Vasco Gagal Manfaatkan Momentum, Ditahan Imbang Remo di São Januário

Vasco Gagal Manfaatkan Momentum, Ditahan Imbang Remo di São Januário
Vasco Gagal Manfaatkan Momentum, Ditahan Imbang Remo di São Januário

Sorothari – 14 Oktober 2026 | Vasco da Gama gagal memanfaatkan momentum positif setelah sebelumnya meraih tiga kemenangan beruntun di Campeonato Brasileiro. Dalam laga yang mempertemukan Vasco vs Remo pada Sabtu (10/10) malam di Stadion São Januário, kedua tim harus puas berbagi angka setelah pertandingan berakhir tanpa gol. Hasil imbang ini membuat Vasco tetap berada di posisi ke-14 klasemen dengan 35 poin, sementara Remo masih terpuruk di peringkat ke-19 dengan 25 poin.

Sepanjang pertandingan, Vasco mendominasi penguasaan bola namun kesulitan menembus pertahanan rapat Remo yang disiplin. Strategi bertahan yang diterapkan tim tamu terbukti efektif untuk meredam serangan tuan rumah. Pelatih Pedro Emanuel menurunkan sejumlah pemain inti dengan harapan bisa mengamankan tiga poin, namun skema tersebut tidak berjalan sesuai rencana.

Baca juga:
Botafogo vs Vasco: Kekalahan Perdalam Krisis, Ziyech Bersinar di Tengah Keterpurukan

Pada babak pertama, Vasco memang lebih banyak menguasai bola, tetapi tidak mampu menciptakan peluang emas. David dan Lucas Piton sempat mendapatkan kesempatan, namun tembakan mereka masih bisa diantisipasi oleh kiper Remo, Marcelo Rangel. Di sisi lain, Remo beberapa kali mengancam lewat serangan balik, tetapi lini belakang Vasco yang dikawal Saldivia dan Robert Renan tampil solid.

Memasuki babak kedua, Vasco tetap mendominasi, namun lagi-lagi gagal memanfaatkan peluang. David yang memiliki dua kans bagus akhirnya digantikan oleh Spinelli, yang juga tidak mampu mengonversi peluang menjadi gol. Situasi semakin rumit ketika penyerang Colidio mengalami cedera pada paha kiri belakang dan harus ditarik keluar, digantikan oleh Nuno Moreira. Cedera ini menambah daftar masalah di lini depan Vasco yang sudah kesulitan mencetak gol.

Menjelang akhir pertandingan, Andrés Gómez nyaris menjadi pahlawan bagi Vasco, namun tendangannya masih tepat mengarah ke pelukan Marcelo Rangel. Skor 0-0 pun bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.

Hasil ini jelas mengecewakan bagi Vasco, terutama setelah penampilan impresif mereka saat mengalahkan Botafogo 2-1 di laga sebelumnya. Alih-alih menjauh dari zona degradasi, Vasco justru gagal menambah jarak dari tim-tim di bawahnya. Pedro Emanuel, dalam konferensi pers usai pertandingan, mengakui bahwa timnya tampil di bawah standar. Ia menyebut performa Vasco sebagai ‘cinzentinha’ (abu-abu) dan mengakui bahwa perubahan yang dilakukan selama pertandingan tidak memberikan efek yang diharapkan.

Fokus Terbelah Jelang Lawan Boca Juniors

Salah satu faktor yang disebut-sebut memengaruhi performa Vasco adalah perhatian yang terbagi jelang laga penting melawan Boca Juniors di semifinal Copa Sudamericana. Atmosfer di sekitar klub dalam sepekan terakhir memang didominasi oleh persiapan menghadapi raksasa Argentina tersebut, termasuk perdebatan mengenai tempat pertandingan dan teriakan dukungan dari tribun penonton.

Baca juga:
Remo Gagal Petik Kemenangan, Catat 12 Laga Tanpa Menang di Série A

Pedro Emanuel secara blak-blakan mengakui bahwa konsentrasi tim mungkin terganggu. “Saya juga pernah menjadi pemain, saya pernah bermain di Liga Champions. Saya tahu bahwa biasanya sebelum pertandingan Liga Champions, meskipun para pemain mengatakan tidak, alam bawah sadar mereka bisa sedikit mengalihkan fokus. Meskipun mereka berkomitmen secara fisik, secara mental kadang hal itu tidak terjadi,” ujar pelatih asal Portugal tersebut.

Ia menambahkan, “Yang paling saya sesali adalah kami tidak bisa memberikan tiga poin kepada para pendukung yang sangat layak mendapatkannya.”

Thiago Mendes, yang biasanya menjadi motor serangan, tampil di bawah performa terbaiknya dan dinilai menjalani laga terburuknya di Brasileirão musim ini. Ketidakmampuan Vasco dalam membongkar pertahanan Remo yang rapat menjadi sorotan utama.

Dengan hasil imbang ini, Vasco mengumpulkan 35 poin dari 29 pertandingan, hasil dari sembilan kemenangan, delapan hasil imbang, dan 12 kekalahan. Sementara itu, Remo, yang masih menjadi juru kunci kedua, tetap berada di zona degradasi dengan 25 poin.

Baca juga:
Transfer Richarlison ke Vasco da Gama Resmi Batal, Sang Striker Bertahan di Tottenham

Kekhawatiran kini muncul di kalangan pendukung Vasco, terutama mengingat jadwal berat yang menanti. Tim harus segera membenahi ketajaman lini depan dan masalah fisik pemain untuk menghindari ancaman degradasi.

Vasco akan kembali beraksi pada Selasa (13/10) mendatang, saat mereka bertandang ke Argentina untuk menghadapi Boca Juniors pada leg pertama semifinal Copa Sudamericana. Pertandingan ini menjadi ujian besar bagi tim asuhan Pedro Emanuel untuk membuktikan kualitas mereka di pentas kontinental. Sementara itu, Remo akan menjamu Bragantino pada 18 Oktober dalam lanjutan Brasileirão.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *