Sorothari – 19 Oktober 2026 | San Diego FC harus puas berbagi angka dengan LA Galaxy setelah bermain imbang 2-2 dalam laga lanjutan MLS 2026 di Dignity Health Sports Park, Carson, Sabtu malam waktu setempat. Empat gol tercipta di babak pertama, dengan Gabriel Pirani menjadi penyelamat San Diego FC lewat gol penyama kedudukan pada menit ke-39.
Hasil ini membuat San Diego FC (8-12-10) belum meraih kemenangan dalam delapan pertandingan terakhir, dengan catatan empat kali kalah dan empat kali imbang. Terakhir kali mereka menang adalah saat mengalahkan Galaxy 3-1 di kandang pada akhir Agustus. Sementara itu, Galaxy (10-11-10) mengumpulkan 40 poin dan tetap berada di posisi kedelapan klasemen Wilayah Barat, salah satu dari dua slot play-in.
Baca juga:Pertandingan berjalan sengit sejak awal. Galaxy membuka keunggulan pada menit keempat melalui João Klauss setelah memanfaatkan umpan Sergi Roberto. Gol itu menjadi gol kesembilan Klauss dalam 14 penampilan musim ini. Namun, keunggulan tuan rumah hanya bertahan enam menit. Anders Dreyer menyamakan kedudukan pada menit ke-10 lewat eksekusi penalti, setelah Cédric Bakambu dilanggar oleh kiper Galaxy, JT Marcinkowski. Gol tersebut merupakan gol ke-13 Dreyer musim ini.
Galaxy kembali memimpin pada menit ke-17. Erik Thommy mencetak gol keduanya musim ini berkat assist dari Harbor Miller dan Marco Reus. Keunggulan itu juga tidak bertahan lama. Gabriel Pirani mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-39, memanfaatkan ruang di sisi kiri pertahanan Galaxy sebelum melepaskan tembakan yang tidak mampu dihentikan Marcinkowski. Gol itu menjadi gol keempat Pirani dalam 10 pertandingan musim ini.
Babak kedua berjalan lebih tenang dibandingkan babak pertama yang hingar-bingar. Galaxy mencoba menekan di akhir pertandingan melalui beberapa peluang bola mati, termasuk sepak pojok dan tendangan bebas Marco Reus dari jarak sekitar 30 yard yang masih melebar. Namun, San Diego FC mampu menjaga pertahanan mereka dan mengamankan satu poin.
Pelatih Galaxy, Greg Vanney, mengaku timnya sebenarnya mengincar enam poin dari dua laga kandang terakhir. Meski demikian, ia menilai satu poin tetap berharga karena posisi timnya di klasemen semakin aman. “Saya pikir kami tentu ingin meraih enam poin dari dua pertandingan kandang ini. Melihat hasil di seluruh liga, bagi saya, ketika kami memasuki 5-10 menit terakhir, tujuan saya adalah memastikan kami setidaknya meraih satu poin karena poin itu membuat kami unggul empat poin dari beberapa tim dan tujuh poin dari yang lain,” ujar Vanney. “Itu poin yang sangat besar. Artinya tim lain butuh dua pertandingan untuk mengejar kami.”
Baca juga:Gelandang Galaxy, Erik Thommy, juga mengakui bahwa babak pertama berjalan sangat intens. “Babak pertama cukup hiruk-pikuk, babak kedua lebih tenang, kami mencoba menemukan eksekusi dan serangan balik. Pada akhirnya, kami akan menerima poin ini,” katanya.
Kiper Galaxy, JT Marcinkowski, tampil cukup sibuk dengan mencatatkan lima penyelamatan. Sementara itu, kiper San Diego FC, Pablo Sisniega, yang melakukan start keduanya musim ini, mencatatkan tujuh penyelamatan. Statistik pertandingan menunjukkan San Diego FC melepaskan lebih banyak tembakan, tetapi Galaxy lebih efektif dalam memanfaatkan peluang.
Hasil ini memperpanjang tren positif Galaxy sejak awal September dengan catatan empat kemenangan, dua imbang, dan dua kekalahan. Mereka kini hanya terpaut dua poin dari Seattle Sounders di posisi ketujuh dan unggul empat poin dari Real Salt Lake di posisi kesepuluh, yang akan menjadi lawan mereka di laga terakhir musim reguler pada 7 November mendatang.
Di sisi lain, San Diego FC masih tertahan di papan bawah klasemen. Meski demikian, penampilan Pirani menjadi sorotan. Gelandang asal Brasil itu tidak hanya mencetak gol, tetapi juga melepaskan tiga tembakan sepanjang pertandingan. Pelatih San Diego FC, Michael Anthony Varas, menurunkan formasi 4-3-3 dengan Pirani sebagai motor serangan bersama Anders Dreyer, Cédric Bakambu, dan Elias Achouri.
Baca juga:Selanjutnya, San Diego FC akan menjamu Seattle Sounders pada Sabtu mendatang, sementara Galaxy akan bertandang ke markas Los Angeles FC pada 26 Oktober. Laga El Tráfico tersebut akan menjadi kesempatan bagi Galaxy untuk memperkokoh posisi mereka di zona play-in, sekaligus membalas kekalahan dari San Diego FC di pertemuan terakhir.












