Sorothari – 16 Oktober 2026 | Jabatan Kapolresta Sleman menjadi sorotan publik setelah terjadi rotasi kilat yang tidak biasa. Kombes Pol Nanang Haryono, yang baru dilantik melalui upacara serah terima jabatan pada Sabtu, 10 Oktober 2026, hanya menjabat kurang dari sehari sebelum akhirnya digantikan oleh AKBP Dhimas Prasetyo. Pergantian ini tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2251/X/KEP/2026 tertanggal 10 Oktober 2026, yang juga memuat rotasi tiga pejabat di lingkungan Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta (Polda DIY) angkat bicara mengenai mutasi super kilat tersebut. Kabid Humas Polda DIY, Kombes Pol Ihsan, menegaskan bahwa rotasi dan mutasi merupakan kewenangan Mabes Polri berdasarkan kebutuhan strategis organisasi. “Kebijakan rotasi dan mutasi ini merupakan kewenangan mutlak Mabes Polri berdasarkan kebutuhan dan penyegaran organisasi,” ujar Ihsan dalam keterangannya kepada wartawan, Rabu (14/10/2026).
Baca juga:Ihsan menjelaskan bahwa Kombes Pol Nanang Haryono mendapatkan penugasan baru yang tidak kalah strategis sebagai Direktur Polisi Perairan dan Udara (Dirpolairud) Polda Jambi. Sementara itu, posisi Kapolresta Sleman dipercayakan kepada AKBP Dhimas Prasetyo, yang sebelumnya menjabat sebagai Kabagbekum Rolog Polda Metro Jaya. “Kapolresta Sleman Kombes Pol Nanang Haryono, S.H., S.I.K, M.Si diangkat sebagai Dir Polairud Polda Jambi. Penggantinya AKBP Dhimas Prasetyo S.I.K., M.I.K Kabagbekum Rolog Polda Metro Jaya,” sambung Ihsan.
Kronologi Mutasi Kilat
Mutasi ini bermula dari Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 tertanggal 2 Oktober 2026, yang menunjuk Kombes Pol Nanang Haryono sebagai Kapolresta Sleman menggantikan Kombes Pol Adhitya Panji Anom. Adhitya sendiri mendapat tugas baru sebagai Kapolresta Bogor Kota. Selang delapan hari, tepatnya pada 10 Oktober 2026, Polda DIY menggelar upacara serah terima jabatan di Gedung Anton Soedjarwo, dipimpin langsung oleh Kapolda DIY Irjen Pol Langgeng Purnomo. Upacara tersebut dihadiri para pejabat utama Polda DIY serta para kapolres dan kapolresta jajaran.
Setelah serah terima jabatan, Polresta Sleman langsung menggelar kegiatan Welcome and Farewell Parade pada pukul 14.00 WIB. Namun, pada hari yang sama, Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto kembali mengeluarkan Surat Telegram Nomor ST/2251/X/KEP/2026 tertanggal 10 Oktober 2026. Telegram tersebut memuat mutasi untuk Kombes Pol Nanang Haryono menjadi Dirpolairud Polda Jambi, dan menunjuk AKBP Dhimas Prasetyo sebagai Kapolresta Sleman. Dengan demikian, Nanang hanya menjabat sebagai Kapolresta Sleman kurang dari sehari.
Selain pergantian Kapolresta Sleman, telegram tersebut juga memuat rotasi jabatan Direktur Pembinaan Masyarakat (Dirbinmas) Polda DIY dan Kapolres Kulonprogo. Kombes Pol Oki Bagus Setiaji yang sebelumnya menjabat Dirbinmas Polda DIY mendapat penugasan sebagai Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Banten. Posisinya digantikan oleh Kombes Pol Hendria Lesmana, yang sebelumnya menjabat Kapolresta Deli Serdang, Polda Sumatera Utara. Sementara itu, AKBP Ridho Hidayat yang sebelumnya menjabat Kapolres Kulonprogo dipindahkan menjadi Wakapolresta Sleman. Jabatan Kapolres Kulonprogo selanjutnya dipercayakan kepada AKBP Agus Prihadinika, yang sebelumnya bertugas sebagai Kasubdit 1 Ditreskrimsus Polda Riau.
Safari Jumat Kapolresta Sleman yang Baru
Di tengah sorotan mutasi, Kapolresta Sleman yang baru, AKBP Dhimas Prasetyo, langsung menjalankan program pendekatan kepada masyarakat. Pada Jumat (15/10/2026), ia mengikuti kegiatan Safari Jumat bersama keluarga besar Polresta Sleman di Masjid Sultan Agung, Babadan Baru, Condongcatur, Depok, Sleman. Kegiatan ini mengusung tema “Polisi Bersama Masyarakat” sebagai upaya mendekatkan diri kepada warga sekaligus mendengarkan aspirasi secara langsung.
Baca juga:Dalam kesempatan itu, Dhimas mengajak masyarakat menghilangkan anggapan bahwa polisi merupakan sosok yang harus ditakuti. Ia menegaskan bahwa polisi hadir untuk melayani dan menjadi bagian dari masyarakat. “Kehadiran kami pada dasarnya untuk pelayanan masyarakat. Sesuai perintah Kapolri, hakikatnya polisi bersama masyarakat,” kata Dhimas.
Ia juga meminta masyarakat mengubah kebiasaan menakut-nakuti anak yang berbuat salah dengan membawa-bawa nama polisi. Menurutnya, hubungan polisi dan masyarakat perlu dibangun melalui komunikasi yang baik. Dengan begitu, warga tidak ragu menyampaikan persoalan maupun meminta bantuan kepada kepolisian. Dalam dialog bersama jamaah, Dhimas turut menanggapi sejumlah persoalan kebutuhan publik yang disampaikan masyarakat. Ia berjanji akan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menindaklanjuti persoalan yang membutuhkan penanganan bersama. Safari Jumat tersebut juga diisi dengan penyerahan bantuan tali asih kepada warga kurang mampu.
Melalui kegiatan ini, Polresta Sleman berharap kedekatan dengan masyarakat semakin kuat. Tidak hanya menjaga keamanan, polisi juga ingin hadir sebagai mitra warga dalam menyelesaikan berbagai persoalan di lingkungan mereka.
Pemasangan Portal di Ring Road Utara Sleman
Di sisi lain, Satlantas Polresta Sleman mengeluarkan imbauan terkait pemasangan portal pembatas ketinggian kendaraan di Jalan Ring Road Utara atau Jalan Padjajaran, Sleman. Pembatasan ini mulai berlaku pada Rabu (14/10/2026) dan beroperasi selama 24 jam. Kendaraan dengan ketinggian lebih dari 4,2 meter diminta menggunakan jalur alternatif.
Portal pembatas ketinggian dipasang di dua titik pada kawasan Jalan Ring Road Utara Sleman. Lokasi pertama berada di jalur putar balik sebelum Kantor PJR, sedangkan lokasi kedua terletak di jalur putar balik setelah perempatan UPN Veteran. Pemasangan portal dilakukan dalam rangka penataan lalu lintas, peningkatan keselamatan pengguna jalan, serta mendukung kelancaran pembangunan proyek Jalan Tol Solo–Yogyakarta–NYIA Kulon Progo Seksi II Paket 2.1.
Baca juga:Satlantas Polresta Sleman juga mengingatkan pengguna jalan agar meningkatkan kewaspadaan ketika melintas di sekitar area pengerjaan proyek. Pengendara diminta mengurangi kecepatan saat mendekati zona pekerjaan dan memperhatikan rambu-rambu yang tersedia. Selain itu, pengguna jalan perlu mengikuti arahan petugas yang berjaga di lapangan serta memastikan tinggi kendaraan sesuai dengan batas maksimal yang ditentukan.
Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi lebih lanjut dari Mabes Polri terkait alasan spesifik mutasi kilat Kapolresta Sleman. Namun, Polda DIY memastikan bahwa rotasi ini merupakan bagian dari penyegaran organisasi dan penempatan personel sesuai kebutuhan strategis. Masyarakat diimbau tetap tenang dan mendukung kinerja kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Sleman dan sekitarnya.












