Sorothari – 15 Oktober 2026 | Persik Kediri harus menghadapi kenyataan pahit setelah kapten tim sekaligus pilar utama, Ezra Walian, dipastikan absen hingga akhir musim BRI Super League 2026/2027. Pemain berposisi gelandang serang itu harus menjalani operasi lutut di Belanda dan membutuhkan waktu pemulihan yang panjang.
Cedera yang dialami Ezra Walian menjadi salah satu faktor yang membuat lini tengah Macan Putih sempat goyah di awal kompetisi. Sebelumnya, Persik Kediri kehilangan enam pemain kunci akibat cedera, termasuk Ezra Walian, Rendy Sanjaya, Dzaky Asraf, Sergio Castel, Reno Piscopo, dan Jon Toral. Namun, kabar baik mulai datang setelah tiga pemain, yakni Dzaky Asraf, Sergio Castel, dan Rendy Sanjaya, berhasil pulih dan kembali memperkuat tim.
Baca juga:Pelatih Persik Kediri, Marcos Reina, mengungkapkan rasa lega setelah badai cedera mulai mereda. “Semua pemain tak ingin cedera. Tim juga tak berharap ada pemain cedera, tetapi kami tak bisa menghindari musibah itu. Kami beruntung punya kedalaman tim bagus. Sekarang kami juga bersyukur pemain yang cedera bisa kembali tampil lagi,” ujar Marcos Reina dalam pernyataan resmi yang dikutip dari laman ileague.id.
Kembalinya Dzaky Asraf, Sergio Castel, dan Rendy Sanjaya langsung berdampak positif. Pada pekan keempat BRI Super League, Persik Kediri sukses mengalahkan Madura United dengan skor 2-0 di Stadion Brawijaya, Kota Kediri. Kemenangan itu menjadi bukti bahwa kedalaman skuad yang dimiliki Persik cukup untuk bersaing di kompetisi tertinggi sepak bola Indonesia.
Meski demikian, Persik Kediri masih harus menunggu pemulihan dua pemain asing lainnya, Jon Toral dan Reno Piscopo. Jon Toral mengalami cedera hamstring setelah tampil selama 15 menit saat melawan Dewa United. Sementara itu, Reno Piscopo yang direkrut dari Melbourne Victory pada 30 Agustus lalu, datang dalam kondisi cedera betis. “Reno datang dengan kondisi cedera di bagian betisnya,” kata Marcos Reina.
Pelatih asal Spanyol itu optimistis Jon Toral dan Reno Piscopo bisa segera merumput. “Jon Toral dan Reno Piscopo terus membaik. Semoga mereka cepat bergabung dengan tim. Kira-kira dua pekan lagi keduanya fit. Kalau Ezra Walian perlu waktu agak panjang karena harus operasi,” jelas Reina.
Baca juga:Kondisi Ezra Walian yang absen hingga akhir musim menjadi tantangan tersendiri bagi Persik Kediri. Sebagai kapten, ia memiliki peran penting dalam mengatur ritme permainan dan menjadi motor serangan. Namun, dengan pulihnya beberapa pemain kunci, Macan Putih diharapkan tetap mampu tampil kompetitif.
Pada pekan kelima, Persik Kediri akan menjalani laga tandang berat melawan Persib Bandung di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, pada Minggu (18/10) pukul 19.00 WIB. Laga ini menjadi ujian sesungguhnya bagi kedalaman skuad Persik setelah badai cedera mulai reda.
Marcos Reina menegaskan bahwa timnya siap menghadapi pertandingan tersebut. “Kami beruntung punya kedalaman tim bagus. Sekarang kami juga bersyukur pemain yang cedera bisa kembali tampil lagi,” ucapnya.
Dengan absennya Ezra Walian, Persik Kediri harus mengandalkan pemain lain untuk mengisi posisi yang ditinggalkan. Kehadiran Reno Piscopo yang kini mulai berlatih bersama tim diharapkan bisa menjadi solusi jangka pendek. Namun, kepastian debut Reno Piscopo masih menunggu kondisi fisiknya yang benar-benar pulih.
Baca juga:Persik Kediri kini berada dalam fase transisi. Badai cedera yang sempat melanda mulai berlalu, tetapi masih ada beberapa pemain yang dalam proses pemulihan. Dukungan dari seluruh elemen tim, termasuk suporter, menjadi kunci untuk menjaga motivasi dan performa Macan Putih di sisa musim.
Dengan kondisi ini, Persik Kediri tetap optimistis bisa meraih hasil positif di setiap pertandingan. Kedalaman skuad yang merata dan semangat juang yang tinggi menjadi modal berharga untuk bersaing di BRI Super League 2026/2027.












