Duel Sengit Kazakhstan vs Kepulauan Faroe Berakhir Imbang 2-2, Diwarnai Dua Kartu Merah

Duel Sengit Kazakhstan vs Kepulauan Faroe Berakhir Imbang 2-2, Diwarnai Dua Kartu Merah
Duel Sengit Kazakhstan vs Kepulauan Faroe Berakhir Imbang 2-2, Diwarnai Dua Kartu Merah

Sorothari – 09 Oktober 2026 | Laga sengit antara Kazakhstan dan Kepulauan Faroe pada matchday keempat UEFA Nations League 2026/2027 harus berakhir dengan skor imbang 2-2. Pertandingan yang berlangsung di kandang Kazakhstan ini tidak hanya menyajikan drama gol, tetapi juga diwarnai dengan dua kartu merah yang membuat kedua tim harus bermain dengan sepuluh pemain.

Hasil imbang ini menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi pergerakan peringkat FIFA, khususnya bagi Timnas Indonesia yang berhasil naik ke posisi 116 dunia. Kazakhstan, yang sebelumnya berada di peringkat 117, harus kehilangan 0,39 poin setelah hanya bermain imbang, sehingga poin mereka menjadi 1.166,26. Jumlah tersebut sedikit di bawah Indonesia yang mengoleksi 1.166,50 poin, sehingga posisi Indonesia berhasil melesat naik satu tingkat.

Baca juga:
Langkah Qinwen Zheng Terhenti di Perempat Final US Open Usai Duel Tiga Set Sengit

Dalam pertandingan tersebut, Kepulauan Faroe sempat unggul dua gol lebih dulu melalui aksi Petur Knudsen dan Geza David Turi. Namun, Kazakhstan mampu bangkit dan menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Drama kartu merah terjadi pada babak kedua. Bek sayap Kepulauan Faroe, Martin Agnarsson, mendapat kartu kuning pada menit ke-52 dan kemudian kartu kuning kedua pada menit ke-65 setelah melakukan pelanggaran, sehingga ia harus meninggalkan lapangan lebih awal.

Tak lama berselang, giliran bek Kazakhstan, Sergey Maliy, yang menerima kartu merah langsung pada menit ke-80 akibat pelanggaran keras. Dengan jumlah pemain yang sama, kedua tim tetap berusaha mencari gol kemenangan, namun skor 2-2 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.

Laga ini merupakan salah satu dari tujuh pertandingan di matchday keempat UEFA Nations League yang diwarnai kartu merah. Sebelumnya, Francisco Conceicao (Portugal) dan Kristian Thorstvedt (Norwegia) juga mendapat kartu merah saat Portugal menang 2-1 atas Norwegia. Stefan Loncar (Montenegro) diusir saat timnya bermain imbang 0-0 melawan Armenia, Armandas Kucys (Lituania) saat kalah 0-1 dari Azerbaijan, dan Ivan Perisic (Kroasia) saat kalah 1-2 dari Spanyol.

Baca juga:
US Open 2026: Elena Rybakina Siap Hadapi Duel Sengit Kontra Naomi Osaka di Babak 16 Besar

Bagi Timnas Indonesia, hasil imbang ini menjadi berkah tersendiri. Pelatih John Herdman baru saja membawa Garuda menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026 setelah mengalahkan Thailand melalui adu penalti. Kemenangan tersebut mendongkrak poin Indonesia, dan ditambah hasil minor Kazakhstan dan Sudan yang kalah telak 1-4 dari Mozambik, posisi Indonesia kini melesat ke peringkat 116 dunia, terbaik dalam 20 tahun terakhir.

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menyambut baik pencapaian tersebut. “Juara FIFA ASEAN Cup 2026 membuat Timnas Indonesia berhasil naik 2 posisi di FIFA Ranking. Peringkat ke-116 ini menjadi yang terbaik untuk Indonesia dalam 20 tahun terakhir,” ujarnya dalam unggahan di media sosial.

Dengan hasil ini, Timnas Indonesia kini unggul tipis atas Kazakhstan dalam perolehan poin. Garuda mengoleksi 1.166,50 poin, sementara Kazakhstan memiliki 1.166,26 poin. Peringkat Indonesia kini berada di bawah Thailand (93) dan Vietnam (99) di kawasan Asia Tenggara.

Baca juga:
Usai Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Ranking FIFA Timnas Indonesia Belum Beranjak

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *