Dani Olmo Buka Suara soal Tawaran Kroasia, Spanyol Siap Ladeni Tuan Rumah di Nations League

Dani Olmo Buka Suara soal Tawaran Kroasia, Spanyol Siap Ladeni Tuan Rumah di Nations League
Dani Olmo Buka Suara soal Tawaran Kroasia, Spanyol Siap Ladeni Tuan Rumah di Nations League

Sorothari – 06 Oktober 2026 | Gelandang serang Barcelona, Dani Olmo, angkat bicara mengenai tawaran yang pernah ia terima dari Federasi Sepak Bola Kroasia (HNS) untuk berganti kewarganegaraan sepak bola. Penolakan terhadap pendekatan tersebut ia ambil demi mewujudkan ambisi masa kecilnya membela timnas Spanyol. Pengakuan ini disampaikan Olmo saat ia dan skuad La Roja bersiap menghadapi Kroasia dalam lanjutan UEFA Nations League A di Stadion Poljud, Split, pada 6 Oktober 2026.

Olmo mengungkapkan bahwa pihak HNS sempat menjajaki kemungkinan menaturalisasi dirinya menjelang Piala Dunia 2018. Saat itu, performa impresifnya bersama Dinamo Zagreb selama enam musim membuat federasi kepincut. Namun, meski tawaran tersebut bisa menjadi jalan pintas menuju pentas internasional, Olmo memilih bersabar dan menunggu panggilan dari negara kelahirannya. Ia akhirnya menjalani debut senior bersama Spanyol pada November 2019 saat melawan Malta.

Baca juga:
Persaingan Ketat Deportivo Pasto Menghadapi Deportivo Pereira di Liga Primera A

“Mereka memberitahu saya soal itu. Saya sangat berterima kasih, tetapi impian saya adalah dan selalu untuk bermain bagi tim nasional saya. Untungnya, saya bisa mewujudkannya. Saya telah memenangi apa yang ingin dimenangi setiap pesepakbola: Piala Eropa, Piala Dunia, Nations League…” ujar Olmo kepada media di Split, seperti dikutip dari Goal.

Keputusan Olmo untuk tetap setia pada Spanyol tidak mengurangi rasa hormat yang ia terima di Kroasia. Ia menghabiskan enam musim yang berpengaruh di Zagreb, bergabung dari akademi La Masia Barcelona pada usia 16 tahun. Selama membela Dinamo, ia mencatatkan 34 gol dalam 124 penampilan dan fasih berbahasa setempat, menunjukkan ikatan mendalam yang terjalin. Kini, ia menjadi pilar penting dalam keberhasilan Spanyol menjuarai Euro 2024 dan Piala Dunia 2026.

Pertandingan melawan Kroasia menjadi ujian berat bagi kedua tim. Spanyol datang dengan rekor tak terkalahkan dalam 41 pertandingan, memenangi 10 laga terakhirnya. Mereka nyaman di puncak Grup A3 dengan tiga kemenangan dari tiga laga, termasuk kemenangan 3-1 atas Republik Ceko pada pertemuan sebelumnya. Gol dari Lamine Yamal, Rodri, dan Mikel Merino memastikan tiga poin bagi La Roja.

Di sisi lain, Kroasia tengah dalam tekanan setelah kekalahan telak 7-0 dari Inggris, yang menjadi kekalahan terburuk mereka sepanjang sejarah di laga internasional putra. Tim asuhan Slaven Bilic kini berada di posisi ketiga grup. Kekalahan 4-1 dari Spanyol pada pertemuan pertama juga menjadi catatan yang harus dibayar tuntas.

Baca juga:
Red Bull New York Rekrut David Ruiz dari Inter Miami di Penutupan Bursa Transfer MLS

Ivan Fresneda, Pemain Sporting CP Ketiga yang Perkuat Spanyol

Dalam skuad Spanyol saat ini, terdapat nama Ivan Fresneda, bek kanan Sporting CP yang baru saja menjalani debut bersama timnas senior. Fresneda tampil sebagai starter penuh saat Spanyol menang 3-1 atas Republik Ceko pada 3 Oktober 2026. Ia menjadi pemain Sporting CP ketiga yang membela La Roja setelah Pedro Porro dan Pablo Sarabia.

Fresneda, yang lahir pada 28 September 2004, merupakan produk akademi Real Madrid dan direkrut dari Real Valladolid pada awal musim 2023/2024. Ia baru menjadi pemain utama Sporting pada musim 2025/2026 dan konsisten pada musim berikutnya hingga mendapat panggilan timnas. Pedro Porro menjadi pemain Sporting pertama yang membela Spanyol pada Maret 2021, sementara Pablo Sarabia mengoleksi 13 caps selama masa peminjamannya di klub Portugal tersebut.

Tradisi Castells dan Bencana Banjir di Spanyol

Di luar sepak bola, Spanyol juga menjadi sorotan karena tradisi dan bencana alam. Pada 4 Oktober 2026, ribuan orang memadati Tarraco Arena di Tarragona untuk menyaksikan kompetisi menara manusia atau castells, yang telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda UNESCO sejak 2010. Kompetisi ke-30 ini diikuti 12 kelompok casteller, dengan anak-anak memanjat hingga puncak untuk “memahkotai” menara.

Sementara itu, banjir bandang melanda wilayah Madrigueras, Castile-La Mancha, pada hari yang sama. Curah hujan mencapai 142 liter per meter persegi dalam waktu sekitar dua setengah jam. Pemerintah daerah melaporkan satu korban jiwa, seorang lansia berusia 102 tahun yang ditemukan di dalam rumahnya. Warga terdampak mulai membersihkan sisa-sisa banjir dan membuang barang-barang yang rusak.

Baca juga:
Marc Marquez Ungkap Alasan MotoGP Tak Lagi Senikmat Dulu: Terlalu Bergantung pada Aerodinamika

Kembali ke dunia olahraga, laga Kroasia vs Spanyol diprediksi berlangsung sengit. Spanyol diunggulkan berkat performa impresif, namun Kroasia akan berusaha bangkit di hadapan pendukung sendiri. Hasil pertandingan ini akan sangat menentukan nasib kedua tim menjelang jeda internasional November mendatang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *