Sorothari – 10 Oktober 2026 | Penyerang Atletico Madrid, Julian Alvarez, mengambil langkah besar dalam kariernya dengan memutuskan hubungan dengan agen lamanya, Fernando Hidalgo, menyusul gagalnya rencana kepindahannya ke Barcelona pada bursa transfer musim panas lalu. Keputusan ini diambil setelah hubungan antara pemain, agen, dan klub mengalami ketegangan yang berkepanjangan.
Julian Alvarez, yang bergabung dengan Atletico Madrid dari Manchester City pada musim panas 2024, dilaporkan sangat menginginkan pindah ke Barcelona. Namun, pihak Atletico dengan tegas menolak untuk bernegosiasi dengan rival langsung mereka di La Liga tersebut. Presiden klub, Miguel Angel Gil Marin, bahkan secara terbuka mengkritik orang-orang di sekitar Alvarez, menyebut pemain tersebut “disalahkan oleh orang-orang yang bertanggung jawab” dan “telah dibingungkan”.
Baca juga:Kegagalan transfer ini memicu krisis kepercayaan antara Alvarez dan Hidalgo, yang telah mewakilinya sejak masa-masa awal di River Plate. Hidalgo dituduh melakukan kontak rahasia dengan petinggi Barcelona tanpa sepengetahuan klub, yang memperburuk hubungan dengan manajemen Atletico. Akibatnya, Alvarez memutuskan untuk memutus kerja sama dengan Hidalgo dan mencari agen baru.
Javier Pastore Calon Kuat Agen Baru
Menurut laporan dari media Spanyol, mantan gelandang Timnas Argentina, Javier Pastore, menjadi kandidat terkuat untuk menggantikan posisi Hidalgo. Pastore, yang kini berprofesi sebagai agen pemain, telah memiliki klien-klien top seperti Enzo Fernandez. Kehadiran Pastore diharapkan dapat menjembatani kembali komunikasi yang retak antara Alvarez dan pihak Atletico Madrid.
Langkah ini dipandang sebagai upaya Alvarez untuk memperbaiki hubungan dengan klub dan menciptakan suasana yang lebih kondusif untuk negosiasi di masa depan. Meskipun demikian, belum ada kepastian kapan Alvarez akan hengkang dari Atletico. Beberapa sumber menyebutkan bahwa jendela transfer Januari atau Juli tahun depan menjadi waktu yang potensial untuk merealisasikan kepindahannya.
Baca juga:Kinerja Alvarez di Atletico Madrid
Sejak bergabung dengan Atletico, Alvarez belum mampu menunjukkan performa terbaiknya. Hingga pekan-pekan awal musim ini, ia belum mencetak gol dari total 173 menit bermain. Situasi ini diperparah oleh tekanan dari suporter yang mencemoohnya saat kembali bermain di Stadion Metropolitano. Pelatih Diego Simeone sempat memberikan dukungan publik, namun kondisi mental Alvarez dikabarkan terganggu akibat ketidakpastian masa depannya.
Di sisi lain, Barcelona saat ini belum menunjukkan urgensi untuk mendatangkan Alvarez. Direktur olahraga mereka, Deco, menyatakan bahwa masalah Alvarez sudah menjadi “air masa lalu” meskipun tidak menutup kemungkinan untuk meninjau kembali situasi jika kondisi berubah. Sementara itu, lini depan Barcelona saat ini sudah terisi dengan baik oleh kehadiran Gabriel Jesus, Raphinha, dan pemain muda Hamza Abdelkarim.
Dengan perubahan agen ini, Julian Alvarez berharap dapat memulai babak baru dalam kariernya. Ia ingin fokus kembali pada permainan dan memulihkan hubungan dengan klubnya saat ini. Namun, masa depannya di Atletico Madrid masih diselimuti tanda tanya besar, terutama jika Barcelona kembali menunjukkan minat serius pada bursa transfer mendatang.
Baca juga:











