Aldila Sutjiadi Tersingkir di Babak Pertama Wuhan Open, Peluang ke WTA Finals Terancam

Aldila Sutjiadi Tersingkir di Babak Pertama Wuhan Open, Peluang ke WTA Finals Terancam
Aldila Sutjiadi Tersingkir di Babak Pertama Wuhan Open, Peluang ke WTA Finals Terancam

Sorothari – 13 Oktober 2026 | Petenis putri Indonesia, Aldila Sutjiadi, harus mengakhiri perjalanannya lebih awal di turnamen WTA 1000 Wuhan Open 2026. Bertanding di nomor ganda putri, Aldila yang berpasangan dengan Erin Routliffe dari Selandia Baru, takluk di babak pertama dari pasangan Fanny Stollar dan Wu Fang-hsien dengan skor 3-6, 3-6, Selasa (13/10/2026). Kekalahan ini tidak hanya menghentikan langkah mereka di Wuhan, tetapi juga mengancam peluang Aldila dan Routliffe untuk tampil di WTA Finals, turnamen pamungkas akhir tahun yang hanya diikuti delapan ganda terbaik dunia.

Pertandingan yang berlangsung di Wuhan, China, tersebut memperlihatkan dominasi pasangan Stollar/Wu sejak awal. Pada set pertama, Aldila/Erin kesulitan mengembangkan permainan dan kehilangan servis dua kali, yang membuat mereka tertinggal jauh dan akhirnya kalah 3-6. Memasuki set kedua, situasi tidak banyak berubah. Stollar/Wu kembali tampil agresif dan berhasil melakukan dua break untuk unggul 5-1. Aldila/Erin sempat bangkit dengan mematahkan servis lawan dan menyelamatkan tiga match point, namun perlawanan mereka terhenti setelah Stollar/Wu memastikan kemenangan 6-3 di game kesembilan.

Baca juga:
Wuhan Open 2026: Janice Tjen Terhenti di 16 Besar, Kartal dan Svitolina Melaju

Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi Aldila Sutjiadi dan Erin Routliffe dalam upaya mereka mengamankan tiket ke WTA Finals 2026. Saat ini, beberapa pasangan telah memastikan tempat, sementara posisi Aldila/Routliffe di klasemen masih belum aman. Hasil minor di Wuhan membuat jarak poin mereka dengan para pesaing semakin melebar. Sebelumnya, Aldila dan Routliffe mencatatkan hasil positif dengan menjuarai WTA 500 Singapore Open pada akhir September lalu, namun kegagalan di Wuhan mengikis keuntungan tersebut.

Perjuangan di China Open 2026

Sebelum tampil di Wuhan, Aldila Sutjiadi dan Erin Routliffe menunjukkan performa gemilang di China Open 2026, turnamen WTA 1000 lainnya yang digelar di Beijing. Pasangan ini berhasil melaju hingga babak semifinal, sebuah pencapaian yang patut diapresiasi. Di perempat final, mereka menyingkirkan pasangan unggulan ketiga, Hsieh Su-wei dan Jelena Ostapenko, melalui pertarungan tiga set sengit dengan skor 7-6(5), 4-6, 10-7.

Namun, langkah Aldila/Erin terhenti di semifinal setelah dikalahkan oleh unggulan pertama, Katerina Siniakova dan Zhang Shuai. Dalam pertandingan yang berlangsung Sabtu (10/10/2026) itu, Aldila/Erin harus mengakui keunggulan lawan dengan skor 4-6, 2-6 dalam waktu satu jam 14 menit. Statistik pertandingan menunjukkan Aldila/Erin hanya mampu memenangi 45 persen total poin, sementara Siniakova/Zhang mendominasi dengan 55 persen. Dari segi servis pertama, Aldila/Erin mencatatkan persentase 62 persen, namun efektivitas lawan yang mencapai 81 persen menjadi pembeda. Selain itu, Aldila/Erin melakukan delapan kesalahan sendiri, dua kali lipat dari lawan yang hanya melakukan empat kesalahan.

Baca juga:
Janice Tjen Terhenti di 16 Besar Wuhan Open 2026, Gagal Samai Sejarah Perempat Final

Meskipun kalah, perjalanan Aldila Sutjiadi di China Open 2026 tetap menjadi sorotan positif. Pasalnya, mereka mampu bersaing dengan pasangan-pasangan top dunia dan menunjukkan peningkatan konsistensi permainan. Hasil ini menjadi modal berharga menjelang turnamen-turnamen berikutnya.

Perjalanan Karier Aldila Sutjiadi

Nama Aldila Sutjiadi bukanlah hal baru di kancah tenis internasional. Petenis kelahiran 2 Mei 1995 ini telah malang melintang di berbagai turnamen, baik di level junior maupun senior. Awal kariernya diwarnai dengan berbagai pengalaman, termasuk saat ia berpasangan dengan Ai Wen Zhu dan menjadi runner-up di turnamen Women’s Circuit 2013 di Solo. Saat itu, Aldila dan Zhu dikalahkan oleh pasangan Beatrice Gumulya/Jessy Rompies di final.

Seiring waktu, karier Aldila terus menanjak. Ia kerap berpasangan dengan pemain-pemain top dunia, termasuk Erin Routliffe yang kini menjadi pasangan tetapnya. Selain di nomor ganda putri, Aldila juga aktif di ganda campuran. Pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026, ia turun di nomor ganda campuran bersama Christopher Rungkat, yang juga merupakan pelatihnya saat ini.

Baca juga:
Buntut Kericuhan Laga Bahia vs Internacional: Penyerang Everaldo Terancam Sanksi STJD

Prestasi terbaru Aldila adalah gelar juara WTA 500 Singapore Open 2026 bersama Routliffe, serta gelar WTA 500 DC Open 2026 pada awal Agustus 2026. Rangkaian hasil positif ini membawanya ke posisi yang kompetitif di peringkat dunia, meskipun kegagalan di Wuhan Open menjadi hambatan dalam perburuan tiket ke WTA Finals.

Dengan masih adanya beberapa turnamen tersisa di musim 2026, Aldila Sutjiadi dan Erin Routliffe masih memiliki peluang untuk mengumpulkan poin tambahan. Fokus mereka kini adalah bangkit dari kekalahan di Wuhan dan mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk turnamen-turnamen mendatang, demi mewujudkan impian tampil di WTA Finals.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *