Sorothari – 05 Oktober 2026 | Peringatan Hari Kesaktian Pancasila pada 1 Oktober 2026 berlangsung secara khidmat di berbagai daerah di Indonesia, dari Papua hingga Jawa Barat. Rangkaian upacara dan kegiatan refleksi ini menjadi momentum untuk memperkuat komitmen terhadap nilai-nilai Pancasila, khususnya di kalangan generasi muda dan aparatur negara.
Di Kabupaten Asmat, Papua Selatan, upacara gabungan memperingati Hari Kesaktian Pancasila sekaligus HUT ke-81 TNI digelar di Lapangan Pelabuhan Baru, Distrik Agats, pada Senin, 5 Oktober 2026. Upacara dipimpin oleh Pabung 1704/Mappi untuk Asmat, Mayor Arm Gordon Gleandfield Siahaya, yang membacakan amanat Panglima TNI. Dalam amanat tersebut ditekankan bahwa Pancasila merupakan alat perekat utama NKRI yang harus menjadi landasan moral dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Kegiatan dihadiri oleh Wakil Bupati Asmat Yoel Manggaprou, Sekretaris Daerah Absalom Amiyaram, serta jajaran Forkopimda dan tokoh masyarakat setempat.
Baca juga:Sementara itu, di Kota Pekalongan, Jawa Tengah, Wali Kota H. A. Afzan Arslan Djunaid atau Mas Aaf menjadi inspektur upacara di Halaman Makodim 0710/Pekalongan pada Kamis, 1 Oktober 2026. Ia mengajak seluruh masyarakat, terutama generasi muda, untuk menjadikan Pancasila dan UUD 1945 sebagai pedoman hidup. “Sebagai warga negara kita harus dan wajib berpedoman kepada Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945,” ujarnya. Ia juga mendorong generasi muda untuk meneladani semangat para veteran dalam membangun karakter disiplin dan tangguh.
Di Kota Padang, Sumatera Barat, Wakil Wali Kota Maigus Nasir memimpin upacara tingkat kota yang digelar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Dalam sambutannya, ia mengingatkan bahwa peringatan Hari Kesaktian Pancasila menjadi kesempatan untuk mengenang peristiwa pengkhianatan terhadap bangsa pada 30 September 1965 dan gugurnya para Pahlawan Revolusi. Ia menekankan pentingnya persatuan di tengah perkembangan teknologi yang pesat. Acara juga diisi dengan penyerahan penghargaan Padang Rancak Award Sesi 2 Tahun 2026, termasuk untuk lembaga pengelola sampah, bank sampah, RT, RW, serta Sekolah Adiwiyata Kota Padang.
Baca juga:Di Fakfak, Papua Barat, Danrem 182/JO Kolonel Inf Irwan Budiana memimpin upacara di Lapangan Makorem 182/JO. Ia menyampaikan bahwa Hari Kesaktian Pancasila harus menjadi momentum untuk memperkuat komitmen mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam tugas dan kehidupan sehari-hari. Upacara diikuti oleh personel jajaran Korem 182/JO dan diisi pembacaan Teks Pancasila, Pembukaan UUD 1945, serta Ikrar Hari Kesaktian Pancasila.
Di lingkungan korporasi, PLN Indonesia Power Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Holtekamp di Papua juga menggelar upacara peringatan. Manager Unit Ahmad Bashori Alwi bertindak sebagai pembina upacara. Ia menekankan bahwa nilai-nilai Pancasila seperti gotong royong dan keadilan harus diwujudkan dalam suasana kerja yang harmonis. “Peringatan ini menjadi pengingat bahwa pengabdian kepada bangsa dapat diwujudkan melalui pekerjaan sehari-hari,” ujarnya. Semangat Pancasila diharapkan terus hadir dalam tindakan nyata, bukan hanya seremonial.
Baca juga:Secara keseluruhan, peringatan Hari Kesaktian Pancasila tahun 2026 menyoroti pentingnya persatuan, nasionalisme, dan pengamalan nilai-nilai Pancasila di tengah tantangan global dan digital. Mulai dari aparat keamanan, pemerintah daerah, hingga sektor swasta, semua diingatkan untuk menjadikan Pancasila sebagai landasan moral yang tak tergantikan.












