Sorothari – 15 Oktober 2026 | Pertandingan Club América vs Monterrey pada pekan lalu menyisakan konsekuensi serius bagi lini depan Las Águilas. Striker andalan mereka, Miguel Borja, harus menjalani hukuman otomatis setelah menerima kartu merah langsung pada laga yang berakhir imbang 1-1 tersebut. Insiden ini membuat Borja absen dalam sesi latihan tim pada Selasa (13/10/2026) di Nido de Coapa, sekaligus memastikan dirinya tidak akan tampil saat América menghadapi León pada 17 Oktober mendatang.
Kartu merah yang diterima Borja terjadi pada babak kedua, tepatnya saat ia masuk sebagai pemain pengganti di menit ke-57. Dalam usahanya menyambar bola, kaki Borja justru mengenai pergelangan kaki bek Monterrey, Carlos Salcedo, alih-alih bola. Wasit awalnya hanya memberikan kartu kuning, tetapi setelah meninjau tayangan ulang melalui VAR, keputusan diubah menjadi kartu merah. Ini merupakan kartu merah pertama Borja di Liga MX dan keenam sepanjang kariernya. Sebelumnya, ia telah melewati 372 pertandingan tanpa mendapat kartu merah.
Baca juga:Pelatih Club América, Guillermo Almada, memberikan dukungan kepada Borja namun menekankan pentingnya adaptasi terhadap gaya kepemimpinan wasit di Meksiko. Almada menyebut bahwa gaya bermain Borja yang agresif kerap memancing pelanggaran, namun ia harus bisa mengukur kontaknya agar tidak berujung sanksi. Hingga saat ini, di bawah asuhan Almada, América belum sekalipun meraih kemenangan atas tim-tim besar Liga MX, sehingga setiap kehilangan poin menjadi sangat berarti.
Dampak pada Seleksi Tim Nasional
Absennya Borja dari latihan dan pertandingan berikutnya turut menimbulkan kekhawatiran di kalangan pengamat sepak bola Kolombia. Pasalnya, Borja sudah cukup lama tidak dipanggil membela Tim Nasional Kolombia. Terakhir kali ia memperkuat La Tricolor adalah pada final Copa América 2024. Dalam 30 penampilan bersama Kolombia, Borja mencetak sembilan gol—rata-rata satu gol setiap tiga pertandingan, sebuah catatan yang cukup solid.
Jeda internasional berikutnya akan menjadi momen krusial bagi Borja. Jika ia mampu menjaga performa dan menghindari kontroversi, ia masih memiliki peluang untuk dipanggil kembali, terutama menjelang laga melawan Chile yang dijadwalkan akhir tahun ini. Namun, kartu merah dan ketidakhadirannya di sesi latihan justru muncul di saat ia membutuhkan nilai tambah di mata pelatih tim nasional.
Kunjungan Rafael Márquez ke Markas Rayados
Di sisi lain, pelatih Tim Nasional Meksiko, Rafael Márquez, melanjutkan tur kunjungannya ke klub-klub Liga MX. Setelah sebelumnya mengunjungi Chivas, Atlas, dan América, Márquez bersama rombongan Federasi Sepak Bola Meksiko (FMF) menyambangi markas Rayados de Monterrey di El Barrial pada 14 Oktober 2026. Kunjungan ini sekaligus menjadi ajang silaturahmi dengan pelatih Monterrey, Matías Almeyda, dan jajaran direksi klub.
Baca juga:Duilio Davino, direktur seleksi putra FMF, turut hadir dalam pertemuan tersebut. Davino mengakui bahwa kunjungan ke Monterrey terasa emosional karena ia pernah menjabat sebagai direktur klub tersebut. Selain Davino, hadir pula Enrique Nieto (wakil presiden seleksi Meksiko), Dennis te Kloese (presiden olahraga Monterrey), dan Walter Erviti (direktur olahraga Monterrey).
Dalam konferensi pers setelahnya, Davino mengonfirmasi bahwa Márquez dan stafnya akan melanjutkan kunjungan ke Tigres UANL pada 15 Oktober. Ia juga menyebut bahwa tahun ini tidak cukup waktu untuk mengunjungi seluruh klub. Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya Márquez untuk mempererat hubungan dengan klub-klub penyedia pemain tim nasional. Sebelumnya, pada jeda internasional terakhir, hanya dua pemain Monterrey yang dipanggil: Víctor Guzmán dan Orbelín Pineda.
Duván Vergara Prioritaskan Kembali ke América de Cali
Berita lain yang turut mewarnai jagat sepak bola Amerika Latin adalah pernyataan agen Duván Vergara, Kormac Valdebenito, yang menegaskan bahwa prioritas utama kliennya jika kembali ke Kolombia adalah América de Cali. Pernyataan itu disampaikan dalam program El Súper Combo del Deporte.
Namun, kepulangan Vergara tidaklah mudah. Ia masih terikat kontrak dengan Racing Club de Avellaneda hingga Desember 2028. Nilai transfer yang disebut-sebut mencapai dua juta dolar Amerika Serikat menjadi hambatan utama. Meskipun demikian, Valdebenito menegaskan bahwa pilihan pertama, kedua, dan ketiga Vergara tetaplah América de Cali.
Baca juga:Hingga saat ini belum ada negosiasi resmi antara Racing Club dan América de Cali. Keputusan akhir masih tergantung pada kesepakatan kedua klub dan kesiapan finansial tim asal Cali tersebut.
Sementara itu, di luar hiruk-pikuk transfer dan sanksi, dua bintang Rayados de Monterrey, André-Pierre Gignac dan Damián Álvarez, sempat menghibur diri dengan bermain sepak bola amatir di sebuah lapangan di Monterrey. Momen tersebut diabadikan dan dibagikan di media sosial, menunjukkan bahwa di tengah kompetisi ketat, para pemain tetap bisa menikmati sepak bola dalam suasana santai.












