Sorothari – 19 Oktober 2026 | Keberadaan agen perlinsos atau Agen Perlindungan Sosial semakin menjadi sorotan menjelang pendataan penerima bantuan sosial (bansos) tahun 2027. Perorangan yang bertugas membantu dan mendampingi masyarakat di lingkungan sekitarnya ini menjadi ujung tombak untuk memastikan warga miskin dan rentan terdata dalam sistem Perlinsos Digital yang dikelola Kementerian Sosial (Kemensos). Program ini pun menjadi agenda prioritas yang berada di bawah koordinasi langsung Kemensos RI.
Selama ini, peran pendampingan masyarakat dalam mengakses bansos dijalankan oleh pihak dinas sosial, pengurus RT/RW, pendamping sosial, perangkat desa, serta Aparatur Sipil Negara (ASN) setempat. Kini, masyarakat umum diberi kesempatan untuk mendaftar sebagai Kawan Perlinsos secara sukarela melalui tautan resmi Kemensos. Portal Perlinsos sendiri merupakan platform digital resmi yang memudahkan masyarakat mengelola status penerimaan bantuan sosial secara mandiri, mulai dari mengusulkan diri atau keluarga sebagai calon penerima, mengecek status kelayakan, melihat alasan penolakan, hingga mengajukan sanggahan data jika informasi tidak sesuai dengan kondisi riil di lapangan.
Baca juga:Peran Strategis Agen Perlinsos di Lapangan
Sejumlah daerah telah bergerak cepat menjemput bola. Pemerintah Kabupaten Toba, misalnya, melalui Dinas Sosial dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) akan menggelar pelayanan keliling aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) dan pendaftaran agen Perlinsos pada 19-28 Oktober 2026 di 16 kecamatan se-Kabupaten Toba. Kegiatan ini merupakan bagian dari Gerakan Nasional Peduli Tetangga (GNPT).
Kepala Disdukcapil Toba, Hendra Butarbutar, mengatakan seluruh agen Perlinsos yang telah ditunjuk diminta hadir pada pelaksanaan di kecamatan masing-masing. Agen yang ditunjuk meliputi ASN, bidan desa, pegawai puskesmas, kepala desa/lurah, perangkat desa, guru SD/SMP, Karang Taruna, IPSM, dan Taruna Siaga Bencana (Tagana). “Nantinya mereka yang telah ditunjuk untuk mengaktifkan IKD dan mendaftar menjadi agen Perlinsos di tempat pelayanan di kecamatan masing-masing. Bagi yang telah memiliki IKD dapat mendaftar melalui portal agent-perlinsos.kemensos.go.id,” ujar Hendra, Sabtu (17/10/2026).
Menurut Hendra, melalui agen Perlinsos, penjangkauan masyarakat kurang mampu dalam mendapatkan bantuan sosial diharapkan lebih maksimal. Warga yang terlewat atau belum terdaftar secara digital dapat terdata. “Agen Perlinsos nantinya dapat membantu masyarakat yang memiliki keterbatasan literasi digital, belum memiliki kelengkapan dokumen kependudukan, serta belum mampu memperbaiki akurasi data DTSEN, padahal mereka merupakan warga rentan dan miskin,” tuturnya.
Di Semarang, proses verifikasi data calon penerima bansos 2027 melalui portal Perlinsos juga dirasakan lebih ringkas. Warga Kelurahan Wonodri Sendang RW 5, Semarang Selatan, Ika Ayu, mengaku proses verifikasi untuk pendataan 2027 lebih sederhana. Ia dan sekitar 10 warga di lingkungannya dikumpulkan oleh pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) untuk diberi arahan dan didaftarkan pada portal Perlinsos. “Kan sudah digital. Canggih. Jadi tidak perlu kita ke kelurahan atau ke Dinsos. Sekarang dengan handphone tinggal masukin NIK dan nomor listrik, sudah bisa langsung daftar,” ujarnya, di Balai Rukun Warga, seperti dilaporkan laman Pemprov Jateng, Sabtu (17/10/2026).
Baca juga:Ika berharap pendataan melalui Perlinsos mampu membersihkan data penerima yang tidak layak. Ia sendiri telah menerima bansos PKH yang digunakan untuk keperluan sekolah anak-anaknya. “Harapannya bantuannya tidak salah sasaran saja. Kasihan yang kurang mampu, malah yang dapat yang punya mobil dan rumah,” urainya. Warga lain, Siti Aminah, mengaku proses verifikasi melalui Perlinsos yang dijalaninya berlangsung sekitar lima menit. Ia merupakan penerima PKH yang memiliki tiga anak, dua di antaranya bersekolah di SMK dan satu di SD. “Kalau sudah mampu, tidak mendapat bantuan juga tidak apa-apa. Sekarang masih membutuhkan, jadi masih berharap,” ujarnya.
Verifikasi Kilat dan Tugas Fasilitator
Ketua Tim PKH Kota Semarang, Aldo Fitra Romansyah, menjelaskan proses verifikasi melalui Perlinsos relatif sederhana. Agen cukup melakukan pemindaian wajah, memasukkan nomor induk kependudukan (NIK), serta mengisi identitas pelanggan listrik untuk mengetahui hasil pemeriksaan data. “Dengan Perlinsos, kita cukup melakukan pemindaian wajah, memasukkan NIK warga, dan mengisi ID pelanggan PLN. Hasilnya bisa langsung diketahui, apakah warga dinyatakan layak menerima bansos atau tidak,” ujarnya.
Meski demikian, agen Perlinsos berkedudukan sebagai fasilitator pendampingan dan bukan penentu kelayakan seseorang sebagai penerima bansos. Pemerintah tetap melakukan verifikasi, pemadanan data, dan penilaian kelayakan sesuai kriteria setiap program. Pendaftaran melalui portal tidak otomatis membuat seseorang memperoleh bantuan. Data yang dihimpun melalui Perlinsos Digital akan digunakan sebagai salah satu dasar penyaluran bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) mulai awal 2027.
Syarat untuk menjadi agen Perlinsos cukup sederhana, yakni Warga Negara Indonesia (WNI) yang telah memiliki KTP elektronik (e-KTP) serta berkeinginan membantu warga sekitar. Pendaftaran dilakukan secara online melalui portal resmi Kemensos. Setelah resmi terdaftar, agen dapat langsung membantu menemukan serta mendampingi masyarakat miskin, warga rentan, dan penyandang disabilitas di lingkungan sekitar agar terdata dalam portal Perlinsos. Bagi masyarakat yang telah memiliki IKD, pendaftaran agen dapat dilakukan melalui portal agent-perlinsos.kemensos.go.id, sementara pendaftaran calon penerima dan pengecekan status dapat diakses melalui perlinsos.kemensos.go.id.
Baca juga:Sementara itu, penyaluran BPNT tahap 4 untuk periode Oktober-Desember 2026 tetap berjalan sesuai jadwal masing-masing daerah. Besaran bantuan reguler BPNT mencapai Rp200.000 per bulan, sehingga penerima memperoleh Rp600.000 untuk satu tahap yang disalurkan setiap tiga bulan. Namun, nilai yang masuk ke rekening dapat berbeda sesuai mekanisme penyaluran, dan dalam sejumlah kasus pencairan untuk periode dua bulan dapat mencapai Rp400.000. Jadwal penyaluran BPNT sepanjang 2026 meliputi Tahap 1 (Januari-Maret), Tahap 2 (April-Juni), Tahap 3 (Juli-September), dan Tahap 4 (Oktober-Desember). Tanggal pencairan dapat berbeda di setiap daerah dan bank penyalur.
Masyarakat disarankan memantau informasi resmi melalui kanal Kementerian Sosial dan tidak langsung mempercayai kabar tanggal pencairan dari sumber tidak resmi. Dengan peran agen perlinsos yang semakin masif, diharapkan penjangkauan warga kurang mampu dapat lebih maksimal dan data penerima bantuan semakin akurat menjelang tahun 2027.












