Sorothari – 18 Oktober 2026 | Google secara resmi meluncurkan Gemini 4 Argon, model kecerdasan buatan terbaru yang diklaim sebagai “era baru kecerdasan frontier,” pada 13 Oktober 2026 setelah melalui uji coba terbatas selama dua pekan. Model ini kini tersedia untuk pengembang, pelanggan Google Cloud, dan pelanggan berbayar melalui Google AI Studio, Gemini API, Google Antigravity, serta aplikasi Gemini dan AI Mode di Google Search. Peluncuran ini menandai langkah agresif Google dalam persaingan model AI frontier melawan OpenAI dan Anthropic.
Gemini 4 Argon membawa peningkatan signifikan pada kapasitas token. Model ini memiliki batas input dan output terpadu sebesar 1.048.576 token, atau sekitar 1 juta token, yang mencakup teks masukan, langkah “berpikir” internal, pemanggilan fungsi, dan keluaran akhir. Angka ini melonjak hampir 16 kali lipat dari batas output sebelumnya yang hanya 64.000 token. Pengembang juga dapat meminta mode long-decode yang memungkinkan hingga 1 juta token output, berguna untuk menghasilkan dokumen panjang, basis kode besar, atau rencana multi-langkah dalam satu permintaan.
Baca juga:Google mengklaim Gemini 4 Argon unggul dalam berbagai bidang seperti pengembangan perangkat lunak, keamanan siber, ilmu pengetahuan, keuangan, dan hukum. Model ini dikatakan mampu mengalahkan pesaing seperti GPT-6 Astra, Claude Fable 5.1, dan Claude Opus 5.5 dalam beberapa pengujian. Google juga menyoroti kemampuan Argon dalam menangani tugas kompleks berdurasi panjang; contohnya, model ini dapat memangkas beban pemrosesan komentar YouTube hingga setengahnya. Selain itu, Argon digunakan untuk menemukan dan menambal celah keamanan serta memperbaiki bug yang tidak terdeteksi. Alphabet mengungkapkan bahwa perangkat lunak simulasi penerbangan Wing, perusahaan pengiriman drone, menemukan bug yang sudah bertahun-tahun tidak terlihat berkat Gemini 4.
Peluncuran Gemini 4 Argon mengikuti jalur bertahap. Google mengumumkan model ini pada 30 September 2026 dan langsung menyalurkan akses melalui Fairwind Program, sebuah inisiatif yang memberikan akses awal kepada pertahanan siber terpercaya, termasuk instansi pemerintah, operator infrastruktur kritis, dan perusahaan keamanan siber terverifikasi. Dua pekan kemudian, tepatnya 13 Oktober 2026, akses dibuka untuk publik. Pelanggan Google AI Ultra mendapatkan Argon di Google Antigravity, sementara pelanggan Google AI Ultra dan Google AI Pro dapat mengaksesnya melalui aplikasi Gemini dan AI Mode di Search. Model ini tidak tersedia untuk pengguna gratis, sebuah keputusan yang menempatkan model tercanggih di balik paywall.
Baca juga:Dari sisi harga, Gemini 4 Argon dipatok US$2 per 1 juta token input dan US$10 per 1 juta token output selama masa peluncuran. Namun, harga tersebut akan berlipat ganda pada akhir November 2026. Meski demikian, Google menargetkan tetap lebih murah dibandingkan pesaingnya. Model ini memiliki ID resmi gemini-4-argon tanpa label “preview”, menandakan bahwa Google menganggapnya sebagai model siap produksi, bukan eksperimen.
Dalam uji coba terpisah, empat agen Gemini 4 Argon berhasil menuntaskan game Minecraft secara otonom dalam waktu 27 jam 14 menit dengan 605 kali kematian. Eksperimen yang dilakukan peneliti Google DeepMind ini merupakan yang pertama kali agen AI menyelesaikan Minecraft dari awal hingga akhir tanpa campur tangan manusia. Keempat agen tersebut, yang diberi nama gyldenia, janesick, auratian, dan bulicame, berkomunikasi hanya melalui obrolan dalam game dan menulis kode sendiri untuk mengendalikan karakter. Seorang agen pengawas bernama Observer bertugas memverifikasi kemajuan dan mendeteksi kecurangan. Peneliti menyebut pencapaian ini sebagai tonggak penting dalam kemampuan AI menangani tugas jangka panjang secara mandiri.
Baca juga:Dengan peluncuran Gemini 4 Argon, Google semakin memperkuat posisinya di pasar AI enterprise. Model ini diharapkan dapat mempercepat adopsi AI di berbagai industri, mulai dari pengembangan perangkat lunak hingga riset ilmiah. Meskipun demikian, belum ada keterangan resmi mengenai ketersediaan untuk pengguna gratis atau rencana perluasan akses di masa depan. Industri menantikan dampak lebih lanjut dari kehadiran model ini terhadap lanskap AI global.












