Internacional vs Corinthians: Kemenangan Colorado dan Dampaknya di Papan Bawah

Internacional vs Corinthians: Kemenangan Colorado dan Dampaknya di Papan Bawah
Internacional vs Corinthians: Kemenangan Colorado dan Dampaknya di Papan Bawah

Sorothari – 11 Oktober 2026 | Pertandingan Internacional vs Corinthians pada pekan ke-29 Campeonato Brasileiro 2026 berakhir dengan skor 2-1 untuk kemenangan tuan rumah. Laga yang digelar di Estádio Beira-Rio, Porto Alegre, pada Rabu (7/10) malam itu menjadi titik balik bagi kedua tim yang sama-sama berjuang menjauh dari zona degradasi. Bagi Corinthians, kekalahan ini menjadi yang ketujuh secara beruntun di liga dan berujung pada pemecatan pelatih Fernando Diniz.

Internacional membuka keunggulan melalui gol tercepat edisi musim ini. Vitinho mencetak gol pada detik ke-42 babak pertama setelah memanfaatkan umpan Alan Patrick. Skor 1-0 bertahan hingga jeda. Pada babak kedua, Alan Patrick menggandakan keunggulan pada menit ke-77 lewat assist Bruno Henrique. Corinthians sempat memperkecil ketertinggalan melalui gol André pada menit ke-80, tetapi gagal menyamakan kedudukan. Kartu kuning tercatat untuk Breno Bidon, Kaio César, Rodrigo Garro, dan Gustavo Henrique dari sisi tim tamu, sementara Alexandro Bernabéi, Rodrigo Villagra, Paulo Lucas Santos de Paula, dan Gabriel Mercado dari Internacional juga mendapat peringatan.

Baca juga:
Kondisi Rumput El Campín Jadi Sorotan Jelang Laga Millonarios vs Once Caldas

Hasil ini membuat Internacional naik ke posisi 17 dengan 31 poin, keluar dari zona degradasi untuk sementara, meski masih memiliki risiko turun sebesar 51 persen menurut perhitungan Universitas Federal Minas Gerais (UFMG). Corinthians tetap di peringkat 16 dengan 32 poin, hanya satu poin di atas zona merah, dan memiliki probabilitas degradasi sebesar 36,2 persen.

Kekalahan ini menjadi pemicu langsung pemecatan Fernando Diniz. Pelatih yang sebelumnya menangani Fluminense itu diumumkan keluar dari kursi pelatih pada Kamis (8/10) pagi. Diniz menjadi korban kedua yang dipecat setelah kalah dari Internacional pada musim ini. Sebelumnya, Dorival Júnior juga kehilangan jabatan pada April setelah kalah 1-0 dari tim yang sama di Neo Química Arena. Ironisnya, kedua pelatih dipecat setelah pertandingan melawan Internacional.

Baca juga:
Persaingan Papan Atas K League 1: FC Seoul Incar Poin Penuh, Gangwon FC Terancam

Krisis Corinthians tidak hanya terjadi di liga. Tim juga tersingkir dari Copa do Brasil oleh Internacional dan dari Conmebol Libertadores oleh Estudiantes. Skuad asuhan Diniz mencatat rekor negatif dengan tujuh kekalahan beruntun di Brasileirão, setelah sebelumnya sempat melalui sembilan pertandingan tanpa kemenangan di awal musim. Manajemen klub kini bergerak cepat mencari pengganti tetap sebelum menghadapi Palmeiras dalam derby pada Minggu (11/10) di Nubank Parque.

Situasi serupa dialami Grêmio, yang berada di peringkat 18 dengan 30 poin dan probabilitas degradasi tertinggi di antara tiga tim besar, yaitu 63,8 persen. Tim asuhan Renato Gaúcho hanya bermain imbang melawan Remo pada pekan lalu, sehingga gagal memperbaiki posisi. Sementara itu, Internacional yang kini dilatih Eduardo Baptista mulai menunjukkan perbaikan setelah kemenangan penting ini. Sebelum laga, probabilitas degradasi Colorado mencapai 68 persen, namun angka itu turun drastis setelah mengalahkan Corinthians.

Baca juga:
Messi Tampil Gemilang untuk Inter Miami Usai Pensiun dari Timnas Argentina

Pertandingan selanjutnya akan menjadi krusial bagi ketiga tim. Corinthians akan menghadapi Palmeiras, sementara Grêmio dan Internacional akan saling berhadapan di Arena do Grêmio pada hari dan jam yang sama. Kedua laga tersebut dijadwalkan pada Minggu (11/10) pukul 17.30 waktu setempat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *