Berita  

Layanan Paspor Indonesia Makin Cepat, Imigrasi Bekasi Selesai dalam 30 Menit

Layanan Paspor Indonesia Makin Cepat, Imigrasi Bekasi Selesai dalam 30 Menit
Layanan Paspor Indonesia Makin Cepat, Imigrasi Bekasi Selesai dalam 30 Menit

Sorothari – 13 Oktober 2026 | Pelayanan pengurusan paspor Indonesia kembali mendapat apresiasi publik. Ketua Umum Forum Pemred Media Siber Indonesia (SMSI), Dar Edi Yoga, menyampaikan pengalaman positifnya saat memperpanjang paspor di Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Bekasi. Ia mengaku hanya membutuhkan waktu sekitar 30 menit sejak tiba hingga menjalani sesi foto untuk perpanjangan paspor.

Dar Edi Yoga mendatangi kantor yang berlokasi di Jalan Perjuangan Nomor 100, Teluk Pucung, Bekasi Utara, Kota Bekasi, pada Senin, 12 Oktober 2026. Ia menilai proses pelayanan berlangsung singkat dan nyaman. “Proses pembuatannya berlangsung singkat. Hanya menunggu 30 menit, saya langsung foto untuk perpanjangan paspor,” kata Yoga.

Baca juga:
Penguatan Pengawasan WNA dan Peningkatan Layanan Imigrasi di Berbagai Daerah

Menurut Yoga, sistem pendaftaran secara daring menjadi salah satu faktor utama yang mempercepat pelayanan. Melalui sistem tersebut, pemohon dapat memilih lokasi dan waktu kedatangan sesuai jadwal yang tersedia. Dengan kepastian jadwal, masyarakat bisa datang tepat waktu sehingga proses di kantor imigrasi menjadi lebih tertib dan suasana tetap nyaman.

Yoga juga memberikan apresiasi khusus kepada petugas bernama Uli yang melayaninya di loket 12. Ia menilai keramahan dan ketanggapan petugas turut membangun kepercayaan masyarakat terhadap institusi pemerintah. “Saya puas dengan kinerja petugas imigrasi,” ujarnya.

Inovasi Layanan di Daerah Lain

Tak hanya di Bekasi, peningkatan layanan paspor juga terjadi di berbagai daerah. Kantor Imigrasi Kelas II Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, meluncurkan program Sistem Pengawasan Berkas Pending dan Ajudikasi Pusat (SI ABU SIGAP) yang memungkinkan pemohon melengkapi kekurangan dokumen secara digital. Kepala Kantor Imigrasi Tanah Bumbu, Catur Adi Putra, melalui Kepala Seksi Lalu Lintas dan Izin Tinggal Keimigrasian, Afif Rahmanda Hakim, menjelaskan bahwa pemohon cukup mengunggah file melalui barcode atau QR Code dari rumah tanpa harus kembali ke kantor imigrasi.

Baca juga:
Yusril Ihza Mahendra Pastikan Konser Israel Houghton Tak Dapat Izin, Soroti Pesta Sabu di Rutan Depok

Inovasi ini sangat membantu masyarakat di wilayah kepulauan, seperti Kecamatan Pulau Sembilan, Kabupaten Kotabaru, yang memerlukan waktu perjalanan laut enam hingga tujuh jam untuk mencapai kantor imigrasi. Sebelumnya, Kantor Imigrasi Tanah Bumbu juga menjalin kerja sama dengan PT Pos Indonesia untuk mengirimkan paspor yang sudah jadi langsung ke alamat pemohon, dengan biaya pengiriman ditanggung pemohon sesuai jarak.

Kabar Baik bagi Pemegang Paspor Indonesia

Selain kemudahan dalam pengurusan, pemegang paspor Indonesia juga menikmati akses bebas visa ke 42 negara. Beberapa di antaranya adalah Kazakhstan, Turki, Serbia, Chile, dan Belarus yang menawarkan pengalaman musim gugur yang unik. Kazakhstan, misalnya, memiliki suhu 4–17 derajat Celcius pada musim gugur, cocok untuk pendakian dan menikmati perubahan warna daun. Turki menawarkan destinasi seperti Cappadocia dan situs Warisan Dunia UNESCO, sementara Chile dan Belarus memiliki taman nasional serta festival lokal yang menarik.

Kemudahan akses ini semakin memperkuat posisi paspor Indonesia sebagai dokumen perjalanan yang terus ditingkatkan kualitas layanannya, baik dari sisi pengurusan maupun manfaat yang diperoleh pemegangnya.

Baca juga:
Detik-Detik Kecelakaan Maut di Pasuruan, Truk Rem Blong Tabrak Kendaraan dan Rumah

Sementara itu, di sisi lain, skandal paspor sempat menimpa pemain naturalisasi Timnas Indonesia, Dean James, yang membuatnya khawatir tidak bisa lagi membela tim nasional. Namun, setelah kembali bergabung, ia berhasil membawa Indonesia menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026 dengan mencetak gol pertama di partai final. Kisah ini menunjukkan betapa pentingnya dokumen paspor bagi mobilitas dan karier seseorang.

Dengan berbagai inovasi yang terus dilakukan, layanan paspor Indonesia diharapkan semakin cepat, mudah, dan dapat diakses oleh seluruh masyarakat. Ke depannya, Direktorat Jenderal Imigrasi diharapkan terus memperluas program serupa ke seluruh kantor imigrasi di Indonesia, sehingga pengalaman positif seperti yang dirasakan Dar Edi Yoga dapat menjadi standar pelayanan publik keimigrasian.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *