Sorothari – 05 Oktober 2026 | Hasil Thailand vs Filipina di final FIFA ASEAN Cup 2026 harus ditentukan melalui babak tambahan waktu setelah kedua tim bermain imbang 1-1 di waktu normal. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada Senin (5/10/2026) malam WIB, menyajikan duel sengit antara dua tim terkuat di Asia Tenggara.
Timnas Thailand unggul lebih dulu melalui gol Iklas Sanron pada menit ke-87, setelah sebelumnya Indonesia sempat memimpin lewat gol Dean James di menit ke-84. Namun, Filipina yang tampil sebagai underdog berhasil menyamakan kedudukan melalui gol cepat dari pemain pengganti mereka pada menit ke-90+2, memaksa laga berlanjut ke extra time 2×15 menit.
Baca juga:Babak pertama berjalan dengan tempo tinggi. Thailand yang diunggulkan tampil dominan dengan penguasaan bola mencapai 65%, namun Filipina menunjukkan pertahanan disiplin dan beberapa kali mengancam lewat serangan balik. Peluang terbaik Thailand tercipta pada menit ke-23 ketika Chanathip Songkrasin melepaskan tembakan voli yang masih membentur mistar gawang Filipina.
Memasuki babak kedua, intensitas pertandingan semakin meningkat. Thailand akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-87 setelah Iklas Sanron memanfaatkan umpan silang dari Seksan Ratree. Namun, Filipina tidak menyerah dan berhasil menyamakan skor tiga menit kemudian melalui sundulan pemain pengganti mereka, memanfaatkan kemelut di depan gawang Thailand.
Presiden Prabowo Subianto turut menyaksikan langsung pertandingan final ini dari tribun VVIP SUGBK. Kedatangan Presiden disambut oleh Menteri Pemuda dan Olahraga sekaligus Ketua Umum PSSI Erick Thohir, serta Presiden FIFA Gianni Infantino yang hadir dalam rangka penutupan ajang FIFA ASEAN Cup 2026.
Jalannya Pertandingan
Thailand mendominasi penguasaan bola sejak awal pertandingan. Pelatih Thailand, Masatada Ishii, menurunkan formasi 4-3-3 dengan trio lini depan yang agresif. Filipina di bawah asuhan pelatih Tom Saintfiet justru memilih strategi bertahan rapat dan mengandalkan serangan balik cepat.
Pada menit ke-12, Thailand hampir membuka keunggulan lewat tendangan keras Teerasak Poeiphimai yang masih bisa ditepis kiper Filipina, Neil Etheridge. Filipina membalas pada menit ke-20 melalui tendangan jarak jauh Kevin Ingreso yang masih melambung di atas mistar gawang Thailand.
Baca juga:Babak pertama berakhir dengan skor 0-0. Thailand terus menekan di awal babak kedua. Pada menit ke-57, sundulan pemain Thailand, Suphanan Bureerat, masih bisa diantisipasi oleh Etheridge. Filipina baru bisa keluar dari tekanan pada menit ke-65 setelah melakukan tiga pergantian pemain sekaligus.
Gol pertama Thailand tercipta setelah umpan silang Seksan Ratree disambut dengan sepakan voli oleh Iklas Sanron yang tidak bisa dihalau kiper Filipina. SUGBK yang dipenuhi 77.000 penonton sempat hening, namun gemuruh kembali terdengar setelah Filipina berhasil menyamakan kedudukan tiga menit kemudian.
Latar Belakang Turnamen
FIFA ASEAN Cup 2026 merupakan edisi pertama turnamen sepak bola antarnegara ASEAN yang diselenggarakan di bawah naungan FIFA. Turnamen ini menggantikan Piala AFF yang sebelumnya digelar oleh Federasi Sepak Bola ASEAN. Indonesia menjadi tuan rumah penyelenggara setelah terpilih dalam kongres FIFA tahun 2024.
Sebanyak 10 negara anggota ASEAN berpartisipasi dalam turnamen ini. Indonesia lolos ke final setelah menjadi juara Grup A dengan kemenangan telak 9-2 atas Bangladesh pada pertandingan terakhir. Thailand melaju ke final sebagai juara Grup B setelah mengalahkan Vietnam di semifinal.
Bagi Indonesia, final ini menjadi momentum untuk memutus puasa gelar selama 35 tahun sejak terakhir kali meraih medali emas SEA Games 1991 di Filipina. Sementara bagi Thailand, turnamen ini menjadi ajang pembuktian setelah gagal di Piala AFF edisi sebelumnya.
Baca juga:Dampak dan Perkembangan
Kemenangan di final FIFA ASEAN Cup 2026 akan memberikan dampak signifikan bagi sepak bola di kawasan Asia Tenggara. Selain trofi, tim juara berhak atas hadiah sebesar 1 juta dolar AS dan tiket otomatis ke Piala Asia AFC 2027.
Pertandingan final ini juga disiarkan langsung oleh stasiun televisi nasional dan platform streaming Vidio. Masyarakat Indonesia antusias menyaksikan laga ini, terbukti dari penuhnya SUGBK dan berbagai lokasi nonton bareng di seluruh Indonesia.
Hingga berita ini diturunkan, babak extra time masih berlangsung. Kedua tim sama-sama kelelahan namun tetap berjuang keras untuk meraih kemenangan. Jika skor masih imbang setelah extra time, pertandingan akan dilanjutkan ke adu penalti untuk menentukan juara.












