Sorothari – 15 Oktober 2026 | Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 atau yang lebih dikenal dengan GP Mandalika telah usai digelar di Sirkuit Pertamina Mandalika, Lombok, pada 9–11 Oktober 2026. Ajang balap motor paling bergengsi di dunia itu tidak hanya menyajikan persaingan sengit di lintasan, tetapi juga menghadirkan sejumlah cerita menarik, mulai dari sikap sportif seorang pebalap, rekor unik pemenang, hingga dampak positif bagi perekonomian lokal.
Marco Bezzecchi dari tim Aprilia berhasil keluar sebagai pemenang dalam balapan utama GP Mandalika tahun ini. Pebalap asal Italia itu mengamankan posisi terdepan setelah melewati Raul Fernandez yang melakukan kesalahan di beberapa lap terakhir. Kemenangan ini membuat Bezzecchi menjadi pemenang kelima yang berbeda dalam sejarah penyelenggaraan MotoGP di Mandalika. Sejak edisi pertama pada 2022, belum ada satu pun pebalap yang mampu menang dua kali di sirkuit ini. Miguel Oliveira (2022), Francesco Bagnaia (2023), Jorge Martin (2024), dan Fermin Aldeguer (2025) adalah nama-nama sebelumnya yang pernah merasakan podium tertinggi di Mandalika.
Baca juga:Salah satu sorotan utama GP Mandalika kali ini adalah pernyataan mengejutkan dari Raul Fernandez. Pebalap Trackhouse Aprilia tersebut tampil heroik dengan finis di posisi kedua, meskipun harus bertarung dengan rasa sakit akibat dua jari yang patah. Namun, di tengah persaingan ketat perebutan gelar juara dunia 2026, Fernandez justru menyatakan diri tidak ingin ikut campur. “Aku bukan rival, aku bukan kandidat juara dunia. Aku tidak mau terlibat dalam peperangan ini,” tegas Fernandez dalam sebuah wawancara pasca-balapan.
Fernandez juga mengungkapkan rasa hormatnya kepada para kontestan utama seperti Jorge Martin, Marco Bezzecchi, dan Marc Marquez. Ia bahkan menyebut Marquez sebagai idolanya sejak kecil. “Marc itu idolaku, biarkan mereka bersaing di antara mereka sendiri. Mereka itu pebalap-pebalap yang lebih penting, mereka sudah punya senjata masing-masing,” ujarnya. Sikap ini dinilai sangat sportif, mengingat dirinya sedang dalam proses pemulihan cedera dan tetap ingin fokus memberikan performa terbaik tanpa mengganggu dinamika perebutan titel.
Di luar lintasan, GP Mandalika 2026 juga mencatatkan kehadiran figur publik yang menarik perhatian. Lucinta Luna, seorang selebritas tanah air, memberikan dukungannya kepada tim BK8 Gresini Racing, khususnya kepada Alex Marquez dan Fermin Aldeguer. Melalui unggahan di media sosial, Lucinta menyampaikan dukungannya dengan gaya khasnya. “Lucinta akan selalu dukung abang Alex dan mas Firman bersama BK8 Gresini Racing,” tulisnya. Konten-konten yang diunggahnya selama gelaran GP Mandalika dilaporkan telah ditonton hingga hampir 5 juta kali secara keseluruhan, memicu percakapan hangat di kalangan penggemar MotoGP Indonesia.
Baca juga:Antusiasme masyarakat terhadap GP Mandalika tahun ini sangat tinggi. Tercatat total 157.875 orang hadir menyaksikan langsung rangkaian acara selama tiga hari. Jumlah ini menunjukkan betapa besarnya minat publik Indonesia terhadap olahraga balap motor. Kehadiran para penggemar tidak hanya memeriahkan sirkuit, tetapi juga memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi pelaku usaha lokal.
PT Pertamina (Persero) turut berperan dalam mendorong perekonomian daerah dengan menghadirkan 30 usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di area Festival Energizing Indonesia. Dari jumlah tersebut, 26 di antaranya bergerak di sektor makanan dan minuman, sementara sisanya menjual kerajinan tangan dan produk perawatan tubuh. Program ini melibatkan perempuan dan penyandang disabilitas, seperti yang dilakukan oleh Loyok Kreatif, sebuah UMKM yang memproduksi kerajinan anyaman bambu dari Desa Loyok. Pemiliknya, Agus Hartadi, mengaku bangga karena produknya tidak hanya dipamerkan, tetapi juga dijadikan suvenir resmi acara. “UMKM-UMKM ini tidak hanya berjuang untuk diri sendiri, tetapi juga memberdayakan rekan-rekan di sekelilingnya dan saling berkolaborasi,” ujar Manager SMEPP Pertamina, Fety.
GP Mandalika 2026 juga mencatatkan fakta unik lainnya. Untuk pertama kalinya, Marc Marquez berhasil finis di Sirkuit Mandalika dalam balapan grand prix. Sebelumnya, pebalap asal Spanyol itu selalu gagal menyelesaikan balapan di sirkuit ini karena berbagai insiden. Kehadiran Marquez di podium finis menambah daftar catatan sejarah yang tercipta di GP Mandalika tahun ini.
Baca juga:Dengan berakhirnya seri Mandalika, persaingan menuju gelar juara dunia 2026 masih menyisakan lima seri lagi. Para pebalap kini akan bersiap untuk menghadapi putaran-putaran berikutnya, sementara Raul Fernandez tetap pada pendiriannya untuk tidak menjadi “faktor pengganggu” di trek. Sikapnya ini justru mendapat apresiasi dari banyak pihak, karena menunjukkan kedewasaan dan sportivitas yang tinggi di tengah tekanan persaingan.












