Sorothari – 16 Oktober 2026 | Berita Manchester United kembali menjadi sorotan setelah serangkaian hasil negatif memicu ketegangan di internal klub. Kekalahan 0-2 dari Atletico Madrid di Liga Champions pada Rabu (14/10) memperpanjang catatan tanpa kemenangan menjadi lima pertandingan di semua kompetisi. Situasi ini memicu kritik dari pemain sekaligus seruan untuk bersabar dari legenda sepak bola Belanda, Ruud Gullit.
Dalam wawancara dengan Amazon Prime Video usai pertandingan, bek Lisandro Martinez secara terbuka menyoroti kebijakan manajemen klub. Ia menilai direktur teknik Jason Wilcox tidak cukup agresif dalam memperkuat skuad pada bursa transfer musim panas. “Kami tampil fantastis musim lalu dan sekarang kami mengharapkan lebih dari manajemen klub,” ujar Martinez. Ia menambahkan bahwa klub perlu mendatangkan pemain yang bisa menciptakan persaingan, seperti yang dilakukan tim-tim lain.
Baca juga:Pernyataan tersebut memicu reaksi cepat dari pihak klub. BBC melaporkan bahwa Martinez dijatuhi sanksi berupa denda dan masa depannya di Old Trafford menjadi tidak pasti. Bek asal Argentina itu kemudian dipanggil menghadap pelatih interim Michael Carrick pada Kamis (15/10). Setelah pertemuan tersebut, Martinez menyampaikan permintaan maaf melalui media sosial Instagram.
“Setelah pertandingan, saya berbicara karena marah dan frustrasi karena kami tidak mendapatkan hasil yang diinginkan,” tulis Martinez. Ia menegaskan bahwa komentarnya lahir dari ambisi untuk bersaing meraih gelar. “Ketika saya berbicara tentang keinginan untuk mendapatkan lebih, yang saya maksud adalah ambisi yang harus dimiliki oleh kita semua sebagai bagian dari klub ini. Untuk terus berkembang, menjadi lebih kuat, dan memiliki segala yang dibutuhkan untuk bersaing di level tertinggi.”
Martinez juga mengakui bahwa para pemain harus bertanggung jawab atas hasil buruk. “Standar tersebut harus kita terapkan kepada diri sendiri, dimulai dari saya. Saya tahu bahwa, pertama dan terutama, kamilah para pemain yang harus memberikan hasil, dan saya menempatkan diri di garis depan tanggung jawab tersebut,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa setelah situasi ini berlalu, tim sepenuhnya fokus untuk meraih kemenangan bersama.
Di tengah hiruk-pikuk kritik internal, Ruud Gullit angkat bicara meminta Manchester United bersabar dengan Michael Carrick. Legenda Belanda itu menilai masalah utama Setan Merah bukan terletak pada kursi pelatih, melainkan kualitas skuad yang tertinggal dari rival-rival utama. “Hal terpenting yang bisa ditunjukkan Manchester United musim ini adalah kesabaran. Ini fakta sederhana. Mereka tidak lagi memiliki pemain-pemain terbaik di Premier League,” kata Gullit, seperti dikutip dari Tribal Football.
Baca juga:Gullit menyoroti bahwa dalam lima hingga enam tahun terakhir, Manchester United kehilangan momentum dalam perburuan pemain elite. “Para pemain terbaik bergabung dengan Liverpool, Chelsea, Arsenal, dan Manchester City. Manchester United telah kehilangan momentum, dan mereka membutuhkan waktu untuk membenahi diri agar bisa kembali ke level yang memungkinkan mereka bersaing memperebutkan gelar Premier League,” ujarnya. Menurutnya, perubahan manajerial saja tidak cukup untuk menjamin kesuksesan instan.
Gullit juga memahami bahwa Carrick menghadapi tekanan besar untuk segera memperbaiki performa tim. Namun, ia menekankan bahwa proses membangun kembali kekuatan klub tidak bisa dilakukan secara instan. Waktu dan perbaikan struktur skuad diperlukan sebelum Setan Merah bisa kembali ke level tertinggi.
Di sisi lain, pelatih Atletico Madrid Diego Simeone justru memberikan pujian kepada Manchester United. Meski timnya menang 2-0, Simeone menilai anak asuh Carrick sudah tampil dengan baik. “Kami tahu bahwa mereka (Manchester United) akan menekan dengan garis tinggi. Mereka melakukan itu dengan sangat baik,” tutur Simeone dalam konferensi pers usai laga.
Selain itu, berita Manchester United juga diwarnai dengan kabar transfer. Klub dilaporkan tertarik mendatangkan striker Club Brugge, Nicolo Tresoldi, yang baru saja mencetak hattrick ke gawang Inter Milan di San Siro pada laga Liga Champions. Tresoldi, yang didatangkan dari Hannover pada musim panas 2025, telah mengemas 32 gol dalam 69 penampilan. Ketertarikan ini muncul karena Manchester United hanya memiliki Benjamin Sesko sebagai striker murni, dan pemain asal Slovenia itu sedang mengalami cedera betis.
Baca juga:Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari Manchester United mengenai sanksi terhadap Martinez atau rencana transfer Tresoldi. Namun, kekalahan beruntun dan kritik internal menunjukkan bahwa musim 2026/2027 menjadi ujian berat bagi Michael Carrick dan seluruh elemen klub. Setelah serangkaian peristiwa ini, perhatian publik kini tertuju pada langkah selanjutnya yang akan diambil manajemen Setan Merah untuk mengembalikan stabilitas tim.












