Sorothari – 14 Oktober 2026 | Laga antara New England Revolution melawan Seattle Sounders pada pekan reguler Major League Soccer (MLS) berakhir dengan kemenangan meyakinkan bagi tim tamu. Dalam pertandingan yang digelar di Gillette Stadium, Foxborough, Massachusetts, Sabtu malam waktu setempat, Seattle Sounders FC berhasil membungkam tuan rumah dengan skor 3-0. Hasil ini sekaligus memperpanjang catatan positif Seattle yang kini telah meraih empat kemenangan beruntun dan tak terkalahkan dalam sembilan pertandingan terakhir di semua ajang.
Sejak peluit pertama dibunyikan, kedua tim langsung menunjukkan intensitas permainan yang tinggi. New England, yang saat itu menempati peringkat kedua klasemen Wilayah Timur dengan 46 poin, berusaha mendominasi penguasaan bola. Namun, lini pertahanan Seattle yang dikomandoi Yeimar Gómez Andrade dan Jackson Ragen tampil solid. Peluang pertama yang berarti justru datang dari kubu tamu pada menit ke-19, meskipun harus dimentahkan oleh kiper Andrew Thomas.
Baca juga:Babak pertama berakhir tanpa gol, tetapi tempo permainan terus meningkat di babak kedua. Seattle akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-65 melalui Hassani Dotson. Memanfaatkan kemelut di kotak penalti, Dotson melepaskan tembakan kaki kiri yang tak mampu dihalau kiper New England. Gol ini membuka keran serangan Seattle yang semakin percaya diri.
Sepuluh menit berselang, giliran Dejan Joveljić yang mencatatkan namanya di papan skor. Penyerang asal Serbia itu menerima umpan dari Paul Arriola dan Albert Rusnák, lalu dengan cerdik menempatkan bola ke sudut gawang yang sulit dijangkau. Joveljić, yang baru bergabung dari Sporting Kansas City pada bursa transfer musim panas, telah mencetak empat gol dalam lima penampilan pertamanya bersama Sounders.
Paul Arriola kemudian memastikan kemenangan telak Seattle pada menit ke-81. Umpan silang dari Jesús Ferreira dan Albert Rusnák disambut tandukan Arriola yang tak mampu diantisipasi penjaga gawang New England. Skor 3-0 bertahan hingga wasit meniup peluit panjang.
Pelatih kepala Seattle Sounders, Brian Schmetzer, menyebut kemenangan ini sebagai sebuah pernyataan. Dalam konferensi pers usai pertandingan, Schmetzer mengungkapkan kebanggaannya terhadap performa tim. “New England adalah tim yang sangat bagus. Mereka berada di peringkat kedua Wilayah Timur… Kami datang ke kandang mereka. Ini bukan sekadar menang mencuri, kami benar-benar mengungguli mereka,” ujar Schmetzer. Sang pelatih bahkan membawa bir khas Boston sebagai aksesori dalam konferensi pers, menandakan suasana kemenangan yang penuh kegembiraan.
Baca juga:Dejan Joveljić juga turut berkomentar mengenai kebangkitan timnya. “Kami tahu kami akan kembali ke puncak. Kami hanya butuh satu kemenangan. Tidak ada yang takut atau tegang. Semua orang tahu betapa bagusnya kami, dan kami hanya butuh satu kemenangan untuk kembali ke jalur yang benar. Sekarang, empat kemenangan beruntun dan semuanya berjalan baik. Kami masih berjuang untuk tempat playoff, dan kami harus setinggi mungkin untuk mendapatkan keuntungan kandang,” kata Joveljić seusai laga.
Kemenangan ini menjadi momentum penting bagi Seattle Sounders yang sempat melalui masa sulit dengan rekor delapan kekalahan beruntun di liga. Kini, tim asuhan Schmetzer telah bangkit dan menunjukkan konsistensi. Dalam sembilan laga terakhir, Seattle mencatatkan empat kemenangan dan lima hasil imbang, sebuah tren positif yang membuat mereka kini mengoleksi 41 poin dan bertengger di peringkat ketujuh Wilayah Barat.
Sementara itu, bagi New England Revolution, kekalahan ini menjadi pukulan telak di kandang sendiri. Sebelumnya, mereka dikenal sebagai tim dengan raihan kemenangan kandang terbanyak kedua di MLS pada musim 2026. Catatan impresif tersebut harus terhenti oleh permainan apik Seattle. New England tetap berada di posisi kedua Wilayah Timur dengan 46 poin, namun jarak dengan tim-tim di bawahnya mulai menipis.
Laga New England vs Sounders juga menyajikan sejumlah drama kartu. Luca Langoni dari New England menerima kartu kuning pada menit ke-19, disusul Cristian Roldan dari Seattle di menit yang sama. Hassani Dotson juga diganjar kartu kuning pada menit ke-56. Wasit yang memimpin pertandingan adalah Malik Badawi, dibantu asisten Brooke Mayo dan Justin Howard.
Baca juga:Susunan pemain yang diturunkan menunjukkan kedalaman skuad Seattle. Kiper Andrew Thomas tampil gemilang dengan beberapa penyelamatan krusial. Di lini belakang, Alex Roldan, Yeimar Gómez Andrade, Jackson Ragen, dan Nouhou bermain disiplin. Lini tengah diisi Hassani Dotson, Cristian Roldan sebagai kapten, serta Albert Rusnák yang menjadi motor serangan. Di lini depan, Jordan Morris dan Sebastian Gomez menjadi ancaman konstan bagi pertahanan New England, sebelum digantikan oleh Paul Arriola dan Snyder Brunell di babak kedua. Joveljić dan Jesús Ferreira masuk sebagai pemain pengganti dan langsung memberikan kontribusi gol.
Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi Seattle Sounders yang akan melanjutkan tur tandang mereka ke markas FC Dallas pada Rabu, 14 Oktober 2026, di Toyota Stadium, Frisco, Texas. Pertandingan tersebut akan disiarkan langsung melalui Apple TV dan stasiun radio lokal. Di sisi lain, New England Revolution harus segera bangkit untuk mempertahankan posisi mereka di papan atas klasemen Wilayah Timur.












