Usai Juara Piala Perbara FIFA, John Herdman Fokus ke Piala Asia 2027

Usai Juara Piala Perbara FIFA, John Herdman Fokus ke Piala Asia 2027
Usai Juara Piala Perbara FIFA, John Herdman Fokus ke Piala Asia 2027

Sorothari – 09 Oktober 2026 | Keberhasilan Timnas Indonesia menjuarai Piala Perbara FIFA 2026 menjadi momentum berharga. Pelatih John Herdman kini mengalihkan fokus untuk membawa skuad Garuda melangkah lebih jauh di Piala Asia 2027 yang akan digelar di Arab Saudi pada 7 Januari hingga 5 Februari 2027.

Dalam wawancara dengan Okezone di iNews Tower, Jakarta, Kamis (8/10/2026), John Herdman mengungkapkan target utama timnya adalah lolos dari fase grup. Meski PSSI membebankan target delapan besar, pelatih asal Inggris itu menekankan pentingnya proses dan fondasi yang dibangun dari kemenangan di Piala Perbara FIFA.

Baca juga:
John Herdman Targetkan Akhiri Kutukan Final Lawan Thailand di FIFA ASEAN Cup 2026

“Ya, saya selalu bilang semuanya kembali ke proses. Kita harus punya tujuan yang jelas. Tim bakal menentukan target internal mereka. Dari pihak federasi juga targetnya sudah cukup jelas. Langkah besar buat kita adalah bisa lolos dari fase grup di AFC Asian Cup,” kata John Herdman.

Ia meyakini para pemain memiliki ambisi meraih pencapaian lebih. Karena itu, ia berencana berdiskusi dengan jajaran kepemimpinan tim guna menentukan target yang realistis. Semangat usai menjuarai Piala Perbara FIFA 2026, menurutnya, menjadi modal percaya diri yang kuat.

“Saya rasa FIFA ASEAN memberi kita fondasi buat berpikir lebih besar, karena mempertahankan piala itu tidak mudah, tapi kita harus memenangkannya dan kita berhasil menang. Fondasi dan rasa percaya diri itu yang bakal kita bawa ke AFC. Jadi, saya yakin para pemain saya bakal ambisius, tapi tetap realistis,” lanjut Herdman.

John Herdman juga melihat status tim non-unggulan atau underdog sebagai keuntungan. Ia menilai hal itu menjaga ekspektasi publik tetap realistis. “Orang-orang sadar kalau kita datang sebagai tim underdog. Itu bagus, artinya orang-orang bersikap realistis terkait ekspektasi. Saya pikir itu penting,” tuturnya.

Ia menjelaskan skuad Garuda masih dalam proses membangun pengalaman di tingkat internasional. Hal itu terlihat dari rata-rata caps pemain yang masih minim dibanding calon lawan.

Baca juga:
Pandangan Kurniawan Dwi Yulianto Soal Evaluasi John Herdman hingga Striker Terbaik Garuda

Kenaikan Peringkat dan Rekor

Kemenangan di Piala Perbara FIFA 2026 tidak hanya menghadirkan trofi pertama bagi Indonesia. Berdasarkan pembaruan FIFA per 7 Oktober 2026, Indonesia naik satu tingkat ke peringkat 117 dunia. FIFA menyebut pembaruan resmi berikutnya dijadwalkan pada 18 November 2026.

Indonesia sukses menjadi juara edisi perdana Piala ASEAN FIFA setelah menundukkan Thailand melalui adu penalti 4-2 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (5/10/2026). Pertandingan berlangsung ketat hingga 120 menit dengan skor 2-2. Gol Indonesia dicetak oleh Dean James (84′) dan Elkan Baggott (116′), sementara Thailand membalas melalui Iklas Sanron (87′) dan Peeradol Chamrasamee (111′).

Dalam adu penalti, penjaga gawang Emil Audero menjadi pahlawan setelah menggagalkan eksekusi Nattapong Sayriya. Empat eksekutor Indonesia sukses, sementara Thailand gagal melalui Sarach Yooyen dan Nattapong Sayriya.

Catatan lain datang dari perjalanan Indonesia menuju final. Garuda mengawali turnamen dengan kemenangan 2-0 atas Singapura pada 25 September 2026. Ragnar Oratmangoen membuka keunggulan pada menit ke-13, sebelum Ole Romeny menggandakan skor melalui penalti pada menit ke-74. Indonesia kemudian bermain imbang 0-0 melawan Malaysia dengan 10 pemain.

Jadwal Berikutnya

Setelah pesta juara, Timnas Indonesia akan kembali bertanding. Agenda pertama adalah FIFA Matchday pada November 2026. Skuad Garuda dijadwalkan bertandang menghadapi Yordania di Amman International Stadium pada 13 November 2026.

Baca juga:
Dicoret John Herdman, Ricky Kambuaya Punya Caps Lebih Banyak dari Semua Gelandang Timnas Indonesia

Selain itu, Timnas Indonesia sudah mengetahui lawan di fase grup Piala Asia 2027. Mereka akan menghadapi Jepang, Qatar, dan Thailand.

Obat Kekecewaan

Keberhasilan di Piala Perbara FIFA juga menjadi obat kekecewaan setelah gagal lolos ke Piala Dunia 2026. Penyerang Ole Romeny mengaku senang bukan kepalang. “Sungguh luar biasa melihat dampaknya bagi masyarakat Indonesia saat ini. Sempat kecewa besar karena gagal lolos ke Piala Dunia, tapi saat itu memang belum waktunya bagi kami,” tutur Ole Romeny dikutip dari media Belanda, NOS.

Trofi ini menjadi salah satu momen terbaik dalam kariernya. Ia ikut mempersembahkan gelar setelah bermain sepanjang turnamen.

Profil Ramon Vega

Di luar perkembangan Timnas Indonesia, ada kabar dari dunia sepak bola internasional. Mantan bek Tottenham Hotspur dan Timnas Swiss, Ramon Vega, pada Rabu (7/10/2026) menyatakan niatnya maju dalam pemilihan Presiden FIFA 2027. Ia menjadi penantang pertama Gianni Infantino yang telah memimpin sejak 2015. Vega, 55 tahun, pernah membela Grasshopper, Cagliari, Celtic, Watford, dan Creteil. Ia mencatat 315 penampilan klub dengan 27 gol, serta 23 caps untuk Swiss dengan satu gol.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *