Berita  

10 Oktober 2026: Hari Sabtu, Ini Penjelasan Kalender Masehi, Hijriah, dan Jawa

10 Oktober 2026: Hari Sabtu, Ini Penjelasan Kalender Masehi, Hijriah, dan Jawa
10 Oktober 2026: Hari Sabtu, Ini Penjelasan Kalender Masehi, Hijriah, dan Jawa

Sorothari – 13 Oktober 2026 | Pertanyaan mengenai 10 Oktober 2026 hari apa kerap muncul di kalangan masyarakat yang ingin menyesuaikan aktivitas dengan penanggalan, baik untuk keperluan pribadi, pekerjaan, maupun ibadah. Berdasarkan sistem penanggalan Masehi yang berlaku secara internasional, 10 Oktober 2026 jatuh pada hari Sabtu. Informasi ini menjadi acuan penting bagi banyak orang, terutama dalam merencanakan agenda akhir pekan.

Dalam kalender Hijriah yang digunakan umat Islam, tanggal 10 Oktober 2026 bertepatan dengan 28 Rabiul Akhir 1448 Hijriah. Data ini bersumber dari Kalender Hijriah Indonesia 2026 yang diterbitkan oleh Kementerian Agama (Kemenag) RI. Penanggalan Hijriah sendiri dihitung berdasarkan peredaran bulan mengelilingi bumi, berbeda dengan kalender Masehi yang mendasarkan pada revolusi bumi mengelilingi matahari. Perbedaan metode ini menyebabkan jumlah hari dalam setahun pada kedua kalender tidak sama, sehingga diperlukan konversi untuk mengetahui kesesuaian tanggal.

Baca juga:
31 Agustus 2026 Hari Apa? Simak Kalender Hijriah, Momentum Penting, dan Batas Dapodik

Sementara itu, dalam penanggalan Jawa, 10 Oktober 2026 bertepatan dengan 27 Bakdamulud 1960. Sistem penanggalan Jawa menggunakan perpaduan siklus Saptawara (tujuh hari dalam sepekan) dan Pancawara (lima hari pasaran: Legi, Pahing, Pon, Wage, dan Kliwon). Pada tanggal tersebut, weton atau hari kelahiran dalam tradisi Jawa adalah Sabtu Kliwon. Neptu weton Sabtu Kliwon, yang merupakan penjumlahan nilai hari Sabtu (9) dan pasaran Kliwon (8), adalah 17. Masyarakat Jawa sering menggunakan informasi weton untuk menentukan hari baik dalam berbagai kegiatan seperti pernikahan, pindah rumah, atau acara adat lainnya.

Pergantian hari dalam kalender Jawa dan Hijriah dimulai setelah matahari terbenam atau bakda Magrib, berbeda dengan kalender Masehi yang berganti pada pukul 00.00. Hal ini perlu diperhatikan ketika menyelaraskan jadwal kegiatan yang melibatkan ketiga sistem penanggalan tersebut.

Baca juga:
14 Oktober 2026 Hari Apa? Ini Daftar Peringatan Internasional dan Tanggal Hijriahnya

Bagi umat Islam, mengetahui tanggal Hijriah sangat penting untuk menentukan waktu pelaksanaan ibadah, seperti puasa sunnah atau peringatan hari besar Islam. Pada 28 Rabiul Akhir 1448 H, tidak ada anjuran puasa sunnah tertentu yang secara khusus disebutkan dalam sumber-sumber yang ada, namun secara umum umat Islam dapat menjalankan puasa sunnah seperti Senin-Kamis atau Ayyamul Bidh (tanggal 13, 14, 15 bulan Hijriah) yang jatuh di sekitar tanggal tersebut.

Informasi lengkap mengenai penanggalan ini dapat diakses melalui berbagai sumber resmi, termasuk situs Kementerian Agama dan aplikasi kalender digital. Dengan mengetahui 10 Oktober 2026 hari apa dalam berbagai sistem penanggalan, masyarakat dapat lebih mudah merencanakan aktivitas sehari-hari, baik yang bersifat personal, sosial, maupun keagamaan.

Baca juga:
Mengupas 1 September Hari Apa dan Deretan Peristiwa Penting Sepanjang Bulan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *