Sorothari – 10 Oktober 2026 | Apple dilaporkan meminta pemasoknya untuk mengurangi produksi komponen iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max hingga 15 persen pada Oktober 2026. Langkah ini diambil di tengah melemahnya permintaan global serta kenaikan harga komponen memori. Meski begitu, tren penjualan di sejumlah pasar justru menunjukkan hasil yang berbeda.
Menurut laporan yang beredar, permintaan terhadap kedua model flagship tersebut secara global lebih rendah dibandingkan pendahulunya, iPhone 17 Pro dan iPhone 17 Pro Max. Namun, kondisi ini tidak seragam di semua wilayah. Di Tiongkok, misalnya, penjualan iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max justru dilaporkan lebih baik dibandingkan seri sebelumnya. Hal ini menunjukkan bahwa penurunan pesanan komponen belum tentu mencerminkan pelemahan penjualan secara merata di seluruh pasar.
Baca juga:Di Indonesia, iPhone 18 Pro series resmi mulai dipasarkan pada 7 Oktober 2026 melalui sejumlah mitra resmi seperti iBox, Digimap, dan Blibli. Periode pre-order telah dibuka sejak tanggal tersebut, sementara pengambilan unit dijadwalkan mulai 16 Oktober 2026. iBox, distributor resmi Apple dari Erajaya Digital, menyediakan layanan pre-order di 219 lokasi di seluruh Indonesia serta melalui situs resminya.
Untuk menyambut peluncuran, iBox menyiapkan sejumlah promo menarik, termasuk bebas biaya hingga tiga bulan melalui bank mitra, pembiayaan Triple 0, serta cashback trade-in hingga Rp3 juta. Selain itu, tersedia pula program Pick & Win di empat kota, yaitu Jakarta, Bandung, Bali, dan Makassar, pada 16 Oktober 2026.
Spesifikasi dan Fitur Unggulan
iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max hadir dengan sejumlah peningkatan signifikan dibandingkan pendahulunya. Kedua model ini ditenagai chip A20 Pro yang diproduksi dengan teknologi fabrikasi 2 nm, menjanjikan peningkatan performa dan efisiensi daya. Kapasitas baterai juga lebih besar, berkisar antara 4.056 mAh hingga 5.567 mAh, dibandingkan iPhone 17 Pro series yang hanya sekitar 3.998-5.088 mAh. Dukungan pengisian daya pun meningkat menjadi 60 watt, naik dari 40 watt pada seri sebelumnya.
Baca juga:Di sektor kamera, iPhone 18 Pro series dibekali tiga kamera belakang 48 MP yang terdiri dari kamera utama, ultra-wide, dan telefoto. Kamera utama kini dilengkapi fitur variable aperture yang memungkinkan bukaan lensa diatur dari f/1,48 hingga f/4,0, memberikan fleksibilitas lebih dalam berbagai kondisi pencahayaan. Dynamic Island juga diperkecil ukurannya dan kini dapat menampilkan tiga Live Activities sekaligus, meningkat dari dua aktivitas pada iPhone 17 Pro.
Layar kedua ponsel ini menggunakan panel OLED 6,3 inci untuk iPhone 18 Pro dan 6,9 inci untuk iPhone 18 Pro Max, dengan resolusi 2.622 x 1.206 piksel dan refresh rate adaptif hingga 120 Hz. Desain bodi masih menggunakan aluminium dengan dimensi yang hampir sama, namun iPhone 18 Pro sedikit lebih berat, yaitu 211 gram dibandingkan 204 gram pada pendahulunya.
Perbandingan Harga
Harga iPhone 18 Pro series di Indonesia mengalami kenaikan sekitar Rp4 juta hingga Rp15 juta dibandingkan harga perilisan iPhone 17 Pro series, tergantung model dan kapasitas penyimpanan. Varian penyimpanan yang ditawarkan tetap sama, mulai dari 256 GB hingga 2 TB. Kenaikan harga ini membuat beberapa kalangan menilai bahwa upgrade ke seri terbaru mungkin kurang worth it bagi pengguna yang masih memiliki iPhone 17 Pro atau model yang lebih baru. Namun, bagi pengguna yang masih menggunakan iPhone lawas seperti iPhone X, iPhone 11, atau iPhone 12, peningkatan fitur dan performa yang ditawarkan iPhone 18 Pro series bisa menjadi alasan kuat untuk beralih.
Baca juga:Jurnalis teknologi Alex Lee, dalam ulasannya di The Independent, menilai pembaruan yang dibawa iPhone 18 Pro masih tergolong kecil dibandingkan pendahulunya. Kamera dengan bukaan variabel disebut sebagai salah satu alasan utama untuk mempertimbangkan model terbaru ini.
Dengan berbagai promo dan peningkatan spesifikasi yang ditawarkan, iPhone 18 Pro series tetap menjadi pilihan menarik bagi para penggemar Apple di Indonesia. Meskipun harga mengalami kenaikan, fitur-fitur anyar seperti chip A20 Pro, kamera variable aperture, dan baterai lebih besar diharapkan dapat memenuhi ekspektasi konsumen yang menginginkan perangkat premium.












