Sorothari – 05 Oktober 2026 | Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, memiliki misi besar menjelang laga final FIFA ASEAN Cup 2026 melawan Thailand. Pertandingan yang akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (5/10/2026) pukul 20.00 WIB, menjadi momentum bagi skuad Garuda untuk mengakhiri penantian panjang gelar level senior sejak SEA Games 1991 sekaligus memutus kutukan kekalahan dari Thailand di partai puncak.
John Herdman sadar betul bahwa sejarah mencatat Indonesia telah empat kali bertemu Thailand di final Piala AFF, yakni pada tahun 2000, 2002, 2016, dan 2020, dan seluruhnya berakhir dengan kekalahan. Namun, pelatih asal Inggris itu tidak ingin anak asuhnya larut dalam bayang-bayang masa lalu. Ia justru menjadikan catatan tersebut sebagai motivasi untuk menulis sejarah baru.
Baca juga:“Saya sudah melihat sejarah pertandingan antara kedua tim. Saya pikir Thailand telah memenangkan cukup banyak pertandingan melawan Indonesia, jadi saya yakin mereka akan percaya diri. Mereka memiliki sejarah mengalahkan Indonesia,” ujar John Herdman dalam konferensi pers di SUGBK, Minggu (4/10/2026).
Fokus dan Mentalitas Jadi Kunci
Menjelang laga krusial tersebut, John Herdman menekankan pentingnya konsentrasi tinggi dan ketenangan mental. Dalam sesi latihan terakhir, ia meminta para pemain untuk memiliki fokus setajam laser pada tujuan tim.
“Saya memberi tahu mereka apa yang akan kita lakukan dalam latihan dan meminta mereka untuk memiliki fokus setajam laser. Fokus setajam laser pada tujuan kita, beberapa elemen mengenai Thailand, dan itu saja,” kata John Herdman.
Pelatih berusia 51 tahun itu juga mengingatkan agar para pemain tidak terbebani oleh besarnya momen. Ia ingin Kevin Diks dan kolega mampu menikmati pertandingan sekaligus menjaga keseimbangan antara ambisi dan ketenangan.
“Saya telah menyampaikannya kepada para pemain, kita tidak boleh menggenggam kesempatan ini terlalu erat hingga lepas dari jemari kita. Atau terlalu longgar hingga lepas begitu saja. Kita hanya harus bertahan di momen ini dan menjaga keseimbangan dengan benar,” ujarnya.
Baca juga:Strategi Menghadapi Thailand
John Herdman menilai Thailand sebagai tim yang berpengalaman dan memiliki pelatih fleksibel, Anthony Hudson. Menurutnya, Hudson adalah pelatih top yang mampu mengubah strategi secara adaptif, sehingga Indonesia harus siap menghadapi berbagai perubahan permainan.
“Dia adalah pelatih yang sangat fleksibel dan adaptif. Dia adalah pelatih top,” ujar John Herdman mengenai lawannya di final nanti.
Meski demikian, John Herdman optimistis dengan kualitas skuad Garuda. Ia menilai Indonesia memiliki lebih banyak pemain yang bermain di liga dengan level lebih tinggi dibandingkan Thailand. Namun, keunggulan tersebut tidak akan berarti tanpa mentalitas yang tepat.
“Ini bukan tentang bermain sepak bola yang indah. Ini tentang memanfaatkan momen, mengambil peluang yang ada, dan tetap fokus penuh dari peluit awal hingga akhir,” tegas John Herdman.
Perbandingan Rekam Jejak Kedua Pelatih
Final FIFA ASEAN Cup 2026 menjadi panggung adu strategi antara John Herdman dan Anthony Hudson. Herdman mulai menukangi Timnas Indonesia pada awal tahun 2026 dan telah memimpin dalam 11 pertandingan dengan catatan tujuh kemenangan, dua imbang, dan dua kekalahan.
Baca juga:Sementara itu, Hudson telah setahun menangani Thailand dengan total 16 laga, mencatat 10 kemenangan, tiga hasil seri, dan tiga kekalahan. Ini merupakan kesempatan kedua Hudson tampil di partai puncak bersama Thailand setelah sebelumnya gagal membawa timnya juara Piala AFF 2026 usai kalah dari Vietnam.
Timnas Indonesia sendiri lolos ke final sebagai juara Grup A dengan tujuh poin, unggul produktivitas gol atas Malaysia. Thailand melaju sebagai juara Grup B dengan enam poin, unggul head to head atas Vietnam.
Dengan segala persiapan dan motivasi yang ada, John Herdman berharap anak asuhnya mampu memanfaatkan peluang emas ini untuk membawa pulang trofi dan mengakhiri penantian panjang gelar senior Indonesia.












