Sorothari – 15 Oktober 2026 | Musim 2026-27 Chinese Basketball Association (CBA) resmi bergulir Jumat lalu, membawa sejumlah perubahan besar dalam format kompetisi, persaingan gelar yang lebih ketat, serta peluang baru bagi pemain muda. Salah satu sorotan utama adalah kembalinya sistem promosi dan degradasi setelah lebih dari dua dekade ditiadakan. Dalam konteks ini, istilah “racing club” menjadi relevan untuk menggambarkan persaingan sengit antarklub yang kini tidak hanya memperebutkan gelar juara, tetapi juga berjuang menghindari degradasi.
CBA musim ke-32 ini memperpanjang musim reguler menjadi 46 pertandingan, naik dari 42 pertandingan pada musim lalu. Total 460 pertandingan akan digelar sepanjang musim reguler. Sistem playoff juga kembali ke format 3-5-5-7, di mana babak 12 besar tetap menggunakan sistem best-of-three, perempat final dan semifinal best-of-five, serta final best-of-seven. Perubahan ini diharapkan meningkatkan kualitas pertandingan dan memberikan kesempatan lebih besar bagi tim untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya.
Baca juga:Perubahan paling mencolok adalah kembalinya sistem promosi dan degradasi. Dua tim terbawah klasemen akhir musim reguler CBA akan menghadapi dua tim teratas dari National Basketball League (NBL) dalam babak playoff kandang-tandang pada April 2027. Pemenang dari pertandingan tersebut harus melewati pemeriksaan kepatuhan batas gaji dan penilaian administrasi sebelum resmi terdaftar untuk musim CBA berikutnya. Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan persaingan dan kualitas liga secara keseluruhan.
Selain itu, aturan pemain asing juga diperketat. Setiap klub hanya boleh mendaftarkan maksimal tiga pemain asing sekaligus, turun dari empat pemain pada musim lalu. Batas pendaftaran pemain asing sepanjang musim juga dikurangi dari delapan menjadi enam pemain. Batas gaji juga berubah dari sistem tetap musiman menjadi sistem berjenjang yang dikaitkan dengan kemajuan tim sepanjang musim. Kebijakan ini diharapkan mendorong seleksi pemain yang lebih selektif dan memberikan tanggung jawab lebih besar kepada pemain domestik.
Di luar musim reguler, CBA Club Cup dan Chinese Basketball Development League (CBDL) juga akan memberikan tambahan kesempatan kompetisi dan pengembangan pemain. Pertanyaan besar yang muncul adalah apakah perubahan-perubahan ini akan menghasilkan pertandingan yang lebih kompetitif dan peluang pengembangan yang lebih baik bagi pemain Tiongkok.
Baca juga:Persaingan Gelar Semakin Sengit
Serangkaian pergerakan di luar musim telah membentuk ulang persaingan perebutan gelar. Shanghai Sharks berusaha mempertahankan mahkota juara mereka, sementara Beijing Ducks, Shanxi Loongs, Zhejiang Lions, dan Guangdong Southern Tigers menjadi klub-klub yang siap menantang. Shanghai memasuki musim ini dengan sebagian besar inti pemain domestik yang masih utuh, termasuk Zhang Zhenlin, Li Hongquan, dan Liu Zheng. Mereka juga masih mempertahankan Brandon Goodwin, MVP Final musim lalu. D’Angelo Russell, mantan bintang NBA All-Star, dan JaVale McGee, juara NBA, telah bergabung dengan skuad, menambah pengalaman dan opsi serangan baru yang signifikan.
Persaingan yang semakin ketat ini membuat setiap klub harus bekerja ekstra keras untuk bisa bersaing di papan atas. Dengan adanya sistem promosi dan degradasi, klub-klub yang berada di papan bawah juga tidak bisa santai. Mereka harus berjuang keras untuk menghindari dua posisi terbawah yang berujung pada pertandingan playoff degradasi melawan tim-tim NBL. Hal ini menambah dimensi baru dalam persaingan, di mana setiap pertandingan menjadi krusial.
Reformasi yang dilakukan CBA pada musim 2026-27 ini disambut antusias oleh para penggemar basket di Tiongkok. Mereka berharap perubahan ini dapat meningkatkan kualitas liga, memberikan lebih banyak kesempatan bagi pemain muda, dan membuat persaingan semakin menarik. Musim ini menjadi ujian bagi seluruh klub untuk beradaptasi dengan aturan baru dan menunjukkan kemampuan terbaik mereka. Dengan persaingan yang semakin ketat, tidak ada yang bisa memprediksi siapa yang akan keluar sebagai juara atau tim mana yang harus terdegradasi. Yang jelas, musim ini akan menjadi salah satu musim paling menarik dalam sejarah CBA.
Baca juga:











