara tradisional enggan menyertakan klausul pelepasan, kebijakan itu sudah mulai longgar. Kane sendiri dilaporkan memiliki klausul dalam kontrak barunya yang memungkinkan kepindahan ke Premier League. Jika Olise bersikeras, angka klausul diperkirakan bisa melebihi 200 juta euro, mencerminkan statusnya sebagai salah satu pemain depan terbaik dunia.
Baca juga:Sementara itu, di lapangan, Olise terus membuktikan diri. Dalam empat laga awal Zinedine Zidane bersama Timnas Prancis di UEFA Nations League 2026/2027, Olise menjadi pencetak gol krusial. Ia mencetak gol kemenangan saat Prancis menang 1-0 atas Belgia, serta gol pembuka dalam hasil imbang 1-1 melawan Italia. Performa impresif ini membuat bek kiri Augsburg, Hennes Behrens, yang baru saja melakukan debut bersama Timnas Jerman, mengaku “menantikan untuk menghadapi Michael Olise” saat Augsburg bertemu Bayern Munich di Bundesliga.
Dengan segala pencapaian dan spekulasi yang mengelilinginya, masa depan Michael Olise menjadi salah satu cerita paling menarik di sepak bola Eropa. Bayern Munich berusaha keras mempertahankannya, tetapi ketertarikan dari klub-klub raksasa lain seperti Real Madrid membuat situasi ini terus berkembang.












