Windows 11 26H2 Resmi Dirilis, Bawa Peningkatan Performa dan Fitur Baru

Windows 11 26H2 Resmi Dirilis, Bawa Peningkatan Performa dan Fitur Baru
Windows 11 26H2 Resmi Dirilis, Bawa Peningkatan Performa dan Fitur Baru

Sorothari – 06 Oktober 2026 | Microsoft secara resmi meluncurkan pembaruan tahunan Windows 11 versi 26H2, yang juga dikenal sebagai Windows 11 2026 Update, pada 29 September 2026. Pembaruan ini menghadirkan sejumlah penyempurnaan pada antarmuka, keamanan, serta peningkatan performa yang signifikan, terutama dalam hal efisiensi memori.

Salah satu perubahan yang paling mencolok adalah fleksibilitas Taskbar. Pengguna kini dapat memindahkan Taskbar ke bagian bawah, atas, kiri, atau kanan layar sesuai preferensi. Opsi ini dapat diakses melalui menu Settings > Personalization > Taskbar > Taskbar behaviors. Selain itu, ukuran Taskbar juga dapat diperkecil untuk menghemat ruang layar.

Baca juga:
Dinamika Akuisisi EA dan Perombakan Manajemen Savvy Games Group Warnai Industri Game Global

Start Menu juga mendapat pembaruan dengan pilihan ukuran dan tampilan yang lebih fleksibel. Sementara itu, Windows Search ditingkatkan kemampuannya dalam menangani kesalahan pengetikan serta memberikan informasi yang lebih jelas mengenai jenis hasil pencarian. File Explorer juga mengalami peningkatan responsivitas dan dilengkapi dengan fitur berbasis kecerdasan buatan (AI).

Peningkatan Performa dan Efisiensi Memori

Salah satu aspek yang paling menarik perhatian adalah klaim mengenai peningkatan efisiensi memori. Menurut laporan dari Windows Latest, pengujian awal menunjukkan bahwa penggunaan memori dasar Windows dapat berkurang hingga 2 GB setelah pembaruan. Seorang pengguna di Reddit melaporkan bahwa penggunaan memori mereka turun sebesar 2 GB setelah melakukan reboot. Pengguna lain juga mengonfirmasi adanya pengurangan penggunaan RAM.

Windows Latest melakukan pengujian lebih lanjut dengan menjalankan sejumlah aplikasi untuk mendorong penggunaan memori, dan hasilnya menunjukkan bahwa penggunaan memori tetap lebih rendah dari biasanya. Hal ini mengindikasikan bahwa Microsoft telah melakukan penyesuaian di balik layar untuk meningkatkan efisiensi memori.

Kepala divisi Windows, Pavan Davuluri, dalam sebuah episode podcast Windows Insider bulan Mei lalu, menyatakan bahwa tim Windows memiliki upaya yang jelas untuk mendorong pemanfaatan memori yang lebih baik. “Kami juga akan melakukan pekerjaan terkait efisiensi kerangka kerja yang berjalan di atas Windows. Baik aplikasi maupun sistem operasi akan menjadi lebih efisien di dalam perangkat,” ujar Davuluri. Ia menambahkan bahwa pihaknya memiliki pekerjaan terkait kompresi memori dan memastikan platform lebih efisien.

Baca juga:
Menjelang Peluncuran, Bocoran dan Ancaman Kebocoran GTA 6 Makin Memanas

Fitur AI dan Keamanan

Windows 11 26H2 juga semakin mengintegrasikan kecerdasan buatan. Pada perangkat yang memiliki Neural Processing Unit (NPU), Task Manager kini dapat menampilkan penggunaan NPU dan memori khusus NPU, sehingga pengguna dapat memantau beban kerja AI. Di File Explorer, Microsoft menghadirkan AI actions untuk penyuntingan gambar dan perangkuman dokumen melalui Copilot. Namun, beberapa fitur ini bergantung pada dukungan perangkat, akun, dan layanan Microsoft 365 atau Copilot.

Dari sisi keamanan, pembaruan ini membawa penguatan pada Smart App Control, perlindungan administrator, serta perubahan pada mekanisme kepercayaan terhadap driver pihak ketiga. Microsoft juga menambahkan dukungan API untuk algoritma kriptografi pascakuantum tertentu.

Metode Pembaruan yang Lebih Mudah

Microsoft juga mempermudah proses pembaruan ke Windows 11 26H2. Perusahaan menambahkan Windows 11 Installation Assistant 26H2 ke Pusat Unduhan Microsoft. Alat ini dirancang untuk menyederhanakan proses upgrade. Pengguna cukup menjalankan aplikasi, menyetujui persyaratan lisensi, dan membiarkan alat tersebut mengunduh berkas Windows 11 terbaru serta menjalankan proses upgrade. Keunggulannya, data pengguna, aplikasi yang terpasang, file pribadi, dan pengaturan Windows akan tetap dipertahankan.

Selain Installation Assistant, Microsoft juga menyediakan paket pengaktifan KB5121794 untuk PC yang sudah menjalankan rilis Windows 11 yang didukung. Metode ini dapat mengalihkan sistem ke Windows 11 26H2 tanpa instalasi ulang penuh. Pengguna juga dapat mengunduh file ISO resmi untuk membuat USB installer, melakukan instalasi bersih, atau memperbaiki instalasi yang bermasalah. Media Creation Tool juga masih tersedia bagi yang lebih memilih metode konvensional.

Baca juga:
Harga iPhone 18 Pro Naik 10 Persen, Apple Pangkas Pesanan Komponen

Dengan berbagai pembaruan dan peningkatan ini, Windows 11 26H2 menawarkan pengalaman yang lebih responsif, efisien, dan aman bagi para penggunanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *