Sorothari – 17 Oktober 2026 | Dividen kembali menjadi sorotan pasar modal global pada pekan ini. Sejumlah perusahaan dari berbagai sektor, mulai dari perbankan, farmasi, hingga properti dan teknologi informasi, mengumumkan pembagian dividen kepada pemegang saham. Five Star Bancorp menetapkan dividen tunai sebesar 0,25 dolar AS per saham yang akan dibayarkan pada 9 November 2026 kepada pemegang saham yang tercatat. Sementara itu, Pfizer mengumumkan dividen kuartalan ke-352 secara berturut-turut sebesar 0,43 dolar AS per saham, yang menghasilkan imbal hasil tahunan mencapai 5,9 persen. Di pasar India, Modison Limited, Oberoi Realty Limited, dan LTM (sebelumnya LTI Mindtree Limited) juga mengumumkan dividen dengan tanggal pencatatan yang sama, yaitu Jumat, 23 Oktober 2026.
Five Star Bancorp, perusahaan perbankan yang berbasis di Amerika Serikat, menetapkan dividen tunai sebesar 0,25 dolar AS per saham. Dividen ini dijadwalkan dibayarkan pada 9 November 2026 kepada pemegang saham yang namanya tercatat pada tanggal pencatatan yang telah ditetapkan. Pengumuman ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam memberikan imbal hasil kepada investor.
Baca juga:Sementara itu, raksasa farmasi Pfizer kembali menorehkan sejarah dengan mendeklarasikan dividen kuartalan ke-352 secara berturut-turut. Dividen sebesar 0,43 dolar AS per saham untuk kuartal keempat ini menghasilkan dividen tahunan ke depan sebesar 1,72 dolar AS per saham, yang setara dengan imbal hasil sekitar 5,9 persen. Angka ini jauh di atas rata-rata imbal hasil dividen indeks S&P 500 yang saat ini berada di kisaran 1 persen. Meskipun demikian, muncul pertanyaan mengenai keberlanjutan dividen tersebut mengingat Pfizer menghadapi tantangan berupa berakhirnya paten beberapa obat penting. Obat pengencer darah Eliquis dan obat penyakit autoimun Xeljanz kehilangan eksklusivitas paten di Amerika Serikat pada tahun ini, disusul oleh Ibrance (obat kanker payudara) dan Xtandi (obat kanker prostat) pada tahun depan. Pfizer tercatat pernah memangkas dividennya setengah pada 2009 silam akibat krisis keuangan global, namun sejak 2010 perusahaan secara konsisten menaikkan dividen setiap tahun. Meski menghadapi tekanan paten, Pfizer memiliki pipeline obat baru yang menjanjikan.
Di India, tiga perusahaan mengumumkan dividen pada Jumat, 16 Oktober 2026, bertepatan dengan musim laporan keuangan kuartal September. Modison Limited mendeklarasikan dividen sebesar 400 persen untuk tahun fiskal 2026-27, yaitu 4 rupee per saham dengan nilai nominal 1 rupee. Perusahaan mencatat laba bersih sebesar 2.332,3 lakh rupee pada kuartal kedua tahun fiskal 2027, naik dari 1.165,69 lakh rupee pada periode yang sama tahun sebelumnya. Pendapatan operasional bersih juga meningkat menjadi 27.902,59 lakh rupee dari sebelumnya 14.516,21 lakh rupee.
Baca juga:Oberoi Realty Limited menyetujui dividen interim kedua untuk tahun fiskal 2026-27 sebesar 2 rupee per saham, atau 20 persen dari nilai nominal 10 rupee. Laba bersih konsolidasi perusahaan tercatat 761,65 crore rupee untuk kuartal yang berakhir September, sedikit lebih tinggi dari 760,26 crore rupee pada periode yang sama tahun lalu. Namun, total pendapatan turun 6 persen menjadi 1.736,37 crore rupee dari sebelumnya 1.844,84 crore rupee.
LTM (sebelumnya LTI Mindtree Limited) mengumumkan dividen interim untuk tahun fiskal 2027 sebesar 25 rupee per saham, yang merupakan 2.500 persen dari nilai nominal 1 rupee. Dividen ini akan dibayarkan dalam waktu 30 hari setelah deklarasi kepada pemegang saham yang tercatat pada 23 Oktober 2026. Perusahaan melaporkan laba bersih konsolidasi setelah pajak sebesar 1.397,9 crore rupee pada kuartal kedua tahun fiskal 2026-27, turun 4,6 persen dari 1.466,3 crore rupee pada kuartal sebelumnya. Meski demikian, pendapatan dari operasi naik 13,6 persen menjadi 11.807,6 crore rupee dari 10.394,3 crore rupee pada periode yang sama tahun lalu. CEO dan MD LTM, Venu Lambu, menyatakan bahwa kinerja perusahaan yang luas mencerminkan keberhasilan eksekusi strategi berbasis AI. “Pendapatan di segmen Enterprise AI dan Business AI tumbuh 47 persen year-on-year. Ini bukti pendekatan konvergensi teknologi-domain kami dalam adopsi AI, yang juga membawa penambahan klien jasa keuangan ke kategori 100 juta dolar AS,” ujarnya. Saham LTM ditutup naik 3,18 persen di 4.385 rupee per saham di BSE pada Jumat.
Baca juga:Dengan berbagai pengumuman dividen ini, investor perlu mencermati tanggal pencatatan dan pembayaran untuk memastikan hak mereka. Bagi perusahaan-perusahaan India, tanggal pencatatan yang ditetapkan adalah 23 Oktober 2026, sehingga investor harus memiliki saham sebelum tanggal tersebut. Sementara itu, Five Star Bancorp menetapkan pembayaran pada 9 November 2026, dan Pfizer akan membayar dividen kuartal keempat sesuai jadwal yang berlaku. Perkembangan selanjutnya akan bergantung pada kinerja keuangan masing-masing perusahaan dan kondisi pasar secara keseluruhan.












