Sorothari – 15 Oktober 2026 | Pertandingan LAFC vs Whitecaps yang berlangsung di BMO Stadium, Los Angeles, pada Sabtu malam (10 Oktober 2026) berakhir dengan skor imbang 1-1. Hasil ini memastikan Vancouver Whitecaps mengunci tiket menuju babak playoff Major League Soccer (MLS) musim ini.
Dalam laga yang merupakan debut pelatih interim LAFC, Xavi Tamarit, kedua tim harus berbagi angka setelah masing-masing mencetak gol pada babak pertama dan kedua. Whitecaps yang bermain dengan sepuluh pemain sejak menit awal justru mampu unggul lebih dulu sebelum akhirnya disamakan oleh tuan rumah.
Baca juga:Kartu Merah dan Gol Pembuka Whitecaps
Jalannya pertandingan LAFC vs Whitecaps berubah drastis sejak menit ketujuh. Bek tengah Vancouver, Tristan Blackmon, harus menerima kartu merah langsung setelah dianggap menghalangi peluang emas penyerang LAFC, Jacob Shaffelburg. Keputusan wasit tersebut membuat Whitecaps harus bermain dengan sepuluh pemain selama sisa pertandingan.
Meski kekurangan jumlah pemain, Vancouver justru mampu memecah kebuntuan pada menit ke-43. Gelandang Oliver Larraz menjadi pahlawan bagi tim tamu. Berawal dari umpan melengkung Edier Ocampo dari sisi kanan, Larraz menyambut bola dengan sundulan yang masih bisa ditepis kiper Hugo Lloris. Namun, Larraz dengan cepat mengambil bola muntah dan melepaskan tembakan pertama yang meluncur deras ke gawang LAFC. Gol tersebut merupakan gol pertama Larraz sejak musim 2024 dan yang kedua dalam karier MLS-nya yang sudah berjalan lebih dari empat musim.
Balasan Cepat Bouanga
Keunggulan Whitecaps hanya bertahan beberapa detik di babak kedua. Tepat pada menit ke-46, LAFC berhasil menyamakan kedudukan. Umpan silang dari bek kanan Sergi Palencia disambut dengan sundulan keras oleh Denis Bouanga yang tak mampu dihalau kiper Yohei Takaoka. Gol tersebut menjadi gol ke-15 Bouanga di MLS musim ini dan memperpanjang catatan impresifnya sebagai pemain yang telah mencetak setidaknya 15 gol dalam empat musim beruntun.
Baca juga:LAFC nyaris membalikkan keadaan pada menit ke-54 ketika Bouanga kembali mencetak gol, namun dianulir karena posisi offside. Meskipun terus menekan, tim berjuluk Black & Gold itu gagal menemukan gol kemenangan di sisa waktu pertandingan.
Dampak pada Klasemen dan Jadwal Berikutnya
Hasil imbang dalam laga LAFC vs Whitecaps ini membawa dampak signifikan bagi kedua tim. Vancouver Whitecaps yang kini mengoleksi 51 poin dari 28 pertandingan memimpin klasemen Wilayah Barat dan berada di posisi kedua MLS secara keseluruhan, hanya terpaut di belakang Nashville SC yang mengumpulkan 63 poin. Hasil ini sekaligus memastikan langkah Whitecaps ke babak playoff sebagai salah satu tim teratas.
Sementara itu, LAFC harus puas bertahan di posisi keenam Wilayah Barat dengan catatan 11 kemenangan, 9 kekalahan, dan 9 hasil imbang. Tim asuhan Xavi Tamarit masih belum meraih kemenangan dalam empat pertandingan terakhir mereka, dengan dua kekalahan dan dua hasil imbang. Musim reguler masih menyisakan lima pertandingan bagi LAFC untuk memperbaiki posisi.
Baca juga:Dalam pertandingan tersebut, LAFC juga menurunkan dua pemain anyar yang baru bergabung pada bursa transfer musim panas, yaitu Leo Walta dan Thayllon Roberth. Bek Sergio Vásquez juga tampil perdana di kandang LAFC setelah sebelumnya menjalani debut saat melawan Dallas pada 26 September.
Jadwal selanjutnya, Vancouver Whitecaps akan bertandang ke markas St. Louis pada Rabu (14 Oktober), sementara LAFC akan menjamu Austin FC di BMO Stadium pada hari yang sama.












