Sorothari – 15 Oktober 2026 | St. Louis City SC menunjukkan performa luar biasa saat menjamu LA Galaxy dalam lanjutan Major League Soccer (MLS) 2026. Bertanding di Energizer Park pada Minggu, 11 Oktober 2026 waktu setempat, St. Louis City berhasil meraih kemenangan telak 6-2. Hasil ini tidak hanya memperpanjang rekor tak terkalahkan mereka menjadi 20 laga di semua kompetisi, tetapi juga menyamai catatan bersejarah milik New York Red Bulls.
Pertandingan St. Louis City vs LA Galaxy menjadi panggung bagi Carlo Holse yang mencetak trigol dalam 21 menit pertama. Ia membuka keunggulan pada menit kedua memanfaatkan umpan Rafael Navarro, menggandakan skor lima menit berselang, dan menuntaskan hattrick dengan tendangan kaki kiri yang tak mampu dihalau kiper LA Galaxy, JT Marcinkowski. Hattrick ini tercatat sebagai yang tercepat kedua dalam sejarah MLS setelah torehan Hany Mukhtar dari Nashville SC pada 2021.
Baca juga:LA Galaxy sempat memperkecil ketertinggalan melalui gol Robert Taylor pada menit ke-31. Namun, keunggulan St. Louis City kembali melebar setelah Rafael Navarro mengeksekusi penalti pada menit ke-45. Lukas MacNaughton kemudian menambah pundi-pundi gol lewat sundulan pada masa injury time babak pertama, membuat skor menjadi 5-1 saat turun minum.
Pada babak kedua, St. Louis City terus mendominasi. Rafael Navarro mencetak gol keduanya pada menit ke-53 sebelum akhirnya digantikan. Joao Klauss, yang masuk menggantikan Kyogo Furuhashi yang cedera hamstring, mencetak gol hiburan untuk LA Galaxy pada menit ke-71. Skor 6-2 bertahan hingga akhir laga.
Kemenangan ini membawa St. Louis City mengoleksi 50 poin, hanya terpaut satu angka dari pemimpin Wilayah Barat, Vancouver Whitecaps. Catatan 13 kemenangan, 0 imbang, dan 5 kekalahan dalam 18 laga terakhir musim reguler menjadi bukti konsistensi tim asuhan pelatih mereka. Rekor tak terkalahkan di semua kompetisi yang mencapai 20 laga menyamai prestasi New York Red Bulls pada 2016.
Baca juga:Di sisi lain, LA Galaxy harus menerima kenyataan pahit. Kekalahan telak ini menjadi alarm bagi lini pertahanan mereka yang kebobolan enam gol. Dengan catatan 9 kemenangan, 11 imbang, dan 9 kekalahan, tim tamu masih memiliki pekerjaan rumah besar untuk memperbaiki konsistensi menjelang playoff. Mereka dijadwalkan menjamu Portland pada laga berikutnya.
Pertandingan St. Louis City vs LA Galaxy juga menjadi sorotan karena ketajaman lini depan tuan rumah. Rafael Navarro tidak hanya mencetak dua gol tetapi juga memberikan dua assist, menunjukkan perannya yang vital dalam skema serangan. Sementara itu, kiper Roman Bürki tampil gemilang dengan melakukan lima penyelamatan penting.
Bagi St. Louis City, kemenangan ini menjadi modal berharga untuk menutup musim reguler dengan hasil positif. Mereka kini berada dalam posisi kuat untuk mengamankan tiket playoff dan bahkan berpeluang merebut puncak klasemen Wilayah Barat jika terus meraih hasil maksimal. Konsistensi permainan menyerang yang efektif menjadi kunci keberhasilan mereka musim ini.
Baca juga:











