Skotlandia Akhirnya Menang di Nations League, Kapten Andy Robertson Cetak Sejarah 100 Caps

Skotlandia Akhirnya Menang di Nations League, Kapten Andy Robertson Cetak Sejarah 100 Caps
Skotlandia Akhirnya Menang di Nations League, Kapten Andy Robertson Cetak Sejarah 100 Caps

Sorothari – 06 Oktober 2026 | Tim nasional Skotlandia akhirnya meraih kemenangan perdana di bawah asuhan pelatih baru Sebastien Pocognoli setelah mengalahkan Makedonia Utara dengan skor 2-0 dalam lanjutan UEFA Nations League Grup B1. Pertandingan yang berlangsung di Toshe Proeski Arena, Skopje, pada Sabtu (3/10/2026) itu sekaligus menjadi momen bersejarah bagi kapten Skotlandia, Andy Robertson, yang mencatatkan penampilan ke-100 kalinya bersama timnas.

Kemenangan ini menjadi angin segar bagi Skotlandia yang sebelumnya mengalami paceklik hasil positif. Sebelum laga ini, pasukan Pocognoli bermain imbang tanpa gol melawan Slovenia dan takluk 0-3 dari Swiss. Bahkan, Skotlandia sempat tidak mencetak gol dalam empat pertandingan berturut-turut, sebuah catatan buruk yang belum pernah terjadi sejak Mei 1971.

Baca juga:
Bosnia dan Herzegovina vs Polandia: Kemenangan Tipis Tim Tamu di UEFA Nations League

Dalam laga melawan Makedonia Utara, Skotlandia tampil dominan sejak menit awal. Gol cepat dicetak oleh Kieron Bowie pada menit ketujuh melalui sebuah tendangan melengkung yang spektakuler. Itu merupakan gol internasional pertama bagi pemain muda tersebut. Skotlandia semakin nyaman setelah John McGinn sukses mengeksekusi penalti pada menit ke-69 menyusul kemelut di kotak penalti lawan.

Namun, kemenangan ini harus dibayar mahal setelah bek Scott McKenna menerima kartu merah langsung pada akhir pertandingan. Meski bermain dengan sepuluh pemain, Skotlandia mampu mempertahankan keunggulan hingga peluit panjang berbunyi.

Bagi Andy Robertson, laga ini menjadi sangat istimewa. Ia menjadi pemain kedua dalam sejarah sepak bola putra Skotlandia yang mencapai 100 caps, setelah legenda Kenny Dalglish yang mengoleksi 102 caps. Dalam wawancara dengan BBC Scotland usai pertandingan, Robertson mengaku sangat emosional.

“Ini sangat berarti bagi saya dan keluarga saya. Saya sudah pergi 100 kali sekarang, saya jadi kasihan kepada istri saya! Ini adalah perjalanan yang luar biasa. Saya ingat pertandingan pertama saya, dan sejak saat itu ini menjadi sebuah proses. Ini emosional bagi saya. Saya mencintai negara ini, hanya ada satu orang sebelum saya di sepak bola putra yang melakukan itu, jadi ini adalah pencapaian yang cukup spesial,” ujar Robertson.

Baca juga:
Belanda vs Serbia: Kemenangan 2-1 Bawa Oranje ke Puncak Grup A2 Nations League

Bek kiri yang pernah bermain untuk Liverpool itu juga bercanda soal ambisinya mencetak gol. “Saya kira Kenny Dalglish akan khawatir dengan rekor golnya dalam beberapa menit pertama! Saya punya sekitar enam tembakan! Mereka memberi presentasi yang bagus untuk saya; saya bilang kepada mereka saya menginginkan kemenangan. Para pemain tampil sangat baik untuk meraih kemenangan, ini akan menjadi sesuatu yang spesial bagi saya dan keluarga saya,” tambahnya.

Kemenangan Pertama Era Pocognoli

Sebastien Pocognoli, yang ditunjuk sebagai pelatih Skotlandia, mengakui bahwa kemenangan ini sangat krusial untuk membangun kepercayaan diri tim. Sebelum laga, ia menegaskan bahwa hasil positif sangat dibutuhkan untuk membangkitkan moral skuad yang sempat terpuruk.

“Kami ingin meraih kemenangan yang positif di lapangan. Kemenangan memberikan kegembiraan dan kebebasan dalam bermain, serta mempercepat proses pengambilan keputusan,” ungkap Pocognoli dalam konferensi pers jelang pertandingan.

Ia juga menepis anggapan bahwa timnya harus menang, meski ia menyadari pentingnya hasil positif secepatnya. “Tidak, karena tantangannya lebih panjang daripada pemusatan latihan ini. Kami harus melakukannya sedikit demi sedikit,” tegasnya.

Baca juga:
Yunani vs Jerman: Die Mannschaft Kembali Gagal Menang di Nations League

Kemenangan ini membawa Skotlandia naik ke peringkat ketiga klasemen sementara Grup B1 dengan koleksi empat poin, sama dengan Slovenia yang berada di posisi kedua. Sementara itu, Swiss masih kokoh di puncak dengan sembilan poin setelah meraih tiga kemenangan beruntun, termasuk kemenangan 3-0 atas Skotlandia dan Makedonia Utara.

Bagi Makedonia Utara, hasil ini merupakan kekalahan ketiga mereka di Nations League musim ini. Tim asuhan pelatih masih belum mampu mencetak satu gol pun sepanjang tahun 2026 dan selalu kalah dalam tiga pertandingan. Mereka masih terbenam di dasar klasemen Grup B1 tanpa poin.

Selanjutnya, Skotlandia akan menjamu Slovenia di Hampden Park pada 6 Oktober dalam laga pekan keempat. Pertandingan itu akan menjadi kesempatan bagi Skotlandia untuk terus memperbaiki posisi dan menjaga asa promosi ke League A.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *