Carrick Buka Suara soal Rencana Transfer Januari Usai Ledakan Lisandro Martínez

Carrick Buka Suara soal Rencana Transfer Januari Usai Ledakan Lisandro Martínez
Carrick Buka Suara soal Rencana Transfer Januari Usai Ledakan Lisandro Martínez

Sorothari – 17 Oktober 2026 | Manajer Manchester United, Michael Carrick, akhirnya angkat bicara mengenai rencana klub di bursa transfer Januari menyusul ledakan kritik yang dilontarkan bek Lisandro Martínez terhadap manajemen. Pemain asal Argentina itu sebelumnya mengungkapkan kekecewaannya secara terbuka setelah United menelan kekalahan 0-2 dari Atletico Madrid di Liga Champions, Selasa (13/10). Kritik tersebut memicu gejolak di ruang ganti dan menjadi sorotan publik.

Dalam laga yang digelar di Stadion Metropolitano, Madrid, gol Pablo Barrios dan Ademola Lookman membuat United menelan kekalahan ketiga dalam lima pertandingan terakhir. Kekalahan itu membuat tekanan terhadap Carrick semakin besar. Martínez yang kecewa dengan hasil tersebut melontarkan kritik pedas kepada Direktur Sepak Bola Jason Wilcox karena dinilai kurang berinvestasi dalam memperkuat skuad.

Baca juga:
Gianni Infantino Hadapi Tekanan Reformasi dan Kucuran Dana Rp391 Miliar untuk PSSI

Dua hari berselang, Martínez menyampaikan permintaan maaf dan mengakui kesalahannya. Ia kemudian menggelar pertemuan dengan manajemen klub, termasuk Wilcox, CEO Omar Berrada, dan Carrick, untuk membahas permasalahan tersebut. Meski demikian, Carrick menegaskan bahwa insiden itu sudah selesai dan fokus kini beralih ke pertandingan berikutnya.

“Martínez telah membuat pernyataan dan menyadari kesalahannya. Bagi kami, itu sudah cukup untuk menutup masalah ini. Pengakuannya sudah cukup bagi kami semua untuk melanjutkan,” ujar Carrick dalam konferensi pers menjelang laga melawan Leeds United, Jumat (16/10).

Carrick juga mengisyaratkan bahwa klub akan bergerak di bursa transfer Januari. “Ketika jendela transfer berikutnya tiba, Anda ingin merencanakan dan memanfaatkannya sebaik mungkin. Apa pun bentuknya nanti, kami belum tahu pasti. Tapi jelas ada peluang karena jendela transfer akan dibuka. Kami pasti akan melihatnya dan berusaha menjadi lebih kuat,” kata Carrick kepada Sky Sports.

Meski begitu, Carrick enggan menanggapi komentar dari pihak luar, termasuk kritik dari legenda klub Wayne Rooney yang menilai Martínez tidak menghormati rekan setim dan berpotensi merusak keharmonisan ruang ganti. “Banyak orang berbicara, pemain profesional maupun mantan pemain, tapi itu tidak berarti mereka tahu apa yang terjadi di sini. Para pemain sepenuhnya percaya kepada saya. Apa yang dikatakan orang luar belum tentu benar. Saya mengatakan yang sebenarnya,” tegasnya.

Baca juga:
Cruz Azul: Ketajaman Terjaga, Pertahanan Jebol

Carrick bahkan mengklaim suasana tim sedang positif. “Latihan hari ini luar biasa, mungkin yang terbaik yang saya lihat dalam waktu lama. Semangat tim tidak terpengaruh. Saya pastikan kami dalam kondisi yang baik,” tambahnya.

Kritik Martínez sendiri mendapat perhatian dari mantan kapten United, Roy Keane. Dalam komentarnya, Keane menyoroti sikap kapten tim Bruno Fernandes dan Harry Maguire yang dianggap tidak cukup berani menegur Martínez. “Bruno, Maguire… mereka mungkin sibuk membuat podcast, saya tidak bisa membayangkan mereka menegurnya. Bahasa tubuh Bruno, dia sepertinya tidak senang. Mereka tidak membuat gentar siapa pun,” ujar Keane seperti dikutip dari Manchester Evening News.

Keane juga menyinggung kondisi Maguire yang tidak masuk skuad Timnas Inggris. Menurutnya, Maguire seharusnya menggunakan situasi itu sebagai motivasi untuk bekerja lebih keras, bukan malah sibuk dengan kegiatan di luar sepak bola. “Ini mencerminkan kondisi Manchester United dan ruang ganti. Maguire tidak dipanggil ke skuad Inggris – dia sangat kesal. Alih-alih bekerja keras selama musim panas, ‘Saya akan pergi ke New York dan membuat podcast selama beberapa minggu’,” tambah Keane.

Lebih lanjut, Keane menilai para pemain United terlalu fokus pada pekerjaan sampingan alih-alih membantu klub bersaing di level tertinggi. “Itulah pola pikir pemain Man United, saya akan mengambil pekerjaan-pekerjaan sampingan ini alih-alih membuat Man United bersaing di level tertinggi,” ujarnya. Ia bahkan mengaku lebih kecewa kepada Maguire dan Bruno dibandingkan Martínez karena keduanya dinilai memilih mengungkapkan perasaan melalui podcast.

Baca juga:
Persib Bandung Siap Tempur di Shopee Cup 2026/2027, Hadapi Port FC di Laga Perdana

Di sisi lain, dampak dari kritik Martínez juga dirasakan oleh para pasangan pemain. Menurut laporan, acara makan malam grup di sebuah restoran Italia di Greater Manchester yang direncanakan para WAGs (istri dan pacar pemain) terpaksa dibatalkan. Pembatalan itu dilakukan untuk menghindari sorotan lebih lanjut setelah kontroversi yang dipicu Martínez. Sumber menyebutkan bahwa beberapa pasangan pemain tidak senang dengan implikasi bahwa ada anggota skuad yang tidak cukup baik.

Kontroversi ini juga diprediksi akan menjadi salah satu momen penting dalam serial dokumenter All or Nothing: Manchester United yang diproduksi Amazon Prime untuk musim 2026/27. Kru produksi disebut tengah merekam saat Martínez melontarkan kritik tersebut, sehingga insiden itu kemungkinan besar akan menjadi bagian dari alur cerita. Serial ini dijadwalkan tayang dan akan menyoroti perjalanan klub selama musim yang penuh gejolak.

Hingga saat ini, Martínez masih masuk dalam skuad untuk pertandingan melawan Leeds United pada Minggu (18/10) di Liga Premier. Carrick menyatakan bahwa pemain berusia 28 tahun itu memiliki peluang untuk tampil sejak awal. Sementara itu, manajemen United belum memberikan pernyataan resmi terkait rencana transfer Januari. Namun, pernyataan Carrick menjadi sinyal bahwa klub akan berusaha memperkuat tim demi mengatasi performa buruk yang telah membuat mereka tertinggal di klasemen.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *