Sorothari – 14 Oktober 2026 | Laga Arema FC vs Bhayangkara FC pada pekan kelima BRI Super League 2026/2027 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (10/10/2026), berakhir dengan skor imbang 2-2. Bhayangkara FC yang sempat unggul dua gol pada babak pertama harus puas berbagi poin setelah Arema FC bangkit di babak kedua.
Jalannya pertandingan Arema FC vs Bhayangkara FC diawali dengan tekanan dari tim tamu. Bhayangkara FC berhasil unggul cepat pada menit ke-15 melalui gol perdana striker anyar mereka, Matias Ocampo. Pemain asal Uruguay itu menyambut umpan silang Moussa Sidibe dengan sundulan tajam yang tak mampu dihalau kiper Arema FC. Gol ini menjadi momen spesial bagi Ocampo, yang sebelumnya mengaku frustrasi karena belum mampu mencetak gol di laga resmi. “Saya yakin begitu satu gol masuk, gol lainnya akan berlanjut,” ujar Ocampo seperti dikutip dari laman resmi liga.
Baca juga:Keunggulan Bhayangkara FC bertambah pada menit ke-31. Milan Ristovski sukses memaksimalkan umpan datar Sidibe untuk menggandakan keunggulan menjadi 2-0. Skor tersebut bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Arema FC yang tampil di hadapan pendukungnya sendiri meningkatkan intensitas serangan. Pelatih Arema FC, Marcos Vinicius Santos Goncalves, melakukan perubahan dengan memasukkan Arkhan Fikri menggantikan Hansamu Yama Pranata sejak awal babak kedua. Strategi tersebut membuahkan hasil pada menit ke-52. Marcos Vinicius mencetak gol setelah memanfaatkan assist Gabriel Silva, memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2.
Arema FC terus menekan dan akhirnya berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-61 melalui Samuel Otusanya. Gol tersebut lahir dari skema set piece yang dimaksimalkan dengan baik oleh pemain Arema FC. Skor 2-2 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.
Baca juga:Pelatih Bhayangkara FC, Oscar Bruzon, menyayangkan hasil imbang ini. Dalam konferensi pers usai pertandingan, ia mengakui timnya tampil dominan dan mampu unggul dua gol, namun gagal mempertahankan keunggulan. “Sisi negatifnya, kami tidak puas dengan hasil pertandingan karena posisinya mendominasi, menyerang, dan bermain terbuka, tapi di babak kedua Arema membalikkan keadaan serta mendapatkan peluang menyamakan kedudukan,” kata Oscar.
Ia juga menambahkan bahwa hasil imbang ini menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki performa pemain, terutama dalam menjaga konsistensi permainan dan melakukan pressing saat kehilangan bola. Oscar membantah bahwa timnya bermain bertahan dengan sistem low block di babak kedua. Menurutnya, Bhayangkara FC justru bermain dengan middle block, namun Arema FC yang menumpuk tujuh pemain di depan membuat timnya terkesan bertahan.
Dengan hasil imbang ini, Bhayangkara FC mengumpulkan satu poin tambahan. Tim asuhan Oscar Bruzon kini bersiap menghadapi laga selanjutnya melawan Madura United di Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Pamekasan, pada Jumat (16/10/2026). Ocampo yang telah membuka keran golnya diharapkan dapat kembali berkontribusi untuk timnya.
Baca juga:











