Federasi Sepak Bola Portugal Jatuhkan Skorsing Sementara pada Cristiano Ronaldo

Federasi Sepak Bola Portugal Jatuhkan Skorsing Sementara pada Cristiano Ronaldo
Federasi Sepak Bola Portugal Jatuhkan Skorsing Sementara pada Cristiano Ronaldo

Sorothari – 14 Oktober 2026 | Federasi Sepak Bola Portugal (FPF) secara resmi menjatuhkan skorsing sementara kepada Cristiano Ronaldo setelah megabintang Timnas Portugal itu meninggalkan pemusatan latihan tanpa izin. Keputusan ini diumumkan pada Sabtu (10 Oktober 2026) setelah FPF membuka proses disipliner yang dikategorikan sebagai kasus mendesak. Dengan skorsing ini, Ronaldo untuk sementara tidak dapat membela Timnas Portugal hingga putusan akhir dijatuhkan.

Perselisihan antara Ronaldo dan pelatih Jorge Jesus menjadi pemicu utama insiden ini. Semuanya bermula pada pertandingan UEFA Nations League melawan Norwegia, 27 September 2026. Saat itu, Ronaldo diminta melakukan pemanasan sebagai pemain pengganti, namun ia tidak kunjung diturunkan oleh Jesus. Ketegangan semakin memuncak ketika Ronaldo mengetahui bahwa dirinya tidak akan menjadi starter pada laga Portugal melawan Denmark pada 1 Oktober. Merasa kecewa karena janji bermain tidak ditepati, Ronaldo memutuskan meninggalkan kamp latihan Timnas Portugal pada 29 September.

Baca juga:
Portugal Kalahkan Norwegia, Cristiano Ronaldo Tinggalkan Skuad

Setelah kejadian itu, Ronaldo menyampaikan permintaan maaf kepada rekan setim dan pendukung Portugal. Namun, ia juga melontarkan kritik terhadap Jorge Jesus yang dinilai tidak menepati kesepakatan mengenai kesempatan bermain. Dalam klarifikasinya, Ronaldo mengaku kecewa karena Jesus tidak meminta maaf di depan awak media atas insiden tersebut.

Menurut laporan media Portugal, peraturan internal federasi memungkinkan pemain yang tidak mengikuti sesi latihan, pertandingan, atau kegiatan timnas tanpa alasan yang dapat diterima dijatuhi hukuman larangan bermain selama satu hingga enam bulan. Selain itu, sanksi denda juga dapat diberlakukan. Hingga saat ini, durasi hukuman resmi bagi Ronaldo belum diputuskan. Ketua FPF, Pedro Proenca, menegaskan bahwa proses disipliner yang wajar akan tetap berjalan dan saat ini adalah waktu untuk tetap tenang.

“Ini adalah saatnya untuk tetap tenang. Kami semua sedang duduk bersama untuk membahas hal ini. Ada keinginan kuat agar kapten kami (Ronaldo) bisa kembali bersama kami. Proses disipliner yang wajar akan tetap berjalan,” ujar Pedro Proenca.

Baca juga:
Laga Perpisahan Carlos Tevez: Peluang Emas Duet Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi Argentina

Di tengah ketidakpastian masa depannya bersama Timnas Portugal, Ronaldo tetap menunjukkan ketajamannya bersama Al Nassr. Pada Jumat, 9 Oktober 2026, ia mencetak satu gol dalam kemenangan 3-0 atas Al Diriyah. Gol tersebut menjadi gol ke-980 sepanjang karier profesionalnya, sekaligus menandai momen kontras antara pencapaian individu dan persoalan disiplin yang tengah dihadapinya.

Tak lama berselang, pada Selasa, 13 Oktober 2026, Ronaldo kembali mencetak gol saat Al Nassr menjamu Neftchi Fergana di Al Awwal Park dalam lanjutan matchday kedua Liga Champions Asia Elite. Gol voli Ronaldo menjadi gol kedua Al Nassr yang mengantarkan timnya menang 3-1. Gol tersebut merupakan gol ke-981 selama karier profesionalnya, semakin mendekati target 1.000 gol. Uniknya, Timnas Portugal melalui akun media sosial resminya ikut merayakan gol Ronaldo tersebut dengan mengunggah foto sang pemain berseragam timnas. Unggahan itu mendapat lebih dari 800 ribu suka dalam 24 jam, memicu spekulasi bahwa hubungan Ronaldo dengan federasi mulai membaik.

Ronaldo, yang kini berusia 41 tahun, merupakan pencetak gol terbanyak sepanjang masa sekaligus pemegang rekor penampilan terbanyak dalam sejarah sepak bola internasional putra. Ia menegaskan tidak berniat pensiun dari tim nasional dan bertekad kembali memperkuat Portugal. Meski demikian, kasusnya masih menunggu peninjauan badan disiplin federasi. Kabar terbaru menyebutkan bahwa Ronaldo tetap akan dipanggil ke Timnas Portugal pada jeda internasional November mendatang, meskipun statusnya masih bergantung pada keputusan akhir FPF.

Baca juga:
Paul Scholes Soroti Masa Depan Carrick dan Polemik Gelar City

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *