Sorothari – 08 Oktober 2026 | Jeda internasional baru-baru ini memberikan sorotan tersendiri bagi sejumlah pemain Premier League yang membela negara masing-masing. Berdasarkan laporan dari flashscore, performa gemilang ditunjukkan oleh Omar Marmoush dan Viktor Gyokeres yang sama-sama mencetak dua gol (brace) untuk tim nasional mereka. Sementara itu, beberapa pemain Tottenham Hotspur dan Arsenal harus kembali ke klub dengan membawa masalah cedera.
Omar Marmoush, yang baru direkrut Manchester City, tampil tajam saat membela Mesir dalam laga kualifikasi Piala Afrika (AFCON) melawan Sudan Selatan. Pemain depan yang belum mencetak gol untuk klubnya di bawah asuhan Roberto De Zerbi itu berhasil memborong dua gol dalam kemenangan telak 5-0 yang digelar di Juba. Performa ini diharapkan menjadi momentum kebangkitan Marmoush di level klub.
Baca juga:Tak kalah mengesankan, Viktor Gyokeres kembali menunjukkan ketajamannya sebagai salah satu penyerang paling efisien di Eropa. Penyerang Arsenal yang tengah dalam masa peminjaman itu menjadi motor utama Swedia di UEFA Nations League (UNL) dengan mencetak empat dari tujuh gol timnya selama jeda internasional. Ia bahkan memperpanjang rekor mencetak gol dalam tujuh pertandingan UNL berturut-turut. Dengan torehan itu, Gyokeres naik ke peringkat 11 dalam daftar pencetak gol terbanyak sepanjang masa Swedia, melewati Marcus Berg, dengan rasio 0,67 gol per pertandingan yang lebih baik dari legenda seperti Zlatan Ibrahimovic (0,51).
Dua Bek Tottenham Pulang dengan Cedera
Kabar kurang baik datang dari kubu Tottenham Hotspur. Dua bek tengah andalan mereka, Jan Paul van Hecke dan Micky van de Ven, harus pulang lebih awal ke London setelah mengalami cedera ringan saat membela tim nasional Belanda di UNL. Situasi ini membuat Roberto De Zerbi harus bersiap menghadapi kemungkinan kehilangan duet bek tengahnya untuk laga tandang melawan Manchester akhir pekan ini.
Van Hecke tampil solid dalam dua pertandingan melawan Jerman (imbang 1-1) dan Serbia (menang 2-1). Ia mencatatkan rating flashscore 7,7 dan 8,0 dari 10, dengan memenangkan 14 dari 19 duel individu, menyelesaikan 176 operan dengan akurasi 93%, serta melakukan 13 sapuan dan 13 recoveri bola. Namun, ia mengalami cedera kaki ringan saat latihan dan kini berlomba dengan waktu untuk pulih.
Baca juga:Sementara itu, Van de Ven bermain hampir di seluruh menit empat pertandingan Belanda, tetapi ditarik keluar saat melawan Serbia karena cedera jari tangan setelah Luka Jovic mendarat di lengannya. Ia menjalani pemindaian awal pekan ini dan hasilnya belum diumumkan. Van de Ven yang bermain sebagai bek kiri mencatat rating flashscore 6,5 hingga 7,0 di seluruh pertandingan dengan memenangkan 65% duel individu dan akurasi operan 95%.
Mathys Tel dan Pemain Arsenal Lainnya
Di sisi lain, penyerang muda Tottenham, Mathys Tel, tampil brilian bersama tim U-21 Prancis. Ia mengoleksi lima gol dalam lebih dari lima jam bermain, termasuk hat-trick saat menghancurkan Swiss 7-1. Tel menjadi top skor kedua kualifikasi dengan delapan gol, hanya kalah dari Nicolo Tresoldi (10 gol).
Dari kubu Arsenal, selain Gyokeres, beberapa pemain juga tampil menonjol. Bukayo Saka akhirnya memecah kebuntuan dengan mencetak dua gol untuk Inggris saat menghancurkan Kroasia 7-0. Ini menjadi gol ke-18 dan 19-nya untuk tim senior Inggris. Pemain lain seperti Ezri Konsa tampil solid sebelum harus absen karena cedera, sementara Eberechi Eze dan Myles Lewis-Skelly juga mendapat kesempatan bermain. Tiga pemain Arsenal lainnya, termasuk Mikel Merino, turut memperkuat Spanyol yang meraih empat kemenangan beruntun di UNL.
Baca juga:Dengan berbagai hasil ini, para pemain Premier League menunjukkan kualitas mereka di panggung internasional. Kini perhatian akan kembali tertuju pada kompetisi domestik, dengan beberapa pemain harus berjuang memulihkan kondisi fisiknya.












