Trade Expo Indonesia 2026: Target Transaksi Rp313 Triliun, Hilirisasi Jadi Kunci

Trade Expo Indonesia 2026: Target Transaksi Rp313 Triliun, Hilirisasi Jadi Kunci
Trade Expo Indonesia 2026: Target Transaksi Rp313 Triliun, Hilirisasi Jadi Kunci

Sorothari – 17 Oktober 2026 | Trade Expo Indonesia 2026 (TEI ke-41) resmi digelar pada 14–18 Oktober 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Kabupaten Tangerang, Banten. Mengusung tema “The Ultimate Hub for Global Sourcing”, pameran dagang internasional terbesar di Indonesia ini menjadi momentum strategis untuk memperluas jangkauan ekspor produk dalam negeri. Pemerintah menargetkan nilai transaksi sebesar US$17,5 miliar atau setara Rp313,77 triliun (asumsi kurs Rp17.930 per dolar AS). Menteri Perdagangan Budi Santoso menyatakan optimismenya bahwa target tersebut dapat tercapai, didukung oleh capaian hari pertama yang mencatat 168 kontrak dagang dan nota kesepahaman (MoU) senilai US$13,2 miliar atau sekitar Rp236,64 triliun.

Pembukaan TEI 2026 dihadiri oleh Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi, Bahlil Lahadalia, yang mewakili Presiden Prabowo Subianto. Dalam sambutannya, Bahlil menegaskan bahwa hilirisasi sumber daya alam menjadi kunci utama dalam memperkuat kemandirian ekonomi nasional. “Pemerintah terus menggalakkan ekspor bernilai tambah tinggi melalui hilirisasi dan industrialisasi. Ini adalah langkah strategis untuk membawa Indonesia menjadi negara maju,” ujarnya. Hal ini sejalan dengan tiga program prioritas Kementerian Perdagangan: pengamanan pasar dalam negeri, perluasan pasar ekspor, dan gerakan “Dari Lokal untuk Global”.

Baca juga:
BSU Ketenagakerjaan 2026 Rp900.000: Jadwal, Syarat, dan Cara Cek Resmi

Antusiasme pasar internasional terhadap TEI 2026 terbilang tinggi. Sebanyak 1.873 ekshibitor terkonfirmasi ikut serta, dengan partisipasi buyer dari 134 negara. Pemerintah menargetkan kunjungan 30.000 orang selama lima hari pameran. Menteri Perdagangan Budi Santoso mengungkapkan bahwa pada hari pertama saja, telah ditandatangani 168 MoU antara eksportir Indonesia dan buyer dari 22 negara. “Nilai tersebut baru berasal dari MoU yang ditandatangani eksportir Indonesia dan pembeli dari berbagai negara. Pemerintah masih mengejar transaksi tambahan selama pameran berlangsung,” kata Budi.

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menyoroti potensi besar pasar nontradisional. Menurutnya, kawasan Asia Selatan dan Afrika kini menjadi destinasi ekspor yang menjanjikan bagi produk Indonesia. “Pasar kita berkembang ke negara mitra baru. Asia Selatan, seperti Bangladesh, Pakistan, dan India, memiliki pertumbuhan yang sangat tinggi, begitu pula dengan pasar Afrika,” ujarnya. Hingga saat ini, pemerintah telah mengimplementasikan 25 perjanjian dagang dan sedang merundingkan 13 perjanjian lainnya untuk membuka akses pasar lebih luas.

Partisipasi LPEI dan Mitra Binaan

Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)/Indonesia Eximbank turut ambil bagian dalam Trade Expo Indonesia 2026. Partisipasi ini merupakan bentuk dukungan perluasan akses pasar bagi pelaku usaha berorientasi ekspor agar mampu bersaing di kancah global. Sebagai Special Mission Vehicle (SMV) Kementerian Keuangan RI, LPEI berperan memperkuat kinerja ekspor nasional melalui peningkatan kapasitas pelaku usaha, baik dari sisi finansial maupun non-finansial.

LPEI mengajak sejumlah debitur dan mitra binaan untuk mempromosikan produk unggulan mereka. Para mitra yang berpartisipasi dipilih berdasarkan kriteria ketat, seperti komoditas unggulan agrikultur bernilai tambah, berkualitas, dan berkemasan menarik. Selain itu, seluruh peserta telah memiliki sertifikasi yang menjamin keamanan dan kualitas produksi, seperti Halal, BPOM, hingga Standar Organik USA.

Salah satu mitra binaan LPEI yang ikut serta adalah Sila Artisan Tea, pelopor teh artisan Indonesia yang didirikan pada 2018 di Bogor. Sila merupakan alumnus program Coaching Program for New Exportir (CPNE) LPEI 2023. Produknya memadukan teh Camellia Sinensis kualitas premium dengan 100% rempah alami (tisane) tanpa bahan pengawet atau pewangi sintetis. Sila juga menerapkan strategi bisnis berorientasi ESG dengan bermitra langsung dengan lebih dari 25 perkebunan teh dan komunitas petani di berbagai wilayah Indonesia, memberikan harga adil, edukasi, serta dukungan budidaya berkelanjutan. Kemasan tehnya ramah lingkungan karena menggunakan kantong serat jagung yang dapat terurai.

Baca juga:
Pemutihan Pajak Kendaraan Jatim Oktober 2026: Banyak Tunggakan, Termasuk Kendaraan Dinas

“Kita fokus dengan teh lokal Indonesia supaya orang kenal teh Indonesia. Di luar negeri orang tidak tahu teh Indonesia, tahunya teh Sri Lanka, China, Jepang, Inggris. Tidak ada yang kenal teh Indonesia,” ujar Redha Taufik Ardias, Operational & Business Director Sila Artisan Tea, saat ditemui di TEI 2026. Sila Artisan Tea telah memiliki sertifikasi Halal, HACCP, GMP, dan SNI, serta mengekspor ke AS, Singapura, Turki, Austria, Jerman, Kanada, Malaysia, Jepang, dan tengah membidik pasar Timur Tengah (UAE, Qatar, Arab Saudi).

Mitra Binaan Pertamina dan MoU Internasional

Sebanyak 30 mitra binaan Pertamina juga berpartisipasi dalam TEI 2026. Mereka bergerak di sektor komoditas, konveksi, body care & health care, craft & home living, serta food & beverage. Pada hari pertama, UMKM Mitra Pertamina berhasil menandatangani MoU dengan pembeli dari tiga negara, dengan potensi transaksi mencapai lebih dari Rp3,28 miliar.

Dua mitra binaan yang menandatangani MoU adalah PT Imago Randau Harmoni (Imago Raw Honey) dengan perusahaan asal Hong Kong untuk penjualan produk Imago Itox Honey dan Imago Trigona Honey, difasilitasi Kementerian Perdagangan RI. Sementara itu, PT Arjuna Triple Nine, produsen camilan sehat berbasis buah dan sayur merek “Famchips”, melanjutkan kerja sama dengan perusahaan Singapura dan menjalin kesepakatan pengembangan industri komoditas pertanian ke Pasar Oman.

Pemilik Imago Raw Honey, Henry, menyampaikan apresiasinya atas fasilitas temu bisnis dan pendampingan Pertamina. “Berkat dukungan Pertamina, kami menjadi lebih percaya diri. Produk kami tidak hanya ditargetkan untuk pasar Hong Kong, tetapi juga merambah ke Makau dan Maladewa dengan pengiriman secara bertahap selama satu tahun ke depan,” ujarnya. Direktur PT Arjuna Triple Nine, Hari Mastutik, juga mengaku bersyukur. “Penandatanganan MoU ini sangat berarti karena sejak dulu saya berharap bisa mendapatkan pembeli dari Timur Tengah. Terima kasih atas dukungan penuh yang diberikan Pertamina,” ungkapnya.

ISEF 2026 dan Ekonomi Syariah

Di sisi lain, Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) ke-13 Tahun 2026 juga resmi dibuka pada 14 Oktober 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC). Ajang ini menjadi upaya memperkuat ekosistem rantai nilai halal, memperdalam pasar keuangan syariah, dan memperluas inklusi melalui transformasi digital. Gubernur Bank Indonesia Destry Damayanti membuka acara tersebut, didampingi sejumlah pejabat seperti Wamenko Perekonomian Dradjad Hari Wibowo, Anggota Komisi XI DPR RI, Ketua Dewan Komisioner LPS Anggito Abimanyu, dan lainnya.

Baca juga:
Deretan Emiten Gelar Rights Issue 2026: CBRE Bidik Dana Segar Rp1,27 Triliun

Mengusung tema “Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi dan Keuangan Syariah Berkelanjutan melalui Sinergi dan Transformasi Digital”, ISEF 2026 meluncurkan tiga program unggulan: Islamic Financial Market Code of Conduct (ICoC), Indeks Penerapan Prinsip Utama Zakat 2.0 (ZCP), dan program beasiswa internasional. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI Airlangga Hartarto dalam sambutan tertulisnya menyatakan ekonomi syariah berpeluang menjadi sumber pertumbuhan baru, didukung proyeksi belanja masyarakat muslim global yang mencapai USD3,56 triliun pada 2029. Indonesia bertahan di peringkat keempat dunia dalam laporan State of the Global Islamic Economy (SGIE) 2025/2026, dengan rantai nilai halal tumbuh 5,5 persen year-on-year pada triwulan II 2026.

Hingga berita ini diturunkan, Trade Expo Indonesia 2026 masih berlangsung hingga 18 Oktober 2026. Pemerintah terus mengejar tambahan transaksi dari para eksportir dan buyer internasional. Sementara itu, ISEF 2026 juga masih menyelenggarakan berbagai kegiatan hingga akhir pekan, dengan lebih dari 1.000 pelaku industri halal dan 100 kegiatan mewarnai acara tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *