Sorothari – 17 Oktober 2026 | Perjalanan Hyundai Hillstate di KOVO Cup 2026 harus berakhir lebih cepat setelah tim tersebut finis sebagai juru kunci Grup B dan gagal melaju ke semifinal. Turnamen pramusim ini menjadi pembuka jelang bergulirnya liga voli Korea 2026-2027, dan menjadi panggung pertama bagi Megawati Hangestri Pertiwi setelah kembali ke Korea Selatan. Meski timnya tersingkir, penampilan Megawati tetap mencuri perhatian dengan torehan 29 poin dari dua pertandingan yang ia lakoni.
Kekalahan telak 0-3 (23-25, 15-25, 22-25) dari GS Caltex pada matchday ketiga Grup B di Jinnam Gymnasium, Yeosu, Jumat (16/10/2026) sore WIB, memastikan langkah Hillstate terhenti. Sebelumnya, pada laga pembuka melawan Hi Pass, Megawati sudah menunjukkan ketajamannya dengan menyumbang 14 poin, jumlah tertinggi kedua setelah Jordan Wilson. Kemudian di laga kontra GS Caltex, pevoli asal Jember itu kembali mencatatkan 15 angka. Total 29 poin dari dua pertandingan membuktikan bahwa Megatron masih memiliki kelas di kompetisi voli Korea Selatan.
Baca juga:Megawati baru saja pulih dari cedera lutut yang membuatnya absen cukup lama. Kondisi tersebut tidak menyurutkan performanya, bahkan ia langsung menjadi tumpuan utama Hyundai Hillstate di lini serang. Kembalinya Megawati ke liga voli Korea juga menjadi momen bersejarah karena ia tercatat sebagai pemain berhijab pertama yang bergabung di kompetisi tersebut.
Duel melawan Hi Pass pada Rabu (14/10/2026) menjadi ujian berat bagi Megawati. Ia berhadapan dengan mantan rekan sekaligus rivalnya, Laetitia Moma Bassoko, yang kini memperkuat Hi Pass. Persaingan keduanya sudah terjalin sejak Megawati membela Red Sparks pada musim 2023/2024 dan 2024/2025. Pada musim 2023/2024, Megawati mengoleksi 736 poin dan berada di peringkat ketujuh daftar pencetak poin reguler, sementara Moma menempati posisi keempat dengan 886 poin. Musim berikutnya, Megawati meningkatkan catatannya menjadi 802 poin dan naik ke peringkat ketiga, sedangkan Moma yang saat itu memperkuat Hillstate mengumpulkan 721 poin di urutan keempat.
Moma sudah lebih dulu menunjukkan ketajamannya di KOVO Cup 2026. Pada laga perdana Grup B melawan GS Caltex, Senin (12/10/2026), ia mencetak 25 poin dan membawa Hi Pass menang 3-1 (25-18, 25-18, 20-25, 25-19). Megawati pun menyadari bahwa pertemuan dengan Moma akan menjadi ujian berat, terutama karena ia harus beradaptasi dengan klub barunya.
Baca juga:Profil Megawati Hangestri Pertiwi
Megawati lahir di Jember dan memulai karier voli pada usia 14 tahun. Ia menempuh pendidikan S1 Manajemen di Universitas Kahuripan Kediri dan lulus pada 2020. Dalam kehidupan pribadinya, Megawati menikah dengan Dio Novandra pada 4 Juli 2025. Sebagai opposite spiker, ia memiliki tinggi 185 cm dan berat 65 kg, dengan jangkauan smash mencapai 320 cm serta jangkauan blok 310 cm. Kemampuannya itu membuatnya menjadi salah satu pemain Indonesia yang diperhitungkan di kancah internasional.
Meski Hyundai Hillstate gagal melaju ke semifinal KOVO Cup 2026, penampilan Megawati memberikan sinyal positif menjelang liga voli Korea 2026-2027. Ia diprediksi akan menjadi andalan Hillstate di kompetisi reguler. Pelatih dan manajemen tim tentu berharap Megawati dapat menjaga konsistensi dan kebugarannya mengingat ia baru pulih dari cedera.
Setelah KOVO Cup berakhir, Megawati akan memiliki waktu istirahat sebelum liga voli Korea dimulai. Jadwal pasti kompetisi tersebut belum diumumkan secara resmi, namun biasanya bergulir pada akhir Oktober atau awal November. Penggemar voli Indonesia tentu menantikan aksi Megatron di lapangan dan berharap ia dapat membawa Hyundai Hillstate bersaing di papan atas.
Baca juga:











