Berita  

Pemadaman Listrik Hari Ini: Pulau Bintan Pulih 99,9%, Satu Penyulang Masih Padam, PLN Bali Lakukan Pemeliharaan

Pemadaman Listrik Hari Ini: Pulau Bintan Pulih 99,9%, Satu Penyulang Masih Padam, PLN Bali Lakukan Pemeliharaan
Pemadaman Listrik Hari Ini: Pulau Bintan Pulih 99,9%, Satu Penyulang Masih Padam, PLN Bali Lakukan Pemeliharaan

Sorothari – 16 Oktober 2026 | Pemadaman listrik hari ini masih melanda sejumlah wilayah di Indonesia, meskipun proses pemulihan terus dilakukan. Di Pulau Bintan, Kepulauan Riau, pasokan listrik bagi 173.680 pelanggan berhasil dinyalakan kembali, menyisakan satu penyulang yang masih padam. Sementara itu, di Bali, PT PLN (Persero) melakukan pemeliharaan jaringan yang menyebabkan pemadaman terjadwal di beberapa lokasi. Di sisi lain, dampak pemadaman listrik Batam pekan lalu turut memicu pergantian direktur utama PLN.

Berdasarkan data terbaru dari PLN Unit Pelaksana Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Tanjungpinang, hingga Kamis (15/10/2026), pemulihan pasokan listrik di Pulau Bintan telah mencapai 99,9 persen. Dari total 173.681 pelanggan yang terdampak gangguan, sebanyak 173.680 pelanggan telah kembali menikmati aliran listrik. PLN mencatat bahwa 31 dari 32 penyulang telah beroperasi normal, sementara satu penyulang di PT BIIE Lobam masih dalam kondisi padam.

Baca juga:
Hashim Djojohadikusumo Soroti Tax Ratio hingga Isu Hutan, DJP dan Recky Langi Angkat Bicara

Manajer PLN UP3 Tanjungpinang, Rully Agus Widanarto, menyatakan bahwa pihaknya terus berupaya memulihkan pasokan listrik bagi seluruh pelanggan. “PLN UP3 Tanjungpinang sedang berupaya agar seluruh masyarakat dapat segera teraliri listrik,” ujarnya dalam keterangan resmi. PLN juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan dan mengapresiasi kesabaran serta pengertian warga selama proses pemulihan berlangsung.

Dari sisi infrastruktur, seluruh 850 gardu distribusi di Pulau Bintan telah kembali menyala, menandakan tingkat pemulihan gardu mencapai 100 persen. Adapun daya yang tersedia saat ini tercatat sebesar 103,1 megawatt (MW), sedangkan kebutuhan daya mencapai 108,1 MW. Pasokan listrik tersebut berasal dari interkoneksi Batam sebesar 74,8 MW serta pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) Air Raja dan PLTD Sukaberenang sebesar 28,3 MW.

Pemadaman Terjadwal di Bali

Sementara itu, pemadaman listrik hari ini juga terjadi di Bali, namun bersifat terjadwal. PLN Unit Induk Distribusi (UID) Bali melakukan pemeliharaan jaringan listrik pada Kamis (15/10/2026) untuk meningkatkan sistem kelistrikan dan menjaga kualitas pasokan. Pemeliharaan ini menyebabkan pemadaman di sejumlah wilayah, khususnya di bawah naungan PLN UP3 Bali Selatan dan PLN UP3 Bali Timur.

PLN mengimbau warga Bali untuk menyesuaikan aktivitas yang membutuhkan pasokan listrik selama masa pemeliharaan berlangsung. Jadwal pemadaman dapat berubah sewaktu-waktu sesuai kondisi teknis di lapangan. Masyarakat diminta untuk terus memantau informasi resmi PLN agar aktivitas harian tidak terganggu.

Baca juga:
Jepang Catat Hari Pertama Bersuhu 40 Derajat Celsius, Istilah Baru “Kokushobi” Resmi Digunakan

Pergantian Dirut PLN Pasca Pemadaman Batam

Pemadaman listrik besar-besaran yang melanda Batam pada 12 Oktober 2026 lalu menjadi salah satu latar belakang perubahan manajemen di tubuh PT PLN (Persero). Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Rabu (14/10/2026) menetapkan Suroso Isnandar sebagai direktur utama yang baru, menggantikan Darmawan Prasodjo. Keputusan ini diambil dua hari setelah pemadaman listrik Batam yang berlangsung selama dua hari.

Danantara Indonesia, selaku pemegang saham, membuka suara terkait pergantian tersebut. Chief Operating Officer Danantara Indonesia, Dony Oskaria, menyatakan bahwa penyegaran manajemen PLN merupakan bagian dari upaya meningkatkan keandalan pasokan listrik dan kualitas pelayanan. “Atas nama Danantara Indonesia, kami menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan PLN Batam atas ketidaknyamanan akibat gangguan pasokan listrik pada 12 Oktober 2026. Kami memahami kesulitan yang dirasakan masyarakat dan dunia usaha,” kata Dony dalam keterangan yang diterima pada Kamis (15/10/2026).

Dony menegaskan bahwa kebutuhan pelanggan menjadi perhatian utama Danantara. Pihaknya berkomitmen mendukung PLN Batam dalam memberikan pelayanan yang semakin baik. “Pelayanan kepada masyarakat menjadi prioritas kami dalam penguatan PLN Group. Melalui penyegaran manajemen ini, kami ingin memastikan masyarakat dapat merasakan peningkatan kualitas layanan, mulai dari keandalan pasokan hingga respons terhadap kebutuhan pelanggan,” tandasnya.

Danantara Indonesia akan mengambil langkah penguatan perusahaan untuk meningkatkan keandalan pasokan listrik, kualitas pelayanan, serta respons terhadap kebutuhan pelanggan. Pergantian Dirut PLN dari Darmawan Prasodjo kepada Suroso Isnandar diharapkan dapat memperkuat kinerja PLN Group secara keseluruhan. Meskipun demikian, Danantara tidak secara eksplisit menyatakan bahwa pergantian tersebut disebabkan oleh pemadaman listrik Batam.

Baca juga:
KPK Tuntaskan Verifikasi Laporan Gratifikasi Menhut Raja Juli, Kasus Pencegahan Ditutup

Dony juga menekankan pentingnya peran PLN Batam dalam mendukung perekonomian kawasan. “Kami melihat peluang bagi PLN Batam untuk terus tumbuh bersama masyarakat dan dunia usaha. Melalui pengembangan kapasitas perusahaan dan peningkatan kualitas layanan, kami ingin PLN Batam semakin berperan dalam mendukung kebutuhan pelanggan serta kemajuan kawasan,” ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, proses pemulihan listrik di Pulau Bintan terus berlangsung. PLN memastikan akan segera menormalisasi penyulang yang masih padam di PT BIIE Lobam. Sementara itu, pemadaman terjadwal di Bali dijadwalkan selesai sesuai dengan waktu yang telah ditentukan. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan mengikuti informasi resmi dari PLN terkait perkembangan pasokan listrik di wilayah masing-masing.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *