Sorothari – 13 Oktober 2026 | Persaingan menuju babak Final A K League 1 musim 2026 semakin memanas. FC Seoul yang kokoh di puncak klasemen bersiap menghadapi Jeju SK dalam laga pekan ke-31 yang digelar di Stadion Piala Dunia Seoul, Sabtu (10/10/2026). Di sisi lain, posisi Gangwon FC di papan atas mulai terusik setelah harus menjalani lebih banyak pertandingan dibanding pesaing terdekatnya.
FC Seoul saat ini memimpin klasemen dengan koleksi 62 poin dari 30 pertandingan, unggul 15 angka dari Ulsan HD yang berada di posisi kedua. Catatan impresif mereka terdiri dari 19 kemenangan, 5 hasil imbang, dan 6 kekalahan. Dengan produktivitas 56 gol dan hanya kebobolan 25 gol, tim ibu kota Korea Selatan itu tampil solid di kedua sisi lapangan. Namun, dalam lima laga terakhir, Seoul hanya mampu meraih tiga kemenangan dan dua kekalahan, termasuk kekalahan 2-1 dari Pohang Steelers pada pertandingan sebelumnya.
Baca juga:Di kubu lawan, Jeju SK datang dengan kepercayaan diri tinggi. Tim berjuluk Orang Pulau itu belum terkalahkan dalam lima pertandingan terakhir dengan catatan tiga kemenangan dan dua hasil imbang. Kemenangan 1-0 atas Gangwon FC pada pekan ke-30 menjadi bukti nyata kebangkitan mereka. Saat ini Jeju menghuni peringkat keempat dengan 46 poin, hasil dari 12 kemenangan, 10 imbang, dan 8 kekalahan.
Peluang Jeju Salip Gangwon FC
Kemenangan atas FC Seoul akan membawa Jeju SK melesat ke posisi kedua dengan 49 poin, melewati Ulsan HD dan Gangwon FC yang saat ini juga mengoleksi 46 poin. Keunggulan Jeju adalah mereka baru memainkan 30 pertandingan, sementara Gangwon FC sudah menjalani 31 laga. Situasi ini membuat laga melawan Seoul menjadi krusial bagi ambisi Jeju untuk mengamankan tempat di Final A.
Sementara itu, Gangwon FC harus bekerja ekstra untuk mempertahankan posisi tiga besar. Tim asal Provinsi Gangwon itu baru saja menelan kekalahan 1-0 dari Jeju SK di kandang sendiri pada pekan ke-30. Dalam laga sisa, Gangwon FC masih akan menghadapi Incheon United pada 18 Oktober dan dijadwalkan menjamu Bucheon FC 1995—tim yang memiliki rekor head-to-head cukup berimbang melawan mereka. Dari delapan pertemuan sejak 2016, Bucheon menang empat kali, Gangwon tiga kali, dan satu laga berakhir imbang.
Baca juga:Di kubu FC Seoul, sorotan tertuju pada penyerang andalan mereka, Cleyman (sering ditulis Clímala). Pemain asal Brasil itu menjadi motor serangan dengan mencetak tiga gol dalam dua pertandingan terakhir, termasuk dwigol ke gawang Jeonbuk Hyundai. Namun, ketergantungan pada satu pemain bisa menjadi bumerang. Pelatih Seoul diharapkan mampu menghidupkan kembali permainan kolektif seperti saat mereka membantai Gwangju FC 5-2 dengan gol dari lima pemain berbeda.
Jeju SK sendiri mengandalkan lini belakang yang kokoh. Dalam lima laga terakhir, mereka hanya kebobolan tiga gol dan mencatatkan tiga clean sheet. Bek tengah asal Brasil, Italo, yang masuk dalam nominasi Pemain Terbaik Bulan September K League 1, menjadi pilar pertahanan yang sulit ditembus. Ia juga berkontribusi ofensif dengan dua gol dan satu assist pada periode tersebut.
Pertandingan FC Seoul versus Jeju SK dijadwalkan kick-off pukul 14.00 waktu setempat. Bagi FC Seoul, laga ini menjadi ajang pembuktian setelah gagal meraih kemenangan beruntun dalam beberapa pekan terakhir. Sementara bagi Jeju SK, tiga poin akan membuka jalan menuju papan atas sekaligus menjatuhkan posisi Gangwon FC yang mulai tertekan. Persaingan di puncak klasemen K League 1 dipastikan akan berlangsung sengit hingga pekan-pekan akhir musim reguler.
Baca juga:











