iPhone 18 Pro dan Pro Max Resmi Dijual di Indonesia, Harga Tembus Rp58,9 Juta

iPhone 18 Pro dan Pro Max Resmi Dijual di Indonesia, Harga Tembus Rp58,9 Juta
iPhone 18 Pro dan Pro Max Resmi Dijual di Indonesia, Harga Tembus Rp58,9 Juta

Sorothari – 11 Oktober 2026 | Apple resmi memasarkan iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max di Indonesia. Harga iPhone 18 Pro Max di Tanah Air mencapai Rp58,9 juta untuk varian tertinggi, sementara iPhone 18 Pro dibanderol mulai US$1.199 di pasar global. Pemesanan dibuka pada 7 Oktober 2026 dan penjualan perdana dimulai 16 Oktober 2026 melalui sejumlah mitra resmi.

Distributor resmi seperti iBox, Blibli, hello Store, dan Digimap menjadi jalur utama bagi konsumen yang ingin mendapatkan perangkat flagship terbaru ini. iBox menyediakan iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max di 219 lokasi di seluruh Indonesia, baik melalui gerai fisik maupun situs resmi. CEO Erajaya Digital, Joy Wahjudi, menyatakan jaringan iBox telah dipersiapkan agar konsumen dapat mengenal dan mencoba perangkat terbaru tersebut secara langsung.

Baca juga:
Rangkuman Artificial Intelligence News: Transformasi Robotik dan Dilema Keamanan Global

Sementara itu, Blibli bersama hello Store menawarkan perlindungan tambahan hingga 36 bulan bagi pembeli iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max. Konsumen juga dapat memanfaatkan cicilan dengan bunga 0 persen hingga 24 bulan. Pre-order dibuka mulai 7 Oktober dan perangkat dijadwalkan tersedia pada 16 Oktober melalui Blibli.com, hellostore.id, Blibli Store, dan jaringan hello Store.

iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max mengandalkan kamera Fusion 48 MP dengan aperture variabel, chip A20 Pro yang diproduksi dengan teknologi 2 nanometer, serta sistem eSIM. Chip ini dirancang untuk meningkatkan performa komputasi, pemrosesan grafis, dan kemampuan kecerdasan buatan pada perangkat. Kamera utama 48 MP dengan aperture variabel memungkinkan bukaan lensa menyesuaikan kondisi pemotretan, memberi pengguna kendali lebih besar terhadap pencahayaan dan kedalaman bidang.

Meski kehadiran perangkat ini disambut antusias, sejumlah laporan menyebut Apple meminta pemasok mengurangi produksi komponen untuk iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max hingga 15 persen pada Oktober 2026. Langkah ini dikaitkan dengan melemahnya permintaan pasar serta kenaikan harga memori. Laporan Reuters mengutip publikasi teknologi Nikkei Asia yang menyebut permintaan terhadap perangkat terbaru Apple melemah sejak akhir Agustus hingga Oktober. Namun, Reuters menyatakan belum dapat memverifikasi laporan tersebut secara independen.

Baca juga:
Dinamika Akuisisi EA dan Perombakan Manajemen Savvy Games Group Warnai Industri Game Global

Menariknya, tren penjualan tidak seragam di setiap pasar. Di Tiongkok, iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max justru mencatat penjualan lebih baik dibandingkan pendahulunya. Hal ini menunjukkan bahwa pengurangan pesanan komponen belum tentu mencerminkan penurunan penjualan secara merata di seluruh dunia. Di sisi lain, pengurangan volume produksi juga belum tentu langsung berdampak negatif terhadap pendapatan Apple.

Kenaikan harga menjadi salah satu faktor yang disorot. Berdasarkan pengumuman resmi Apple pada 9 September 2026, iPhone 18 Pro dipasarkan dengan harga awal US$1.199 di Amerika Serikat, sementara iPhone 18 Pro Max dibanderol mulai US$1.299. Harga awal kedua model tersebut naik US$100 dibandingkan harga awal iPhone 17 Pro dan iPhone 17 Pro Max. Kenaikan itu terjadi di tengah meningkatnya biaya chip memori yang turut menambah tekanan terhadap biaya produksi perangkat elektronik.

Bagi konsumen di Indonesia, harga iPhone 18 Pro Max berbeda sesuai kapasitas penyimpanan. Berdasarkan daftar harga yang dipublikasikan pada 7 Oktober 2026, harga dapat berbeda mengikuti kebijakan penjual, ketersediaan unit, dan promosi yang berlaku. Konsumen disarankan memeriksa harga akhir melalui kanal resmi sebelum menyelesaikan transaksi.

Baca juga:
Proyek AnyPS5 Berhasil Jalankan Ghost of Yotei di PC, Tapi dengan Performa 3,4 FPS

Perbandingan dengan kompetitor pun menarik untuk dicermati. iPhone 18 Pro mengusung layar LTPO Super Retina XDR OLED 6,3 inci dengan refresh rate 120Hz, Dolby Vision, dan kecerahan puncak hingga 3000 nits. Sementara Galaxy S26 Ultra dari Samsung menggunakan panel Dynamic LTPO AMOLED 2X 6,9 inci dengan kecerahan puncak 2600 nits. Dari segi kamera, iPhone 18 Pro memiliki konfigurasi tiga kamera 48 MP (utama, telefoto periskop 4x, dan ultrawide) serta sensor LiDAR, sedangkan Galaxy S26 Ultra mengandalkan sensor utama 200 MP dengan kamera telefoto 3x dan 5x serta lensa ultrawide 50 MP. Untuk daya tahan, Samsung membekali baterai 5.000 mAh dengan pengisian daya kabel 60W, sementara iPhone menggunakan baterai sekitar 4.056 mAh hingga 4.288 mAh dengan pengisian daya MagSafe/Qi2 25W.

Dengan berbagai pilihan harga, fitur, dan layanan purna jual, konsumen di Indonesia kini memiliki lebih banyak pertimbangan sebelum memutuskan membeli iPhone 18 Pro atau iPhone 18 Pro Max. Ketersediaan perangkat di gerai fisik dan program perlindungan tambahan diharapkan dapat mendorong minat pembelian di tengah dinamika pasar global.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *