Sorothari – 16 Oktober 2026 | Chapecoense vs Atlético Paranaense berakhir dengan skor telak 4-1 untuk kemenangan tim tamu pada laga pekan ke-30 Campeonato Brasileiro Série A 2026 di Arena Condá, Chapecó, Senin malam (12/10/2026) waktu setempat. Kemenangan ini memperkokoh posisi Atlético Paranaense di papan atas klasemen, sementara Chapecoense semakin terbenam di dasar klasemen dengan koleksi 18 poin dari 30 pertandingan.
Penyerang Kevin Viveros menjadi bintang kemenangan Atlético Paranaense dengan menyumbang dua gol. Tambahan dua gol tersebut membuatnya kini mengoleksi 21 gol dan memuncaki daftar top skor Série A. Leozinho dan Luiz Gustavo masing-masing menyumbang satu gol, sedangkan gol hiburan Chapecoense dicetak oleh Maurício Garcez.
Baca juga:Sejak peluit awal dibunyikan, Atlético Paranaense yang dijuluki Furacão langsung tampil menekan. Laga baru berjalan enam menit, Leozinho berhasil membuka keunggulan setelah memanfaatkan celah di lini pertahanan Chapecoense. Gol tersebut berawal dari umpan Arthur Dias kepada Gilberto Moraes, yang kemudian diteruskan kepada Leozinho. Penyerang bernomor punggung 11 itu melewati Yago Felipe, masuk ke kotak penalti, dan menaklukkan kiper Anderson dengan tendangan chip yang indah.
Chapecoense sempat berupaya membalas pada menit ke-13 melalui sepakan Maurício Garcez, namun bola masih membentur tiang gawang. Kegagalan memanfaatkan peluang harus dibayar mahal ketika Atlético Paranaense menggandakan keunggulan pada menit ke-28. Mendoza mengirim umpan kepada Leozinho, yang tendangannya berhasil ditepis Anderson, namun bola jatuh ke kaki Luiz Gustavo yang dengan mudah mencetak gol kedua.
Hanya berselang tiga menit, tepatnya pada menit ke-31, Kevin Viveros memperlebar jarak menjadi 3-0. Memanfaatkan kemelut di depan gawang setelah sepak pojok, Viveros menyundul bola dari jarak dekat. Skor 3-0 untuk keunggulan tim tamu bertahan hingga turun minum.
Upaya Chapecoense Bangkit
Memasuki babak kedua, Chapecoense mencoba bangkit dengan memasukkan penyerang Yannick Bolasie. Tuan rumah langsung melancarkan serangan bertubi-tubi. Usaha keras mereka akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-71. Maurício Garcez berhasil menyundul bola ke dalam gawang Mycael setelah memanfaatkan umpan silang akurat dari Bolasie, mengubah skor menjadi 1-3.
Baca juga:Namun, harapan Chapecoense untuk mengejar skor sirna pada menit ke-78. Kevin Viveros mencetak gol keduanya malam itu setelah menerima umpan dari Dudu, memastikan kemenangan Atlético Paranaense menjadi 4-1. Gol tersebut merupakan hasil serangan balik cepat yang memperlihatkan efektivitas lini serang Furacão.
Hingga wasit meniup peluit panjang, skor 4-1 tetap bertahan. Hasil ini mempertegas dominasi Atlético Paranaense atas Chapecoense dalam lanjutan kompetisi musim 2026. Kemenangan ini juga menjadi respons sempurna bagi Leozinho, yang sebelumnya menjadi bulan-bulanan kritik setelah kesalahannya menyebabkan Atlético Paranaense gagal meraih kemenangan atas Atlético-MG pada pekan sebelumnya.
Leozinho, yang sempat kehilangan tempat di starting eleven, kembali dipercaya tampil sebagai starter karena Kerwin Vargas mengalami cedera otot. Kesempatan itu tidak disia-siakan. Ia mencetak gol pembuka hanya dalam waktu lima menit dan tampil impresif sepanjang pertandingan. Gol tersebut sekaligus membuktikan kualitasnya yang sempat diragukan, terutama setelah ia beberapa kali digantikan pada 11 pertandingan yang ia mulai sebagai starter pasca Piala Dunia.
Bagi Chapecoense, kekalahan ini menjadi pukulan telak dalam upaya mereka keluar dari zona degradasi. Saat ini mereka mengoleksi 18 poin dari 30 laga, terpaut jauh dari zona aman. Sementara itu, Atlético Paranaense mengokohkan posisi di peringkat ketiga klasemen dengan 53 poin, hasil dari 15 kemenangan. Mereka hanya tertinggal dari Flamengo (64 poin) dan Palmeiras (63 poin).
Baca juga:Pada pertandingan lain di pekan ke-30, Bragantino mengalahkan Cruzeiro 4-2, dan Coritiba bermain imbang 1-1 melawan Botafogo di Couto Pereira dalam laga perayaan 117 tahun berdirinya klub Alviverde. Dengan hasil ini, Atlético Paranaense kembali menggeser Fluminense di posisi ketiga, sementara Chapecoense tetap berada di dasar klasemen.
Selanjutnya, Atlético Paranaense akan menjamu Palmeiras di Arena da Baixada pada Sabtu (17/10/2026) pukul 19.30 waktu setempat. Sementara itu, Chapecoense akan bertandang ke Rio de Janeiro untuk menghadapi Botafogo pada hari yang sama. Laga tersebut menjadi kesempatan bagi Chapecoense untuk bangkit dan keluar dari tekanan, sedangkan Atlético Paranaense berusaha mempertahankan momentum positif mereka.












