Sorothari – 15 Oktober 2026 | Persaingan di Liga MLS semakin memanas menjelang akhir musim reguler. Inter Miami, tim yang diperkuat Lionel Messi, kembali menunjukkan taringnya setelah meraih kemenangan telak atas DC United pada akhir pekan lalu. Hasil tersebut membuat tim asuhan Christian ‘Kily’ Gonzalez kini kokoh di posisi kedua klasemen Wilayah Timur dan berpeluang besar mengamankan tiket playoff lebih awal.
Pada laga kontra DC United, Messi dan Luis Suarez menjadi bintang lapangan. Keduanya tampil impresif dan menjadi motor serangan yang membuat pertahanan lawan kewalahan. Kemenangan ini juga menjadi bukti bahwa Inter Miami mulai menemukan kembali ritme permainan terbaiknya, seperti saat mereka menjuarai MLS Cup musim lalu.
Baca juga:Kini, perhatian publik sepak bola Amerika Serikat tertuju pada laga selanjutnya. Inter Miami dijadwalkan menjamu New York City FC (NYCFC) di Chase Stadium pada Rabu (14/10/2026) waktu setempat. Pertandingan ini menjadi krusial bagi kedua tim. Bagi Inter Miami, kemenangan akan memastikan langkah mereka ke babak playoff setelah 29 pertandingan. Sementara itu, NYCFC yang berada di peringkat kesepuluh, masih berjuang keras untuk merebut satu tempat di zona wildcard.
Laga melawan NYCFC dipastikan tidak akan mudah. Meski berada di posisi lebih rendah, NYCFC memiliki motivasi tinggi untuk mengejar ketertinggalan poin dari FC Cincinnati. Pertandingan ini akan disiarkan langsung melalui Apple TV dengan layanan MLS Season Pass, yang dapat diakses oleh penonton di Amerika Serikat, Meksiko, dan berbagai negara lainnya.
Performa Pemain Muda dan Bintang Lain
Di luar persaingan tim papan atas, sorotan juga tertuju pada performa individu pemain. Julian Hall, striker muda berusia 18 tahun yang memperkuat tim nasional Amerika Serikat (USMNT), tengah dalam performa terbaiknya. Dilaporkan oleh Sports Illustrated, pemain muda ini telah mencetak lima gol dalam enam pertandingan terakhirnya di semua kompetisi.
Baca juga:Hall bahkan mencatatkan rekor dengan menjadi pemain termuda yang mencetak gol dalam tiga penampilan pertamanya bersama USMNT, sebuah pencapaian yang belum pernah terjadi sejak legenda Brasil, Pele, melakukannya hampir 70 tahun lalu. Performa apik ini menjadi angin segar bagi masa depan sepak bola Amerika Serikat di bawah asuhan pelatih Mauricio Pochettino.
Di sisi lain, sejumlah pemain USMNT lainnya masih berjuang menemukan konsistensi. Folarin Balogun, misalnya, dikabarkan masih dalam situasi yang belum pasti terkait performanya di klub. Situasi ini menjadi perhatian karena Pochettino disebut-sebut tengah mencari komposisi pemain terbaik untuk skuadnya.
Dengan beragam dinamika yang terjadi, kompetisi Liga MLS musim ini tetap menjadi salah satu liga paling menarik untuk diikuti. Persaingan menuju babak playoff diprediksi akan semakin sengit, dan setiap pertandingan akan menjadi penentu bagi nasib masing-masing tim.
Baca juga:











