Berita  

Paus Leo XIV Telepon Putin dan Dipulangkan Usai Operasi Kanker Paru

Paus Leo XIV Telepon Putin dan Dipulangkan Usai Operasi Kanker Paru
Paus Leo XIV Telepon Putin dan Dipulangkan Usai Operasi Kanker Paru

Sorothari – 17 Oktober 2026 | Paus Leo XIV kembali menjadi sorotan dunia setelah menjalani operasi pengangkatan lobus bawah paru-paru kanan di Rumah Sakit Gemelli, Roma. Pemimpin Gereja Katolik dunia itu tidak hanya menunjukkan pemulihan yang cepat, tetapi juga tetap menjalankan peran diplomatiknya dengan menelepon Presiden Rusia Vladimir Putin dari kamar rumah sakit. Dalam percakapan tersebut, Paus Leo menyerukan gencatan senjata di kota Oleshky, Ukraina, yang diduduki pasukan Rusia, guna memungkinkan penyaluran bantuan kemanusiaan dan evakuasi warga sipil.

Menurut pernyataan Vatikan, Paus Leo menyampaikan keprihatinan mendalam atas situasi kemanusiaan yang gawat di Oleshky, wilayah Kherson. Sekitar 2.000 warga sipil dilaporkan membutuhkan jalur keluar yang aman serta koridor kemanusiaan. “Bapa Suci sendirilah yang berinisiatif” menghubungi Putin, kata Sekretaris Negara Vatikan, Kardinal Pietro Parolin. Ia berharap permintaan Paus dapat dipenuhi. “Fakta bahwa dia menerima panggilan dan berbicara dengan Paus Leo, saya harap, dapat menjadi pertanda bahwa permintaan Paus memang akan dilaksanakan,” ujar Parolin.

Baca juga:
Paus Leo XIV Pulang ke Vatikan Usai Operasi Kanker Paru, Siap Pimpin Angelus

Kremlin, tanpa menyebut gencatan senjata, menyatakan mendukung niat Vatikan untuk membantu menciptakan kondisi yang diperlukan guna memastikan keselamatan penduduk kota dan mengatur pasokan penting. “Telah disepakati untuk bekerja sama dalam masalah ini,” tambah Kremlin. Presiden Putin juga menyampaikan terima kasih kepada Paus Leo atas inisiatif kemanusiaan dan mendoakan pemulihannya.

Ini bukan kali pertama Paus Leo XIV dan Putin berbicara. Keduanya pernah melakukan pembicaraan telepon pada 4 Juni 2025, tak lama setelah Leo XIV terpilih. Sebelumnya, Paus Fransiskus juga sempat berbicara dengan Putin pada 17 Desember 2021, namun setelah invasi Rusia ke Ukraina pada Februari 2022, kontak langsung dengan Putin tidak membuahkan hasil.

Di sisi lain, kondisi kesehatan Paus Leo XIV terus membaik. Dokter yang merawatnya, Luigi Carbone dan Stefano Margaritora, menyatakan bahwa hasil tes darah dan rontgen dada pada Sabtu pagi menunjukkan kondisi klinis yang memungkinkan untuk dipulangkan. Paus Leo dijadwalkan meninggalkan Rumah Sakit Gemelli pada Sabtu (17/10/2026) siang, empat hari setelah operasi. Sebelum pulang, ia akan merayakan misa di kapel darurat lantai 10 rumah sakit. Vatikan juga mengumumkan bahwa Paus akan menyampaikan berkat tradisional Angelus dari jendela apartemen kepausan pada Minggu (18/10/2026).

Baca juga:
Menhub Minta Maskapai Penuhi Hak Penumpang Usai Houthi Serang Bandara Riyadh

Operasi yang berlangsung selama 90 menit pada Selasa (13/10/2026) tersebut mengangkat lobus bawah paru-paru kanan setelah ditemukan nodul yang dicurigai kanker. Hasil analisis jaringan mengonfirmasi bahwa Paus Leo mengidap adenokarsinoma, jenis kanker paru-paru yang paling umum. Sejak operasi, Paus Leo menunjukkan pemulihan yang baik. Ia sempat bertemu dengan para pejabat senior Vatikan, memimpin misa di kapel rumah sakit, dan foto pertamanya setelah operasi dirilis pada Jumat (16/10/2026). Dalam foto tersebut, Paus yang mengenakan jubah liturgi hijau tampak berdiri di depan altar darurat.

Seluruh agenda Paus yang dijadwalkan hingga 20 Oktober dibatalkan untuk memberi waktu pemulihan. Namun, dokter menyatakan bahwa Paus mampu menjalankan aktivitas sehari-hari secara mandiri. Juru bicara American Lung Association, Juanita Mora, menyebut bahwa kanker yang terdeteksi di tahap awal akan lebih baik untuk penanganan ke depannya. “Mereka akan menentukan apakah memerlukan kemoterapi, terapi radiasi, atau imunoterapi untuk adenokarsinoma tersebut,” katanya.

Dengan pemulangan ini, Paus Leo XIV diharapkan dapat segera kembali menjalankan tugasnya. Vatikan belum memberikan keterangan resmi mengenai rencana perawatan lanjutan, namun yang jelas, Paus Leo tetap menjadi suara moral yang vokal, bahkan di tengah masa penyembuhannya.

Baca juga:
Remaja 15 Tahun Selamat di Laut Bering Alaska Usai Perahu yang Ditumpangi Bersama Sidney Terbalik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *