Sorothari – 08 Oktober 2026 | Setelah sukses besar menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026, Timnas Indonesia langsung mengalihkan fokus ke turnamen bergengsi berikutnya, yaitu Piala Asia 2027. Pelatih kepala John Herdman menegaskan bahwa euforia kemenangan telah usai dan timnya kini bersiap menghadapi tantangan di level tertinggi Asia. Persiapan menuju ajang AFC Asian Cup menjadi prioritas utama, dengan serangkaian agenda uji coba dan pemusatan latihan yang telah dirancang.
Dalam pernyataannya, John Herdman mengungkapkan bahwa timnya akan memanfaatkan FIFA Matchday pada November 2026 sebagai ajang pemanasan. Dua pertandingan besar telah dijadwalkan, termasuk laga tandang melawan Yordania yang kabarnya sudah mendapat undangan. “Kami akan memanfaatkan pertandingan pada November nanti, kami sudah punya rencana dua pertandingan, akan diumumkan pada waktu yang tepat, ini adalah dua laga besar,” ujar Herdman. Ia menambahkan bahwa tujuan utamanya adalah menambah pengalaman bertanding bersama tim nasional serta memperkuat chemistry antarpemain inti.
Baca juga:Pada Piala Asia 2027 yang akan berlangsung pada Januari mendatang, Timnas Indonesia tergabung dalam Grup F bersama Jepang, Qatar, dan Thailand. Grup ini dikenal sangat berat karena dihuni tim-tim kuat Asia. Thailand, yang baru saja dikalahkan Indonesia di final FIFA ASEAN Cup, dipastikan akan menjadi lawan yang termotivasi untuk balas dendam. Meski demikian, Herdman optimistis bahwa persiapan yang matang akan membawa Garuda bersaing di level tersebut.
Ambisi Klub Indonesia di Level Asia
Tak hanya tim nasional, klub-klub Indonesia juga mulai menunjukkan ambisi untuk mendominasi di kancah Asia. Persib Bandung, misalnya, menargetkan penguasaan Asia Tenggara dan Asia pada musim 2026/27. Kapten Persib, Marc Klok, dalam konferensi pers di Stadion Thammasat, Pathum Thani, Thailand, Rabu (7/10/2026), menyatakan bahwa timnya ingin membuktikan kualitas di dua kompetisi internasional, yaitu ASEAN Club Championship Shopee Cup 2026/27 dan AFC Champions League Two (ACL Two).
“Bagi klub dan Indonesia, selalu menyenangkan bertanding di kancah internasional untuk mewakili negara dan klub. Di tingkat domestik kami telah mendominasi dalam beberapa tahun terakhir, dan sekarang saatnya mendominasi di Asia Tenggara,” tegas Klok. Pernyataan ini menunjukkan adanya pergeseran target Persib, dari sekadar berjaya di kompetisi lokal menjadi bersaing di panggung Asia.
Baca juga:League Cup 2026/2027: Jembatan Menuju Kompetisi AFC
Di sisi lain, I-League sebagai operator liga Indonesia juga mengambil langkah strategis dengan menggelar League Cup 2026/2027. Kompetisi yang diikuti 38 klub ini tidak hanya menjadi ajang perebutan trofi, tetapi juga diproyeksikan sebagai jalan bagi klub Indonesia untuk mendapatkan slot ke kompetisi antarklub Asia. Presiden Direktur I-League, Ferry Paulus, mengungkapkan bahwa pihaknya akan mengajukan usulan kepada AFC agar juara League Cup dapat menjadi kontestan di AFC Challenge League atau kasta ketiga AFC.
“Tujuan dari I-League ini, akan kami usulkan kepada AFC sebagai bagian salah satu kontestan di AFC, entah itu di AFC Challenge atau kasta ketiga di AFC,” kata Ferry Paulus dalam acara pengundian League Cup di Jakarta, Rabu (7/10/2026). Ia menambahkan bahwa final turnamen akan digelar di venue netral untuk memastikan kualitas pertandingan dan daya saing yang tinggi. “Perlu satu tempat yang betul-betul bisa menambah daya saing, sehingga slot nantinya benar-benar menjadi slot yang sangat kompetitif, sangat prestisius,” ujarnya.
League Cup 2026/2027 akan bergulir mulai 3 November 2026, dengan babak penyisihan terdiri dari 12 grup yang dibagi menjadi dua wilayah (barat dan timur) serta empat zona. Kompetisi ini diharapkan menjadi batu loncatan bagi klub-klub Indonesia untuk unjuk gigi di level Asia, seiring dengan meningkatnya kualitas sepak bola nasional pasca kesuksesan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup.
Baca juga:Dengan berbagai persiapan yang dilakukan oleh tim nasional dan klub-klub, serta inisiatif dari I-League, sepak bola Indonesia optimistis dapat bersaing di ajang AFC Asian Cup dan kompetisi Asia lainnya. Semua pihak berharap langkah ini akan membawa prestasi yang lebih gemilang bagi sepak bola Indonesia di masa depan.












