Sorothari – 11 Oktober 2026 | Los Angeles Lakers masih belum bisa menurunkan dua pemain baru andalan mereka, Walker Kessler dan Collin Sexton, di laga pramusim. Cedera ringan yang dialami kedua pemain tersebut membuat pelatih JJ Redick belum bisa memastikan kapan mereka akan menjalani debut bersama tim.
Kessler, yang didatangkan dari Utah Jazz dengan mahar empat pilihan putaran pertama dan kontrak senilai 130 juta dolar AS selama empat musim, mengalami cedera jari tangan setelah terbentur papan pantul saat latihan. Sementara itu, Sexton masih dalam pemulihan cedera bagian bawah kaki.
Baca juga:Hingga pekan terakhir pramusim, Redick mengaku belum berkomitmen untuk menurunkan Kessler pada laga keempat pramusim melawan Golden State Warriors di Las Vegas, Selasa (13/10) waktu setempat. Meski Kessler sempat mengikuti latihan pada Sabtu (10/10), ia tidak terlibat dalam latihan langsung karena cederanya kembali terasa saat melakukan satu sesi latihan.
“Dia awalnya berpartisipasi penuh, lalu saat kami melakukan latihan, dia membenturkan jarinya lagi,” ujar Redick. “Dia kemudian melakukan semua hal lain kecuali latihan langsung. Kami lihat saja besok apakah dia bisa melakukan latihan langsung.”
Redick menambahkan bahwa cedera Kessler sebenarnya cukup ringan dan bisa ia mainkan jika ini adalah musim reguler. Namun, tim memilih untuk berhati-hati dan tidak terburu-buru menurunkannya.
Dampak Absennya Kessler
Tanpa kehadiran Kessler, Lakers harus mencari cara untuk tetap solid di bawah ring. Dalam tiga laga pramusim, Lakers hanya mencatat rata-rata 37,7 rebound per game, menempati peringkat ke-28 di liga. Pada laga ketiga melawan Sacramento Kings, mereka kebobolan 20 rebound ofensif.
Redick menekankan pentingnya memiliki pemain sayap bertubuh besar untuk membantu rebound. “Itu menjadi perhatian kami sejak awal musim, bagaimana menjadi tim yang baik dalam rebound defensif tanpa Walker di lapangan. Dari tayangan, jelas kami harus lebih baik dalam melakukan box out dan rebound bersama,” katanya.
Baca juga:Untuk sementara, Lakers mengandalkan duet Luka Doncic dan Austin Reaves sebagai motor serangan. Keduanya menunjukkan chemistry yang baik saat membawa Lakers menang 114-110 atas Kings. Selain itu, pemain sayap bertahan Matisse Thybulle dan Ziaire Williams juga mulai menunjukkan potensi mereka dengan pressing ketat sepanjang lapangan. Williams, yang tampil impresif di laga pembuka dengan 13 poin dan satu steal, harus absen dalam dua laga berikutnya karena cedera memar kaki.
Optimisme Luka Doncic
Di tengah ketidakpastian lineup, bintang Lakers Luka Doncic justru menunjukkan optimisme tinggi menjelang musim 2026-27. Dalam wawancara dengan Sports Illustrated, Doncic mengaku menyesali keputusannya tetap bermain saat mengalami cedera hamstring Grade 2 pada April lalu melawan Oklahoma City Thunder. Cedera itu membuatnya absen di sisa musim dan Lakers gagal bersaing di playoff.
“Saya keras kepala saat ingin menang. Seharusnya saya berhenti di babak pertama. Saya menyesal,” ujar Doncic, yang musim lalu memimpin liga dalam skor rata-rata dengan 33,5 poin per game.
Kini, dengan sembilan pemain baru dan identitas pertahanan yang diperbarui, Doncic yakin Lakers bisa bersaing memperebutkan gelar juara. “Sejak hari pertama semua orang berkumpul di Slovenia, saya percaya kami bisa memenangkan kejuaraan,” katanya.
Lakers dijadwalkan memulai musim reguler pada 21 Oktober melawan Golden State Warriors di Crypto.com Arena.
Baca juga:Perkembangan Pemain Muda
Di sisi lain, pelatih Redick juga menyoroti perkembangan pemain two-way Chris Mañon. Guard berusia 23 tahun itu tampil menonjol di pramusim, terutama saat melawan Kings dengan 12 poin dan lima rebound dalam 12 menit. Mañon, yang musim lalu masuk dalam G League All-Defense Team bersama South Bay Lakers, dianggap memiliki potensi besar sebagai bek point of attack.
“Kami sangat menyukai Chris. Dia kami rekrut setelah tampil bagus melawan kami di California Classic. Kami berinvestasi dalam perkembangannya,” ujar Redick.
Kunci bagi Mañon untuk naik ke rotasi NBA adalah peningkatan tembakan tiga angkanya. Musim lalu ia hanya mencatat akurasi 32 persen dari luar garis, meski meningkat menjadi 38,5 persen di Summer League.
Lakers masih memiliki dua laga pramusim tersisa, termasuk laga melawan Warriors pada Selasa dan satu pertandingan lagi sebelum memasuki musim reguler. Tim berharap Kessler dan Sexton bisa segera bergabung untuk memberikan gambaran utuh tentang kekuatan tim yang baru.












