Sorothari – 17 Oktober 2026 | Persib Bandung vs Viettel FC berakhir dengan kemenangan 1-0 untuk tuan rumah pada matchday kedua Grup E AFC Champions League Two (ACL Two) 2026/2027 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Rabu (14/10/2026). Gol tunggal Mariano Peralta melalui titik penalti pada menit ke-45 memastikan Maung Bandung meraih tiga poin penuh dan kokoh di puncak klasemen sementara Grup E dengan koleksi enam poin dari dua pertandingan.
Pertandingan berjalan ketat sejak awal. Persib yang tampil di hadapan pendukung sendiri berusaha mengambil inisiatif serangan, namun pertahanan rapat The Cong Viettel membuat tuan rumah kesulitan menciptakan peluang berbahaya. Mariano Peralta sempat mengancam lewat tendangan keras pada menit ke-17, tetapi bola masih membentur pemain bertahan lawan. Peluang juga didapat Marc Klok pada menit ke-27 setelah menerima sodoran Thom Haye, sayangnya tembakan kapten Persib itu masih bisa diblok. Ikhwan Ali Tanamal mencoba peruntungan melalui tendangan dari luar kotak penalti pada menit ke-31, namun penjaga gawang The Cong Viettel, Nguyen Van Viet, mampu menggagalkan peluang tersebut.
Baca juga:Tekanan Persib akhirnya membuahkan hasil menjelang turun minum. Peralta dijatuhkan Kyle Colonna di dalam kotak penalti sehingga wasit Ahmed Darwish menunjuk titik putih. Penyerang asal Argentina itu kemudian menjalankan tugasnya dengan baik dan membawa Persib unggul 1-0. Gol tersebut bertahan hingga akhir pertandingan meski kedua tim bermain dengan tensi tinggi dan diwarnai kartu merah untuk pemain kedua kesebelasan.
Peralta Apresiasi Strategi Pelatih
Mariano Peralta terpilih sebagai Player of the Match berkat gol penaltinya. Namun, pemain asal Argentina itu menilai kemenangan Persib Bandung bukan semata-mata karena gol yang dicetaknya. Menurut dia, keberhasilan tim meraih tiga poin tidak lepas dari kedisiplinan para pemain dalam menjalankan strategi yang telah disiapkan pelatih.
“Kami menampilkan permainan yang luar biasa hari ini. Rencana permainan berjalan sesuai dengan apa yang kami persiapkan dalam latihan kemarin,” ujar Peralta dalam konferensi pers seusai pertandingan. Ia menambahkan bahwa persiapan bersama tim pelatih sehari sebelum pertandingan sangat membantu para pemain memahami taktik dan menerapkannya dengan baik di lapangan.
Kemenangan ini juga menjadi sorotan karena menjadi debut bagi Sandy Walsh. Bek Timnas Indonesia itu tampil sejak awal dan bermain selama 90 menit dalam penampilan perdananya bersama Maung Bandung. Kehadiran Sandy di lini pertahanan menambah kekuatan Persib di kompetisi antarklub Asia.
Baca juga:Dampak pada Klasemen dan Ranking Liga
Dengan tambahan tiga poin, Persib kini mengoleksi enam poin dari dua laga di Grup E, unggul dua poin atas Melbourne Victory yang menempati posisi kedua setelah mengalahkan FC Seoul dengan skor 3-0. Hasil ini memperkuat posisi Maung Bandung dalam persaingan grup sekaligus menambah perhatian terhadap kiprah klub Indonesia di kompetisi Asia.
Kemenangan atas Viettel FC juga berdampak pada ranking Liga 1 Indonesia di Asia. Persib sebagai salah satu wakil Indonesia di ACL Two turut menyumbang poin bagi liga, yang dapat mempengaruhi posisi Indonesia dalam peringkat kompetisi antarklub Asia. Hal ini menjadi fakta menarik yang layak disimak dari duel Persib vs Viettel FC.
Selain itu, laga ini menghadirkan sejumlah fakta menarik lainnya, mulai dari debut Sandy Walsh hingga kartu merah yang diterima pemain kedua kesebelasan. Persib tetap mampu menjaga keunggulan meski pertandingan berlangsung dengan tensi tinggi.
Langkah Selanjutnya
Persib Bandung akan melanjutkan perjuangan di ACL Two dengan menghadapi laga-laga berikutnya di Grup E. Pelatih Igor Tolic disebut bangga dengan kebersamaan para pemain yang mampu menjaga fokus dan disiplin sepanjang pertandingan. Dukungan suporter di Stadion Si Jalak Harupat juga menjadi faktor penting dalam menjaga momentum positif tim.
Baca juga:Dengan performa yang terus meningkat, Persib berpeluang besar lolos ke babak berikutnya. Namun, tim harus tetap waspada karena setiap pertandingan di kompetisi Asia memiliki tingkat kesulitan yang tinggi. Perkembangan terbaru akan terus dipantau, termasuk kondisi pemain dan persiapan menghadapi lawan selanjutnya.












