Ronaldo Tuding Pelatih Portugal Ingkar Janji, Akui Kesalahan Tinggalkan Kamp Latihan

Ronaldo Tuding Pelatih Portugal Ingkar Janji, Akui Kesalahan Tinggalkan Kamp Latihan
Ronaldo Tuding Pelatih Portugal Ingkar Janji, Akui Kesalahan Tinggalkan Kamp Latihan

Sorothari – 07 Oktober 2026 | Kapten dan pencetak gol terbanyak sepanjang masa tim nasional Portugal, Cristiano Ronaldo, melontarkan tuduhan serius kepada pelatih Jorge Jesus terkait dugaan pengingkaran janji yang memicu kepergiannya dari kamp latihan sebelum laga Portugal vs Norway di ajang Nations League. Dalam pernyataan panjang yang dirilis pada Selasa (6/10/2026), pemain berusia 41 tahun itu mengaku telah meninggalkan kamp latihan tanpa izin dan menyampaikan permintaan maaf kepada rekan setim serta pendukung Portugal.

Insiden ini bermula dari pertandingan Portugal vs Norway yang digelar di Stadion Do Dragao, Porto, pada 4 Oktober 2026. Dalam laga yang berakhir dengan kemenangan 2-1 untuk Portugal, Ronaldo sama sekali tidak dimainkan oleh Jorge Jesus. Menurut Ronaldo, ia dan pelatih sebelumnya telah menyepakati rencana bahwa ia akan absen dalam pertandingan melawan Norway dan Denmark untuk menjaga kebugaran. Namun, pada hari pertandingan melawan Norway, Jesus justru mengatakan bahwa Ronaldo akan bermain selama 30 menit. Ronaldo mengaku telah melakukan pemanasan sejak babak kedua, namun tak kunjung diturunkan hingga pertandingan usai.

Baca juga:
Jorge Martin Akui Marc Marquez Lebih Sulit Dikalahkan Ketimbang Pecco Bagnaia

“Semua orang tahu sisanya. Saya melakukan pemanasan sejak babak kedua, menyaksikan menit-menit berlalu dan tidak dipanggil,” ujar Ronaldo dalam pernyataannya. “Pelatih telah mengingkari janjinya kepada saya.”

Setelah pertandingan, Ronaldo mengaku mengadakan pertemuan dengan Jesus yang juga dihadiri oleh direktur olahraga klubnya, Al Nassr, Simao Coutinho. Dalam pertemuan tersebut, disepakati bahwa Jesus akan memberikan klarifikasi dalam konferensi pers berikutnya. Sebuah dokumen berisi delapan poin disiapkan, yang menyatakan bahwa Ronaldo tidak pernah menuntut waktu bermain, selalu menghormati keputusan pelatih, dan bahwa permintaan Jesus agar Ronaldo melakukan pemanasan tanpa memainkannya adalah sebuah kesalahan.

Namun, menurut Ronaldo, pernyataan yang disampaikan Jesus di depan publik tidak sesuai dengan apa yang telah mereka sepakati secara pribadi. “Itu adalah kedua kalinya dia mengingkari janjinya kepada saya,” tegas Ronaldo. “Saya memutuskan untuk meninggalkan kamp latihan tanpa menunggu janji-janji yang lebih banyak lagi yang mungkin diingkari.”

Baca juga:
Álex Rins Minta Maaf Usai Gesto Kasar ke Marshal MotoGP Indonesia, Akui Terima Ancaman Pembunuhan

Ronaldo kemudian menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada rekan setimnya di tim nasional atas keputusan meninggalkan kamp latihan. “Meskipun kepercayaan saya kepada perkataan pelatih telah benar-benar hancur, saya seharusnya tidak melakukannya. Tanggung jawab ini sepenuhnya ada pada saya,” tulisnya. Ia juga meminta maaf kepada pendukung Portugal, namun menegaskan bahwa pengingkaran janji memiliki dampak yang sangat besar baginya. “Saya meminta maaf kepada rakyat Portugal sekali lagi, tetapi sebuah janji yang diingkari, bagi saya, memiliki dampak yang menentukan,” katanya.

Di sisi lain, dalam pertandingan Portugal vs Norway tersebut, terdapat insiden yang mengkhawatirkan bagi klub Manchester City. Penyerang andalan Norway, Erling Haaland, harus keluar lapangan lebih awal setelah terlihat memegangi bagian kakinya pada menit ke-67. Haaland berjalan keluar tanpa bantuan medis, namun kondisi fisiknya menjadi perhatian mengingat jadwal padat yang dihadapi Manchester City. Klub tersebut saat ini tengah menghadapi tekanan besar akibat 115 dakwaan pelanggaran aturan keuangan Premier League yang dapat berujung pada sanksi berat termasuk degradasi.

Laga Portugal vs Norway sendiri menyedot perhatian besar dengan kehadiran 48.832 penonton di Stadion Do Dragao, menjadikannya sebagai pertandingan dengan jumlah penonton terbanyak di Eropa pada hari tersebut. Portugal yang berstatus juara bertahan Nations League berhasil mempertahankan rekor sempurna dengan meraih kemenangan keempat berturut-turut di grup A4. Gol kemenangan Portugal dicetak oleh Goncalo Ramos pada menit ke-79, setelah sebelumnya Joao Cancelo menyamakan kedudukan menyusul gol pembuka dari Kristoffer Ajer untuk Norway.

Baca juga:
IFAB Akui Kartu Merah Breel Embolo Saat Swiss vs Argentina di Piala Dunia 2026 Adalah Keputusan Salah

Hingga saat ini, Federasi Sepak Bola Portugal (FPF) belum memberikan pernyataan resmi terkait insiden ini. Namun, Ronaldo menegaskan bahwa dirinya tetap tersedia untuk membela tim nasional di masa mendatang dan siap menjalani sanksi jika diperlukan. “Saya akan tersedia, seperti yang selalu saya lakukan hingga hari ini, untuk bertanding dan menang bagi tim nasional kami,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *