Philadelphia Union Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan Usai Kalahkan Real Salt Lake 2-1

Philadelphia Union Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan Usai Kalahkan Real Salt Lake 2-1
Philadelphia Union Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan Usai Kalahkan Real Salt Lake 2-1

Sorothari – 14 Oktober 2026 | Philadelphia Union sukses mempertahankan tren positif mereka di Major League Soccer (MLS) dengan mengalahkan Real Salt Lake dengan skor 2-1 pada laga yang digelar di Subaru Park, Chester, Sabtu (10/10/2026) malam waktu setempat. Kemenangan ini memperpanjang rekor tak terkalahkan The Union menjadi 13 pertandingan beruntun sekaligus menjadi kemenangan ketujuh secara beruntun.

Dalam pertandingan Philadelphia Union vs Real Salt Lake tersebut, tim tuan rumah tampil dominan sejak menit awal. Gol pertama tercipta pada menit ke-31 melalui aksi penyerang asal Uruguay, Bruno Damiani. Gol tersebut berawal dari kerja sama apik antara Frankie Westfield dan Cavan Sullivan yang memberikan umpan matang kepada Damiani di depan gawang. Sullivan, yang tampil gemilang, kemudian mencatatkan assist keduanya pada malam itu ketika ia mengirimkan umpan terobosan kepada Milan Iloski pada menit ke-82. Iloski, yang baru masuk sebagai pemain pengganti, sukses menggandakan keunggulan Philadelphia Union menjadi 2-0.

Baca juga:
Hasil Real Salt Lake vs LAFC: Skor Imbang 2-2 Hiasi Duel Sengit di Utah

Real Salt Lake baru mampu memperkecil ketertinggalan pada menit ke-96 melalui sundulan Saba Lobjanidze memanfaatkan umpan silang dari Luc de Fougerolles. Namun, gol tersebut datang terlambat dan tidak mampu menyelamatkan tim tamu dari kekalahan.

Kemenangan ini tidak hanya memperpanjang rekor impresif Philadelphia Union, tetapi juga mencatatkan sejarah bagi pelatih sementara mereka, Ryan Richter. Richter menjadi pelatih pertama dalam sejarah MLS yang tidak terkalahkan dalam 13 pertandingan reguler pertamanya sebagai pelatih kepala. Prestasi ini melampaui rekor sebelumnya yang dipegang oleh beberapa pelatih ternama.

Cavalani Sullivan Catatkan Rekor Baru

Salah satu sorotan dalam laga Philadelphia Union vs Real Salt Lake adalah penampilan brilian Cavan Sullivan. Gelandang muda berusia 17 tahun itu mencatatkan dua assist pada pertandingan tersebut, yang membawanya memecahkan rekor MLS untuk kontribusi gol terbanyak oleh seorang remaja dalam satu musim. Dengan total 21 kontribusi gol (gol dan assist), Sullivan kini memimpin klasemen assist MLS dengan 14 assist. Penampilannya yang konsisten menjadi salah satu kunci utama kesuksesan Philadelphia Union musim ini.

Sullivan, yang merupakan produk akademi Philadelphia Union, terus menunjukkan perkembangan pesat. Ia menjadi andalan di lini tengah dan sering kali menjadi kreator serangan bagi timnya. Rekor yang dipecahkannya malam itu menunjukkan betapa besarnya potensi yang dimilikinya di masa depan.

Jalannya Pertandingan

Pertandingan berlangsung sengit sejak menit awal. Philadelphia Union langsung tampil agresif dan berhasil menguasai jalannya laga. Real Salt Lake yang datang dengan modal kurang meyakinkan, berusaha bertahan dan mengandalkan serangan balik. Namun, pertahanan solid yang diperkuat Andre Blake dan lini belakang yang rapat membuat Real Salt Lake kesulitan menembus pertahanan tuan rumah.

Baca juga:
Persaingan Wilayah Barat MLS Memanas Usai Laga Colorado Rapids vs Real Salt Lake

Peluang pertama Philadelphia Union datang pada menit ke-10 melalui tendangan Indiana Vassilev yang masih bisa diamankan kiper Real Salt Lake, Rafael Cabral. Gol baru tercipta pada menit ke-31 setelah serangan bertubi-tubi dari tuan rumah. Umpan silang Frankie Westfield dari sisi kiri berhasil disontek oleh Bruno Damiani yang menjebol gawang Real Salt Lake.

Memasuki babak kedua, Philadelphia Union tetap tampil dominan. Real Salt Lake beberapa kali mencoba mengancam melalui serangan balik cepat, namun belum mampu menembus pertahanan rapat tuan rumah. Pada menit ke-82, Cavan Sullivan kembali menunjukkan kelasnya dengan memberikan umpan terobosan akurat kepada Milan Iloski yang dengan tenang menaklukkan Rafael Cabral.

Real Salt Lake baru bisa memperkecil ketertinggalan di masa injury time melalui gol Saba Lobjanidze. Namun, waktu yang tersisa tidak cukup bagi mereka untuk menyamakan kedudukan. Skor 2-1 bertahan hingga pertandingan usai.

Dalam pertandingan tersebut, wasit mengeluarkan beberapa kartu kuning. Pemain Philadelphia Union Danley Jean Jacques (2′), Frankie Westfield (23′), Jesus Bueno (80′), dan Bruno Damiani (89′) menerima kartu kuning. Sementara dari kubu Real Salt Lake, DeAndre Yedlin (13′) dan Dominik Marczuk (62′) juga harus menerima kartu kuning.

Susunan Pemain

Philadelphia Union menurunkan formasi 4-3-3 dengan Andre Blake sebagai kapten. Lini belakang diisi oleh Nathan Harriel, Kai Wagner, Neil Pierre, dan Frankie Westfield. Di lini tengah, Jovan Lukic, Danley Jean Jacques, dan Cavan Sullivan menjadi motor serangan. Sementara di lini depan, Bruno Damiani, Milan Iloski, dan Indiana Vassilev menjadi ancaman bagi pertahanan Real Salt Lake.

Baca juga:
Sorotan Atlanta United vs Orlando City dan Ketajaman Antoine Griezmann di MLS

Real Salt Lake menurunkan formasi 4-4-2 dengan Rafael Cabral sebagai kapten. DeAndre Yedlin, Kobi Henry, Philip Quinton, dan Stijn Spierings menjadi palang pintu di lini belakang. Di lini tengah, Noel Caliskan, Morgan Guilavogui, Dominik Marczuk, dan Sergi Solans berusaha mengalirkan bola ke lini depan yang diisi oleh Sam Junqua dan Aiden Hezarkhani.

Kemenangan ini semakin mengukuhkan posisi Philadelphia Union di puncak klasemen Wilayah Timur MLS. Sementara bagi Real Salt Lake, kekalahan ini membuat mereka semakin tertekan dalam persaingan menuju babak playoff di Wilayah Barat. Philadelphia Union dijadwalkan akan bertandang ke markas Chicago Fire pada 14 Oktober mendatang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *